alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Ngantuk, Truk Tabrak Truk

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kemacetan kembali terjadi di jalur nasional, Lamongan – Babat kemarin (29/11). Kali ini penyebabnya, tabrakan antartruk di dekat perlintasan kereta api, barat Terminal Lamongan, Jalan Jaksa Agung Suprapto. 

Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo, mengatakan, awalnya truk L 8906 UN yang dikemudikan Edi Supriyadi, 37, asal Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang melaju dari barat. Kecepatannya, 40 km per jam. 

Sopir truk bermuatan semen itu diduga mengantuk saat mendekati perlintasan ganda kereta api. Akibatnya, truk tersebut menabrak truk S 9752 UH yang dikemudikan Suratman, 41, asal Desa Sriombo, Kecamatan Lasem, Rembang, dari arah berlawanan.

Menurut Purnomo, setelah menabrak bagian samping truk di depannya, sopir truk mengangkut semen itu kaget. Edi membanting setir ke kiri. Akibatnya, truk tersebut terperosok.  

Baca Juga :  Bekas Galian Celakai Pengguna Jalan

‘’Untuk sopir, hanya luka ringan di kaki kanan. Lecet – lecet saja,’’ jelasnya. 

Edi mengatakan, dirinya membawa semen dari Tuban. Tujuannya, Sidoarjo. Di wilayah Tuban, dia sempat beristirahat. Temannya mengajak segera berangkat karena khawatir terkena macet di wilayah Pucuk. 

‘’Sebenarnya saya ini keluar dari wilayah Turi sudah mulai mengantuk dan tak tahan,’’ katanya.

Dia merencanakan parkir kendaraan ketika masuk wilayah Kecamatan Deket. Alasannya, sebagian jalan ada tempat pakir. Keinginannya itu tidak terpenuhi karena rasa kantuknya lebih kuat. Kendaraannya akhirnya menabrak truk dari arah berlawanan. 

‘’Untung ada batu besar ini, jadi truk berhenti. Kalau tidak ada, pasti nabrak warung,’’ ujarnya. 

Suratman, mengatakan, sebelum terjadi tabrakan, dirinya sudah berteriak dan membunyikan klakson. Namun, sopir truk di depannya  belum juga sadar. ‘’Baru nabrak bagian kanan truk milik saya, baru sadar,’’ katanya.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Pikap Sasak Warung 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kemacetan kembali terjadi di jalur nasional, Lamongan – Babat kemarin (29/11). Kali ini penyebabnya, tabrakan antartruk di dekat perlintasan kereta api, barat Terminal Lamongan, Jalan Jaksa Agung Suprapto. 

Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo, mengatakan, awalnya truk L 8906 UN yang dikemudikan Edi Supriyadi, 37, asal Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang melaju dari barat. Kecepatannya, 40 km per jam. 

Sopir truk bermuatan semen itu diduga mengantuk saat mendekati perlintasan ganda kereta api. Akibatnya, truk tersebut menabrak truk S 9752 UH yang dikemudikan Suratman, 41, asal Desa Sriombo, Kecamatan Lasem, Rembang, dari arah berlawanan.

Menurut Purnomo, setelah menabrak bagian samping truk di depannya, sopir truk mengangkut semen itu kaget. Edi membanting setir ke kiri. Akibatnya, truk tersebut terperosok.  

Baca Juga :  Penjualan Motor Niaga Tren Naik

‘’Untuk sopir, hanya luka ringan di kaki kanan. Lecet – lecet saja,’’ jelasnya. 

Edi mengatakan, dirinya membawa semen dari Tuban. Tujuannya, Sidoarjo. Di wilayah Tuban, dia sempat beristirahat. Temannya mengajak segera berangkat karena khawatir terkena macet di wilayah Pucuk. 

‘’Sebenarnya saya ini keluar dari wilayah Turi sudah mulai mengantuk dan tak tahan,’’ katanya.

Dia merencanakan parkir kendaraan ketika masuk wilayah Kecamatan Deket. Alasannya, sebagian jalan ada tempat pakir. Keinginannya itu tidak terpenuhi karena rasa kantuknya lebih kuat. Kendaraannya akhirnya menabrak truk dari arah berlawanan. 

‘’Untung ada batu besar ini, jadi truk berhenti. Kalau tidak ada, pasti nabrak warung,’’ ujarnya. 

Suratman, mengatakan, sebelum terjadi tabrakan, dirinya sudah berteriak dan membunyikan klakson. Namun, sopir truk di depannya  belum juga sadar. ‘’Baru nabrak bagian kanan truk milik saya, baru sadar,’’ katanya.

Baca Juga :  Parkir Sembarangan, Truk Diseruduk

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/