alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Rp 40 Miliar Untuk Perbaiki Jalan

BOJONEGORO – Jalan rusak masih menjadi prioritas Pemkab Bojonegoro. Sisa dua bulan tahun ini, ada 21 ruas jalan rusak yang akan dibangun dengan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD). 

”Pada P-APBD kali ini ada 21 ruas yang akan kita tingkatkan,’’ ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Abdi Tjandra kemarin.

Andi menjelaskan, pada P-APBD ini, DPU mendapatkan alokasi sebesar Rp 40 miliar.

Dengan anggaran tersebut, pihaknya akan meningkatkan ruas jalan sepanjang 10 kilometer (km).

”Totalnya itu. Tapi, setiap titiknya berbeda-beda. Ada yang 10 meter, ada juga yang 150 meter,’’ ungkapnya.

Pada APBD induk lalu, pihaknya mendapatkan alokasi untuk melakukan peningkatan jalan sepanjang 48 km.

Ditambah dengan 10 km pada P-APB ini, maka panjang jalan yang diperbaiki tahun ini sepanjang 58 km. ”Hampir 60 km,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Imbas Perbaikan Jalan di Desa Kepohkidul

Peningkatan jalan dilakukan dengan dicor beton. Sehingga, jalan menjadi lebih kuat dan mulus.

Jalan yang dicor beton tersebut selama ini masih aspal. Bahkan, aspalnya banyak yang bolong.

Andik menjelaskan, jalan yang mengalami kerusakan sebenarnya cukup banyak. Namun, tidak semuanya dicor beton.

Beberapa ruas yang kerusakannya tidak parah tetap diperbaiki dengan cara tambal sulam.

”Tambal sulam dilakukan oleh UPT. Jadi, pekerjaan kami ada dua, tambal sulam dan peningkatan jalan,’’ jelasnya.

Andik menjelaskan, tahun ini pihaknya mengejar ketertinggalan jalan-jalan yang masih aspal untuk dicor.

Akhir tahun, diharapkan semua ruas jalan tersebut sudah selesai dicor beton. ”Kita prioritaskan yang belum, seperti Purwosasi-Glagah,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kemacetan Diperkirakan Berpindah dari Arah Barat

Sedangkan yang akan ditambal sulam adalah ruas Bubulan dan Ngambon.

Selain itu, beberapa ruas jalan yang tidak mengalami kerusakan parah masih akan tetap ditambal sulam.

Hingga kini P-APBD masih belum bisa diserap. Sebab, masih tahap revisi oleh gubernur. 

Sementara itu, median di Jalan Veteran mulai dibongkar. Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro sebelumnya berencana ingin menghilangkan median tersebut.

Sehingga, jalan tersebut menjadi lebih lebar. Selain itu, jalan tersebut juga tidak layak untuk dijadikan dua jalur dengan pembatas median.

Hingga kemarin, belum ada keterangan lebih jauh dari dishub mengenai hal tersebut. Sejumlah pejabat dishub sulit dimintai keterangan.

BOJONEGORO – Jalan rusak masih menjadi prioritas Pemkab Bojonegoro. Sisa dua bulan tahun ini, ada 21 ruas jalan rusak yang akan dibangun dengan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD). 

”Pada P-APBD kali ini ada 21 ruas yang akan kita tingkatkan,’’ ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Abdi Tjandra kemarin.

Andi menjelaskan, pada P-APBD ini, DPU mendapatkan alokasi sebesar Rp 40 miliar.

Dengan anggaran tersebut, pihaknya akan meningkatkan ruas jalan sepanjang 10 kilometer (km).

”Totalnya itu. Tapi, setiap titiknya berbeda-beda. Ada yang 10 meter, ada juga yang 150 meter,’’ ungkapnya.

Pada APBD induk lalu, pihaknya mendapatkan alokasi untuk melakukan peningkatan jalan sepanjang 48 km.

Ditambah dengan 10 km pada P-APB ini, maka panjang jalan yang diperbaiki tahun ini sepanjang 58 km. ”Hampir 60 km,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Awas, Macet Lebih Parah!

Peningkatan jalan dilakukan dengan dicor beton. Sehingga, jalan menjadi lebih kuat dan mulus.

Jalan yang dicor beton tersebut selama ini masih aspal. Bahkan, aspalnya banyak yang bolong.

Andik menjelaskan, jalan yang mengalami kerusakan sebenarnya cukup banyak. Namun, tidak semuanya dicor beton.

Beberapa ruas yang kerusakannya tidak parah tetap diperbaiki dengan cara tambal sulam.

”Tambal sulam dilakukan oleh UPT. Jadi, pekerjaan kami ada dua, tambal sulam dan peningkatan jalan,’’ jelasnya.

Andik menjelaskan, tahun ini pihaknya mengejar ketertinggalan jalan-jalan yang masih aspal untuk dicor.

Akhir tahun, diharapkan semua ruas jalan tersebut sudah selesai dicor beton. ”Kita prioritaskan yang belum, seperti Purwosasi-Glagah,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Wah.. Biaya Numpang UNBK Capai Rp 89 Juta

Sedangkan yang akan ditambal sulam adalah ruas Bubulan dan Ngambon.

Selain itu, beberapa ruas jalan yang tidak mengalami kerusakan parah masih akan tetap ditambal sulam.

Hingga kini P-APBD masih belum bisa diserap. Sebab, masih tahap revisi oleh gubernur. 

Sementara itu, median di Jalan Veteran mulai dibongkar. Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro sebelumnya berencana ingin menghilangkan median tersebut.

Sehingga, jalan tersebut menjadi lebih lebar. Selain itu, jalan tersebut juga tidak layak untuk dijadikan dua jalur dengan pembatas median.

Hingga kemarin, belum ada keterangan lebih jauh dari dishub mengenai hal tersebut. Sejumlah pejabat dishub sulit dimintai keterangan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/