alexametrics
31.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Berpesan Lewat WA, Bunuh Diri Minum Racun Tikus

Radar Lamongan – Warga Kelurahan/Kecamatan Babat gempar kemarin pagi (29/11). Warga setempat bernama Sofia Hidayati, 31, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya. Korban diduga meninggal karena bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai dicampur racun tikus.

‘’Memang benar, korban meninggal dunia di dalam kamar, dengan meminum pembersih lantai dan racun tikus,’’ kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun Menurut dia, kejadian tersebut kali pertama diketahui seorang adik korban, setelah melihat status whatsapp (WA) milik korban.

Dalam statusnya korban memberi isyarat akan mimun cairan pembersih lantai dengan racun tikus. Adiknya kemudian bergegas mencari korban. ‘’Adiknya sempat melakukan pencarian bersama orang tuanya,’’ ungkap dia. Kapolres melanjutkan, adik dan orang tua korban kemudian bergegas ke rumah korban yang yang masih dalam satu kelurahan.

Baca Juga :  Baru Pasangan Setia-Negara Kirim Pemberitahuan Kampanye

Setelah diperiksa beberapa sudut rumah, akhirnya korban ditemukan dalam posisi tergeletak di atas kasur di dalam kamarnya. Spontan adik dan orangtua korban berteriak minta tolong. ‘’Setelah dilakukan otopsi, diduga kuat korban bunuh diri dengan minum pembersih lantai dengan racun tikus,’’ terangnya.

Dia menambahkan, saat kejadian, suami korban tidak ada di rumah. Sudah tiga hari bekerja dan tidak pulang. Korban berada di rumah sendirian. Kebetulan belum memiliki anak. ‘’Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait motif korban melakukan bunuh diri,’’ tukasnya.

Radar Lamongan – Warga Kelurahan/Kecamatan Babat gempar kemarin pagi (29/11). Warga setempat bernama Sofia Hidayati, 31, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya. Korban diduga meninggal karena bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai dicampur racun tikus.

‘’Memang benar, korban meninggal dunia di dalam kamar, dengan meminum pembersih lantai dan racun tikus,’’ kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun Menurut dia, kejadian tersebut kali pertama diketahui seorang adik korban, setelah melihat status whatsapp (WA) milik korban.

Dalam statusnya korban memberi isyarat akan mimun cairan pembersih lantai dengan racun tikus. Adiknya kemudian bergegas mencari korban. ‘’Adiknya sempat melakukan pencarian bersama orang tuanya,’’ ungkap dia. Kapolres melanjutkan, adik dan orang tua korban kemudian bergegas ke rumah korban yang yang masih dalam satu kelurahan.

Baca Juga :  Kursi Ketua DPRD Digoyang

Setelah diperiksa beberapa sudut rumah, akhirnya korban ditemukan dalam posisi tergeletak di atas kasur di dalam kamarnya. Spontan adik dan orangtua korban berteriak minta tolong. ‘’Setelah dilakukan otopsi, diduga kuat korban bunuh diri dengan minum pembersih lantai dengan racun tikus,’’ terangnya.

Dia menambahkan, saat kejadian, suami korban tidak ada di rumah. Sudah tiga hari bekerja dan tidak pulang. Korban berada di rumah sendirian. Kebetulan belum memiliki anak. ‘’Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait motif korban melakukan bunuh diri,’’ tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/