alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

PPKM, Penumpang KA Lamongan Masih Minim

Radar Lamongan – Meski kondisi pandemi Covid-19 semakin melandai dan vaksinasi semakin meningkat, jumlah penumpang kereta api (KA) belum pulih. Dibanding kondisi normal, jumlah penumpang dari Lamongan masih sekitar 50 Persen. Menurut Kepala Stasiun KA Lamongan, Iskak kondisi penumpang KA dari Lamongan masih sangat minim.

Rata-rata hanya sekitar 30 orang untuk hari biasa dan sekitar 50 orang untuk week end. ‘’Seperti hari ini (kemarin/ week end), hanya 52 orang penumpang dari berbagai kereta api,’’ ungkapnya kemarin (29/8).

Menurut dia, jumlah tersebut jauh di bawah kondisi normal sebelum pandemi yang mencapai 90 hingga 100 orang per hari. Dia mengungkapkan, saat hari biasa ada tiga KA yang beroperasi. Yakni Jayabaya, Maharani, dan Sembrani. Sedangkan saat weekend ada tambahan Gumarang, Harina, Kertajaya, Dharmawangsa, dan Sembrani Luxury.

Baca Juga :  Kejar Perekaman KTP Elektronik 100 Persen

Selain karena pembatasan KA yang beroperasi, minimnya penumpang tersebut juga disebabkan banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi. Menurut Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, beberapa persyaratan penumpang KA antara lain harus memiliki sertifikat vaksin.

Selain itu anak usia di bawah 12 tahun tidak boleh naik KA. ‘’Jarak jauh maupun dekat anak umur di bawah 12 tahun dilarang naik,’’ ucapnya. 

Dia menjelaskan, ketentuan usia tersebut sesuai SE Satgas Penanganan Covid – 19 nomor 17 tahun 2021. Selain itu juga disyaratkan adanya surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk penumpang usia 18 tahun ke atas menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. ‘’Ketentuan selanjutnya menunggu keputusan pemerintah. Yang jelas, meskipun tak ada perpanjangan PPKM, PT KAI tetap menjalankan protokol kesehatan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Bubur Kacang Ijo Satiyem, Jadi Langganan Satgas TMMD 106 Kodim Cilacap

Radar Lamongan – Meski kondisi pandemi Covid-19 semakin melandai dan vaksinasi semakin meningkat, jumlah penumpang kereta api (KA) belum pulih. Dibanding kondisi normal, jumlah penumpang dari Lamongan masih sekitar 50 Persen. Menurut Kepala Stasiun KA Lamongan, Iskak kondisi penumpang KA dari Lamongan masih sangat minim.

Rata-rata hanya sekitar 30 orang untuk hari biasa dan sekitar 50 orang untuk week end. ‘’Seperti hari ini (kemarin/ week end), hanya 52 orang penumpang dari berbagai kereta api,’’ ungkapnya kemarin (29/8).

Menurut dia, jumlah tersebut jauh di bawah kondisi normal sebelum pandemi yang mencapai 90 hingga 100 orang per hari. Dia mengungkapkan, saat hari biasa ada tiga KA yang beroperasi. Yakni Jayabaya, Maharani, dan Sembrani. Sedangkan saat weekend ada tambahan Gumarang, Harina, Kertajaya, Dharmawangsa, dan Sembrani Luxury.

Baca Juga :  Tuban Berpotensi Turun ke Level 3 PPKM

Selain karena pembatasan KA yang beroperasi, minimnya penumpang tersebut juga disebabkan banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi. Menurut Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, beberapa persyaratan penumpang KA antara lain harus memiliki sertifikat vaksin.

Selain itu anak usia di bawah 12 tahun tidak boleh naik KA. ‘’Jarak jauh maupun dekat anak umur di bawah 12 tahun dilarang naik,’’ ucapnya. 

Dia menjelaskan, ketentuan usia tersebut sesuai SE Satgas Penanganan Covid – 19 nomor 17 tahun 2021. Selain itu juga disyaratkan adanya surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk penumpang usia 18 tahun ke atas menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama. ‘’Ketentuan selanjutnya menunggu keputusan pemerintah. Yang jelas, meskipun tak ada perpanjangan PPKM, PT KAI tetap menjalankan protokol kesehatan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  732 Buku Nikah Raib

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/