alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Sukir Balik Lagi saat Setor Berkas Jalur Perseorangan, Ini Penyebabnya

BOJONEGORO – Sukir akhirnya datang ke KPUK Bojonegoro di hari terakhir kemarin untuk menyerahkan berkas dukungan dari jalur perseorangan. Namun, langkah Sukir untuk melaju sebagai bacabup sedikit terganjal. Sebab, berkas dukungan yang dibawanya tidak lengkap.

Sehingga, dia harus membawa pulang lagi berkas yang dia bawa ke KPUK.

’’Berkasnya katanya harus rangkap tiga. Ini masih rangkap satu,’’ kata Sukir, ditemui di KPUK Rabu (29/11).

Sukir tidak datang sendiri. Dia bersama beberapa tim suksesnya. Namun, dia tidak datang bersama bakal calon wakil bupatinya.

Berkas dukungan yang dibawa cukup banyak. Namun, berkas itu harus dibawa pulang lagi untuk digandakan. ’’Masih ngatasi atau tidak jam segini,’’ ungkapnya.

Menurut Sukir, dia tidak tahu jika berkas dukungan harus rangkap tiga. Padahal, saat dia datang ke KPUK sebelumnya berkasnya bisa didaftarkan.

’’Tidak ada informasi kalau harus rangkap tiga,’’ tuturnya.

Dengan terpaksa Sukir membawa pulang kembali berkas dukunganya.

Namun, dia tidak bisa memastikan apakah waktu yang ada cukup untuk menggandakan dukungan itu. ’’Kalau ngatasi ya kembali lagi,’’ jelasnya.

Komisioner KPUK Bojonegoro Fatkurohman mengatakan, berkas yang dibawa Sukir tersebut belum sesuai persyaratan.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Siapa Harus Mencegah?

’’Berkas yang dibawanya hanya rangkap satu. Padahal, syarat pendaftaran harus rangkap tiga,’’ ungkapnya.

Dia menjelaskan, persyaratan yang dibawa Sukir tersebut memang sudah sesuai jumlahnya, yaitu 67.700 fotokopi e- KTP dan surat pernyataan dukungan.

Namun, jumlah itu harus rangkap tiga. Selain itu, Sukir juga belum melengkapi formulir surat pernyataan itu.

Yaitu, tanda tangan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati. ’’Beserta meterainya. Saya lihat tadi belum ada,’’ jelasnya.

Rohman menjelaskan, berkas yang dibawa Sukir tersebut belum diserahkan secara resmi ke KPUK.

Sebab, berkas yang dibawanya masih belum lengkap. ’’Saya sempat memeriksa dan memang belum lengkap,’’ jelasnya.

Rohman mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan persyaratan pencalonan perseorangan tersebut jauh sebelum masa penyerahan berkas dimulai.

Sehingga, tidak ada alasan belum membaca atau belum tahu.

Ketua Panwaskab Bojonegoro M.Yasin mengatakan, berkas yang dibawa Sukir tersebut memang belum lengkap.

Pihaknya mempersilakan Sukir untuk melengkapi berkas sesuai persyaratan yang ada. ’’Harus dilengkapi,’’ jelasnya.

Yasin mengatakan, sebelumnya Sukir sudah menerima informasi pendaftaran dari KPUK. Namun, dia tidak memperhatikan jika dukungan harus rangkap tiga. 

Sementara itu, surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar akhirnya turun. Rekomendasi tersebut turun untuk pasangan Soehadi Moeljono-Mitroatin. 

Baca Juga :  Aparat dan Masyarakat Guyub dan Gayeng Nikmati Ribuan Jajanan Gratis

’’Surat rekom sudah turun. Saat ini sudah di tangan Bu ketua,’’ ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Bojonegoro Wahyuni Susilowati kemarin.

Susi mengatakan, rekomendasi tersebut disampaikan saat rapat kerja daerah (rakerda) DPD Golkar Selasa lalu.

Semua elite Partai Golkar Bojonegoro siap menyukseskan pasangan tersebut.

Meskipun rekomendasi sudah turun, namun Soehadi Moeljono-Mitroatin belum bisa mendaftar ke KPUK.

Sebab, Partai Golkar hanya memiliki tujuh kursi. Mereka masih membutuhkan setidaknya tiga kursi lagi untuk melaju pada pilbup. 

Mengenai hal itu, Susi memastikan bahwa Partai Golkar akan berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Namun, sampai saat ini DPP Partai Demokrat belum menerbitkan rekomendasi. ’’Insya Allah sudah positif dengan Partai Demokrat,’’ jelasnya.

Jika benar Golkar berkoalisi Demokrat, maka jumlah kursinya sudah lebih dari cukup untuk melaju ke Pilbup 2018. Sebab, untuk melaju ke pilbup hanya dibutuhkan 10 kursi. 

Susi menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan pemanasan mesin politik untuk memenangkan pasangan Soehadi Moeljono-Mitroatin.

Konsolidasi sudah dilakukan mulai tingkat kecamatan hingga desa. ’’Meskipun masih belum semua desa. Sebab, jumlah desanya juga banyak,’’ jelasnya.

