alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Berjalan, Pikap Terbakar

JENU – Pikap Grand Max nopol B 9397 TAQ kemarin (29/8) sekitar pukul 05.00  terbakar habis di kilometer 4-5 jalan Tuban-Bulu, persisnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Kendaraan bak terbuka tersebut dilalap si jago merah ketika berjalan. Kobaran api menghanguskan kendaraan niaga tersebut dalam sekejap. 

Kapolsek Jenu AKP Yani Susilo mengatakan, hingga kini belum diketahui penyebab terbakarnya kendaraan tersebut.

Pengakuan dari Ali Wakida, 42, pengemudi pikap, dia tidak membuang puntung rokok sembarangan. Diduga, api muncul karena mesin mobil panas hingga mengeluarkan percikan api. ‘’Penyebab api masih kami telusuri,’’ ujar dia tadi malam. 

Yani menjelaskan, kronologi terbakarnya pikap bermula saat kendaraan tersebut hendak mengirim mebel dari Jepara ke Surabaya.

Baca Juga :  Pertama Jadi Model Klip

Ketika memasuki kilometer 4-5, persisnya di depan mess TPPI, dari spion, pengemudi melihat api pada bak. Setelah dicek, ternyata ada salah satu mebel yang terbakar.

Pengemudi yang berdomisili di Kecamatan Sukosono, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini pun berusaha memadamkan api bersama kernetnya.

Ketika menurunkan muatan bagian atas, api sudah membakar seluruh muatan dan dalam hitungan detik menyambar bodi mobil.

‘’Akibat kejadian tersebut pengemudi mengalami luka bakar hingga melepuh pada kedua telapak tangannya,’’ ujar mantan kasatsabhara Polres Tuban itu.

Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil PMK turun. Itu pun setelah mobil tersebut habis berikut muatannya.

JENU – Pikap Grand Max nopol B 9397 TAQ kemarin (29/8) sekitar pukul 05.00  terbakar habis di kilometer 4-5 jalan Tuban-Bulu, persisnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Kendaraan bak terbuka tersebut dilalap si jago merah ketika berjalan. Kobaran api menghanguskan kendaraan niaga tersebut dalam sekejap. 

Kapolsek Jenu AKP Yani Susilo mengatakan, hingga kini belum diketahui penyebab terbakarnya kendaraan tersebut.

Pengakuan dari Ali Wakida, 42, pengemudi pikap, dia tidak membuang puntung rokok sembarangan. Diduga, api muncul karena mesin mobil panas hingga mengeluarkan percikan api. ‘’Penyebab api masih kami telusuri,’’ ujar dia tadi malam. 

Yani menjelaskan, kronologi terbakarnya pikap bermula saat kendaraan tersebut hendak mengirim mebel dari Jepara ke Surabaya.

Baca Juga :  Bagi Gadis ini Keterbatasan Bukan Alasan

Ketika memasuki kilometer 4-5, persisnya di depan mess TPPI, dari spion, pengemudi melihat api pada bak. Setelah dicek, ternyata ada salah satu mebel yang terbakar.

Pengemudi yang berdomisili di Kecamatan Sukosono, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ini pun berusaha memadamkan api bersama kernetnya.

Ketika menurunkan muatan bagian atas, api sudah membakar seluruh muatan dan dalam hitungan detik menyambar bodi mobil.

‘’Akibat kejadian tersebut pengemudi mengalami luka bakar hingga melepuh pada kedua telapak tangannya,’’ ujar mantan kasatsabhara Polres Tuban itu.

Api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil PMK turun. Itu pun setelah mobil tersebut habis berikut muatannya.

Artikel Terkait

Most Read

Ruang SKCK Dipenuhi Bacakades

Panik, Gudang Kayu Diamuk di Jago Merah

Tetap Harus Waspadai Orang Gila

Artikel Terbaru


/