alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Demokrat dan Golkar Belum Fix

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Empat pimpinan DPRD Bojonegoro definitif masih belum fix. Hanya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra yang sudah jelas. Sebab, surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra dan PKB sudah diterima sekretariat DPRD setempat.

Sebaliknya, unsur pimpinan DPRD dari Partai Demokrat dan Golkar masih teka-teki. Sebab, hingga kemarin (29/8) surat penunjukan kader yang dipilih belum turun. Sehingga, pimpinan DPRD dari Golkar dan Demokrat masih ada potensi berubah dari usulan.

’’Yang dikirim baru fraksi. Yang pimpinan menunggu DPP,’’ kata Ketua DPD Golkar Bojonegoro Mitroatin kemarin (29/8).

Mantan Ketua DPRD Bojonegoro itu menuturkan, sesuai aturan di Partai Golkar, untuk penentuan pimpinan DPRD harus surat dari DPP. Sebaliknya, untuk fraksi di DPRD cukup dari DPD Golkar  kabupaten/kota.

Karena surat dari DPP Golkar tentang pimpinan definitf belum turun, sehingga Golkar belum menentukan kadernya bakal duduk di kursi pimpinan DPRD. ’’Mungkin minggu depan,’’ ujar politikus perempuan yang tinggal di Kecamatan Tambakrejo itu.

Baca Juga :  Bekal Hadapi Bali United

Sesuai usulan partai, kata dia, ada tiga nama diusulkan ke DPP. Yaitu Wahyuni Susilowati, Sigit Kushariyanto, dan Mitroatin. Dan, usulan rapat internal pimpinan DPD Golkar Jatim, sudah memutuskan Mitroatin menduduki kursi pimpinan DPRD.

Karena, sesuai aturan partai, minimal yang mengusulkan tiga kader akan ditetapkan menjadi pimpinan DPRD. Sehingga, masih ada potensi perubahan pimpinan dari Golkar. ’’Untuk ketua fraksi sudah jelas, Pak Sigit yang kami ajukan,’’ tegas perempuan mantan calon wakil bupati itu.

Ketua DPC Partai Demokrat Sukur Priyanto dikonfirmasi terpisah mengaku belum mengirim surat ke sekretariat DPRD terkait pimpinan definitif. Sebab, surat dari DPP Demokrat tentang pimpinan DPRD belum turun.

Meskipun, sesuai penunjukan wakil ketua sementara DPRD dari Demokrat adalah Sukur Priyanto. ’’Baru fraksi yang dikirim. Yang pimpinan menunggu DPP,’’ ujar politikus kelahiran Kecamatan Kapas itu.

Baca Juga :  Distribusi Naskah Tuntas, Sisakan Pengerjaan

Karena belum ada surat dari DPP, pimpinan sementara DPRD belum bisa mengesahkan pimpinan dewan definitif. Sehingga, untuk pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) juga belum bisa dilakukan.

Sebab, yang memiliki kewenangan membentuk AKD adalah pimpinan definitif. Sebaliknya, pimpinan sementara hanya berwenang membentuk fraksi dan tata tertib (tatib) DPRD sampai menetapkan pimpinan definitif. ’’Masih menunggu surat dari partai yang lain,’’ kata Ketua Sementara DPRD Imam Sholikin.

Menurut dia, calon pimpinan DPRD definitif dari PKB sudah jelas. Yaitu dia sendiri. Karena surat dari DPP PKB sudah turun. Dan, pimpinan definitif dari Gerindra juga sudah pasti. Berdasar surat dari DPP Gerindra menetapkan Wawan Kurnianto.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD (Sekwan) Teguh Wibowo menyatakan surat untuk pimpinan dari Golkar dan Demokrat belum diterima. Sebaliknya, masih fokus pembentukan fraksi.

