alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

SN Berharap Tiga Temannya Serahkan Diri

BLORA, Radar Bojonegoro – SN, 17, salah satu tersangka pembunuhan terhadap Deni Triatama, menyerahkan diri Selasa (27/8) ke Mapolres Blora. Kemarin (29/8) saat ditemui awak media, SN mengaku menyesal atas perbuatannya.

SN berharap tiga temannya yang saat ini masih buron untuk menyerahkan diri. ’’Kalau bisa menyerahkan diri saja. Biar masalahnya cepat selesai,’’ ujarnya dengan wajah ditutup dengan topeng.

Menurut dia, selama pelarian hampir dua bulan, dia selalu berpindah-pindah. Awalnya di Semarang naik motor berboncengan tiga. Selama dua hari. ’’Di Semarang lalu, saya pisah dengan mereka,’’ ujarnya dengan wajah menunduk.

Baca Juga :  FOKUS BAHAS RAPERDA

SN lalu berpindah ke Mojokerto. Hingga dirinya pergi ke Jambi. Lalu melarikan diri ke Jakarta. Capek melarikan diri, hingga dia menghubungi ayahnya jika ingin pulang dan menyerahkan diri. ’’Karena selama ini saya kepikiran terus,’’ ucapnya dengan nada penyesalan. Saat menyerahkan diri, SN didampingi ayah dan penasihat hukumnya.

Disinggung perannya dalam penganiayaan berujung Deni meninggal? SN mengaku tidak berperan banyak. ’’Saya hanya memukul dua kali. Satu di sini (menunjukan kepala bagian belakang, Red) dan sini (punggung belakang),’’ jelasnya.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi utomo mengatakan, ada tiga tersangka masih dikejar. Mereka anak jalanan sehingga sulit dideteksi. Namun, dia berharap, tiga pelaku buron itu segera menyerahkan diri. Apalagi, ketiganya masih anak-anak. ’’Kita terus berupaya mengamankan pelaku masih buron,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Pilih 215 Peserta untuk Babak Final 

Pembunuhan terhadap Deni dilakukan tujuh tersangka. Hingga kini sudah empat tersangka mendekam di tahanan. Pembunuhan dengan korban Deni ini menjadi atensi kepolisian. Apalagi, mayat korban dibuang di dalam karung.

BLORA, Radar Bojonegoro – SN, 17, salah satu tersangka pembunuhan terhadap Deni Triatama, menyerahkan diri Selasa (27/8) ke Mapolres Blora. Kemarin (29/8) saat ditemui awak media, SN mengaku menyesal atas perbuatannya.

SN berharap tiga temannya yang saat ini masih buron untuk menyerahkan diri. ’’Kalau bisa menyerahkan diri saja. Biar masalahnya cepat selesai,’’ ujarnya dengan wajah ditutup dengan topeng.

Menurut dia, selama pelarian hampir dua bulan, dia selalu berpindah-pindah. Awalnya di Semarang naik motor berboncengan tiga. Selama dua hari. ’’Di Semarang lalu, saya pisah dengan mereka,’’ ujarnya dengan wajah menunduk.

Baca Juga :  Bisnis Barbershop Ramaikan Persaingan

SN lalu berpindah ke Mojokerto. Hingga dirinya pergi ke Jambi. Lalu melarikan diri ke Jakarta. Capek melarikan diri, hingga dia menghubungi ayahnya jika ingin pulang dan menyerahkan diri. ’’Karena selama ini saya kepikiran terus,’’ ucapnya dengan nada penyesalan. Saat menyerahkan diri, SN didampingi ayah dan penasihat hukumnya.

Disinggung perannya dalam penganiayaan berujung Deni meninggal? SN mengaku tidak berperan banyak. ’’Saya hanya memukul dua kali. Satu di sini (menunjukan kepala bagian belakang, Red) dan sini (punggung belakang),’’ jelasnya.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi utomo mengatakan, ada tiga tersangka masih dikejar. Mereka anak jalanan sehingga sulit dideteksi. Namun, dia berharap, tiga pelaku buron itu segera menyerahkan diri. Apalagi, ketiganya masih anak-anak. ’’Kita terus berupaya mengamankan pelaku masih buron,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Terjadi Lagi, Warga Mengebor Sumur, Malah Keluar Gas

Pembunuhan terhadap Deni dilakukan tujuh tersangka. Hingga kini sudah empat tersangka mendekam di tahanan. Pembunuhan dengan korban Deni ini menjadi atensi kepolisian. Apalagi, mayat korban dibuang di dalam karung.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/