BOJONEGORO – Sukir akhirnya datang ke KPUK Bojonegoro di hari terakhir kemarin untuk menyerahkan berkas dukungan dari jalur perseorangan. Namun, langkah Sukir untuk melaju sebagai bacabup sedikit terganjal. Sebab, berkas dukungan yang dibawanya tidak lengkap.

Sehingga, dia harus membawa pulang lagi berkas yang dia bawa ke KPUK.

’’Berkasnya katanya harus rangkap tiga. Ini masih rangkap satu,’’ kata Sukir, ditemui di KPUK Rabu (29/11).

Sukir tidak datang sendiri. Dia bersama beberapa tim suksesnya. Namun, dia tidak datang bersama bakal calon wakil bupatinya.

Berkas dukungan yang dibawa cukup banyak. Namun, berkas itu harus dibawa pulang lagi untuk digandakan. ’’Masih ngatasi atau tidak jam segini,’’ ungkapnya.

Menurut Sukir, dia tidak tahu jika berkas dukungan harus rangkap tiga. Padahal, saat dia datang ke KPUK sebelumnya berkasnya bisa didaftarkan.

’’Tidak ada informasi kalau harus rangkap tiga,’’ tuturnya.

Dengan terpaksa Sukir membawa pulang kembali berkas dukunganya.

Namun, dia tidak bisa memastikan apakah waktu yang ada cukup untuk menggandakan dukungan itu. ’’Kalau ngatasi ya kembali lagi,’’ jelasnya.

Komisioner KPUK Bojonegoro Fatkurohman mengatakan, berkas yang dibawa Sukir tersebut belum sesuai persyaratan.

Baca Juga :  Tiga Jenis Pupuk Langka

’’Berkas yang dibawanya hanya rangkap satu. Padahal, syarat pendaftaran harus rangkap tiga,’’ ungkapnya.

Dia menjelaskan, persyaratan yang dibawa Sukir tersebut memang sudah sesuai jumlahnya, yaitu 67.700 fotokopi e- KTP dan surat pernyataan dukungan.

Namun, jumlah itu harus rangkap tiga. Selain itu, Sukir juga belum melengkapi formulir surat pernyataan itu.

Yaitu, tanda tangan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati. ’’Beserta meterainya. Saya lihat tadi belum ada,’’ jelasnya.

Rohman menjelaskan, berkas yang dibawa Sukir tersebut belum diserahkan secara resmi ke KPUK.

Sebab, berkas yang dibawanya masih belum lengkap. ’’Saya sempat memeriksa dan memang belum lengkap,’’ jelasnya.

Rohman mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan persyaratan pencalonan perseorangan tersebut jauh sebelum masa penyerahan berkas dimulai.

Sehingga, tidak ada alasan belum membaca atau belum tahu.

Ketua Panwaskab Bojonegoro M.Yasin mengatakan, berkas yang dibawa Sukir tersebut memang belum lengkap.

Pihaknya mempersilakan Sukir untuk melengkapi berkas sesuai persyaratan yang ada. ’’Harus dilengkapi,’’ jelasnya.

Yasin mengatakan, sebelumnya Sukir sudah menerima informasi pendaftaran dari KPUK. Namun, dia tidak memperhatikan jika dukungan harus rangkap tiga. 

Sementara itu, surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar akhirnya turun. Rekomendasi tersebut turun untuk pasangan Soehadi Moeljono-Mitroatin. 

Baca Juga :  Siswa SMA-LB Alami Kesulitan Saat Mengerjakan ANBK

’’Surat rekom sudah turun. Saat ini sudah di tangan Bu ketua,’’ ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Bojonegoro Wahyuni Susilowati kemarin.

Susi mengatakan, rekomendasi tersebut disampaikan saat rapat kerja daerah (rakerda) DPD Golkar Selasa lalu.

Semua elite Partai Golkar Bojonegoro siap menyukseskan pasangan tersebut.

Meskipun rekomendasi sudah turun, namun Soehadi Moeljono-Mitroatin belum bisa mendaftar ke KPUK.

Sebab, Partai Golkar hanya memiliki tujuh kursi. Mereka masih membutuhkan setidaknya tiga kursi lagi untuk melaju pada pilbup. 

Mengenai hal itu, Susi memastikan bahwa Partai Golkar akan berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Namun, sampai saat ini DPP Partai Demokrat belum menerbitkan rekomendasi. ’’Insya Allah sudah positif dengan Partai Demokrat,’’ jelasnya.

Jika benar Golkar berkoalisi Demokrat, maka jumlah kursinya sudah lebih dari cukup untuk melaju ke Pilbup 2018. Sebab, untuk melaju ke pilbup hanya dibutuhkan 10 kursi. 

Susi menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan pemanasan mesin politik untuk memenangkan pasangan Soehadi Moeljono-Mitroatin.

Konsolidasi sudah dilakukan mulai tingkat kecamatan hingga desa. ’’Meskipun masih belum semua desa. Sebab, jumlah desanya juga banyak,’’ jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/