’’Saat ini masih fraksi, yang akan segera diparipurnakan,’’ jelasnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Empat pimpinan DPRD Bojonegoro definitif masih belum fix. Hanya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra yang sudah jelas. Sebab, surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra dan PKB sudah diterima sekretariat DPRD setempat.

Sebaliknya, unsur pimpinan DPRD dari Partai Demokrat dan Golkar masih teka-teki. Sebab, hingga kemarin (29/8) surat penunjukan kader yang dipilih belum turun. Sehingga, pimpinan DPRD dari Golkar dan Demokrat masih ada potensi berubah dari usulan.

’’Yang dikirim baru fraksi. Yang pimpinan menunggu DPP,’’ kata Ketua DPD Golkar Bojonegoro Mitroatin kemarin (29/8).

Mantan Ketua DPRD Bojonegoro itu menuturkan, sesuai aturan di Partai Golkar, untuk penentuan pimpinan DPRD harus surat dari DPP. Sebaliknya, untuk fraksi di DPRD cukup dari DPD Golkar  kabupaten/kota.

Karena surat dari DPP Golkar tentang pimpinan definitf belum turun, sehingga Golkar belum menentukan kadernya bakal duduk di kursi pimpinan DPRD. ’’Mungkin minggu depan,’’ ujar politikus perempuan yang tinggal di Kecamatan Tambakrejo itu.

Baca Juga :  Mutasi Tunggu Izin Kemendagri

Sesuai usulan partai, kata dia, ada tiga nama diusulkan ke DPP. Yaitu Wahyuni Susilowati, Sigit Kushariyanto, dan Mitroatin. Dan, usulan rapat internal pimpinan DPD Golkar Jatim, sudah memutuskan Mitroatin menduduki kursi pimpinan DPRD.

Karena, sesuai aturan partai, minimal yang mengusulkan tiga kader akan ditetapkan menjadi pimpinan DPRD. Sehingga, masih ada potensi perubahan pimpinan dari Golkar. ’’Untuk ketua fraksi sudah jelas, Pak Sigit yang kami ajukan,’’ tegas perempuan mantan calon wakil bupati itu.

Ketua DPC Partai Demokrat Sukur Priyanto dikonfirmasi terpisah mengaku belum mengirim surat ke sekretariat DPRD terkait pimpinan definitif. Sebab, surat dari DPP Demokrat tentang pimpinan DPRD belum turun.

Meskipun, sesuai penunjukan wakil ketua sementara DPRD dari Demokrat adalah Sukur Priyanto. ’’Baru fraksi yang dikirim. Yang pimpinan menunggu DPP,’’ ujar politikus kelahiran Kecamatan Kapas itu.

Baca Juga :  Jual Beli di Pasar Kota Bojonegoro Sepi

Karena belum ada surat dari DPP, pimpinan sementara DPRD belum bisa mengesahkan pimpinan dewan definitif. Sehingga, untuk pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) juga belum bisa dilakukan.

Sebab, yang memiliki kewenangan membentuk AKD adalah pimpinan definitif. Sebaliknya, pimpinan sementara hanya berwenang membentuk fraksi dan tata tertib (tatib) DPRD sampai menetapkan pimpinan definitif. ’’Masih menunggu surat dari partai yang lain,’’ kata Ketua Sementara DPRD Imam Sholikin.

Menurut dia, calon pimpinan DPRD definitif dari PKB sudah jelas. Yaitu dia sendiri. Karena surat dari DPP PKB sudah turun. Dan, pimpinan definitif dari Gerindra juga sudah pasti. Berdasar surat dari DPP Gerindra menetapkan Wawan Kurnianto.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD (Sekwan) Teguh Wibowo menyatakan surat untuk pimpinan dari Golkar dan Demokrat belum diterima. Sebaliknya, masih fokus pembentukan fraksi.

’’Saat ini masih fraksi, yang akan segera diparipurnakan,’’ jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Jual Motor, Dibayar Upal

KAJI MARDUD

Bermain Lepas

Artikel Terbaru


/