alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

26 Dusun Belum Teraliri Listik Karena Minimnya Akses Infrastruktur

KOTA – Masih banyak kawasan di Bojonegoro belum teraliri listrik. Hingga bulan ini, terdapat 26 dusun di 8 Kecamatan belum teraliri listrik. Selain menunjukkan ketimpangan ekonomi, fakta itu memicu PLN fokus melakukan pengembangan jaringan di kawasan terpencil.

Asisten Manajer Perencanaan PLN Area Bojonegoro Sutanto Setyaji mengatakan, sampai saat ini memang masih banyak kawasan belum teraliri listrik. Terutama kawasan berada di pelosok desa. Karena itu, kendala utama dihadapi dalam pengembangannya adalah minimnya akses infrastruktur.    

”Memang dusun yang paling banyak belum teraliri listrik,” katanya Selasa (28/11) 

Sutanto menjelaskan, berdasarkan data per Agustus 2017, persentase ketersebaran jaringan listrik atau Rasio Elektrifikasi (RE) Bojonegoro 84,03 persen. Artinya, dari 100 rumah yang sudah dialiri listrik baru 84 rumah. Jumlah ini cukup rendah jika dibanding kawasan lain. Kondisi itu memicu rendahnya tingkat ketersebaran jaringan listrik. 

Baca Juga :  Petani Diuntungkan Burung Bangau

Banyaknya kawasan belum teraliri listrik, menurut dia, didominasi kawasan dusun terpencil. Ada sebanyak 26 dusun di 8 kecamatan yang belum tersentuh aliran listrik. Parahnya, kawasan-kawasan tersebut sangat sulit dijangkau kendaraan. Sehingga, infrastruktur juga sulit masuk.Karena itu, pihaknya fokus pengembangan jaringan di kawasan pedesaan. ”Listrik sulit dikembangkan karena memang kawasan mayoritas di daerah pelosok,” tuturnya. 

Sutanto menyebutkan, 26 dusun belum teraliri listrik itu berada di Kecamatan Kedungadem (2 dusun), Ngambon (4 dusun), Tambakrejo (4 dusun), Sekar (7 dusun), Temayang (2 dusun) Margomulyo (5 dusun), Ngraho (1 dusun) dan Ngasem (1 dusun). Dengan jumlah total KK mencapai 2,7 ribu KK. 

Terkait capaian yang baru 84,03 persen tersebut, Sutanto bakal menggenjot pengembangan. Terutama membangun akses di kawasan yang sulit dilewati infrastruktur. Bahkan, dia menargetkan jika pada 2019 mendatang, kawasan belum teraliiri listrik bakal sudah 100 persen. “Target kami 2019 mendatang sudah 100 persen,” pungaskanya.

Baca Juga :  Gadis ini Jadi Penikmat Pantai

Lokasi Dusun Belum Dialiri Listrik

Kecamatan Jumlah

Kedungadem 2 dusun

Ngambon 4 dusun

Tambakrejo 4 dusun

Sekar 7 dusun

Temayang 2 dusun

Margomulyo 5 dusun

Ngraho 1 dusun

Ngasem 1 dusun

Sumber: PLN Area Bojonegoro

KOTA – Masih banyak kawasan di Bojonegoro belum teraliri listrik. Hingga bulan ini, terdapat 26 dusun di 8 Kecamatan belum teraliri listrik. Selain menunjukkan ketimpangan ekonomi, fakta itu memicu PLN fokus melakukan pengembangan jaringan di kawasan terpencil.

Asisten Manajer Perencanaan PLN Area Bojonegoro Sutanto Setyaji mengatakan, sampai saat ini memang masih banyak kawasan belum teraliri listrik. Terutama kawasan berada di pelosok desa. Karena itu, kendala utama dihadapi dalam pengembangannya adalah minimnya akses infrastruktur.    

”Memang dusun yang paling banyak belum teraliri listrik,” katanya Selasa (28/11) 

Sutanto menjelaskan, berdasarkan data per Agustus 2017, persentase ketersebaran jaringan listrik atau Rasio Elektrifikasi (RE) Bojonegoro 84,03 persen. Artinya, dari 100 rumah yang sudah dialiri listrik baru 84 rumah. Jumlah ini cukup rendah jika dibanding kawasan lain. Kondisi itu memicu rendahnya tingkat ketersebaran jaringan listrik. 

Baca Juga :  Banyak Dicari, Apotek Kehabisan Stok Oksigen

Banyaknya kawasan belum teraliri listrik, menurut dia, didominasi kawasan dusun terpencil. Ada sebanyak 26 dusun di 8 kecamatan yang belum tersentuh aliran listrik. Parahnya, kawasan-kawasan tersebut sangat sulit dijangkau kendaraan. Sehingga, infrastruktur juga sulit masuk.Karena itu, pihaknya fokus pengembangan jaringan di kawasan pedesaan. ”Listrik sulit dikembangkan karena memang kawasan mayoritas di daerah pelosok,” tuturnya. 

Sutanto menyebutkan, 26 dusun belum teraliri listrik itu berada di Kecamatan Kedungadem (2 dusun), Ngambon (4 dusun), Tambakrejo (4 dusun), Sekar (7 dusun), Temayang (2 dusun) Margomulyo (5 dusun), Ngraho (1 dusun) dan Ngasem (1 dusun). Dengan jumlah total KK mencapai 2,7 ribu KK. 

Terkait capaian yang baru 84,03 persen tersebut, Sutanto bakal menggenjot pengembangan. Terutama membangun akses di kawasan yang sulit dilewati infrastruktur. Bahkan, dia menargetkan jika pada 2019 mendatang, kawasan belum teraliiri listrik bakal sudah 100 persen. “Target kami 2019 mendatang sudah 100 persen,” pungaskanya.

Baca Juga :  Syamsul Hadi Gugat Praperadilan Kejari

Lokasi Dusun Belum Dialiri Listrik

Kecamatan Jumlah

Kedungadem 2 dusun

Ngambon 4 dusun

Tambakrejo 4 dusun

Sekar 7 dusun

Temayang 2 dusun

Margomulyo 5 dusun

Ngraho 1 dusun

Ngasem 1 dusun

Sumber: PLN Area Bojonegoro

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/