alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

PJJ Digelar, Madrasah Belum Terima Subsidi Paket Data

Radar Bojonegoro – Pembelajaran daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ) siswa madrasah sudah digelar. Namun, hingga kini belum terdapat subsidi paket data internet. Padahal, subsidi paket data internet dibutuhkan dalam pembelajaran daring di tengah pandemi ini.

Pemberian paket data juga harus tepat dan memudahkan siswa mengakses. Tahun lalu, penyaluran terkendala koneksi. Jangkauan provider tidak mendukung. Sehingga, terdapat daerah tidak terjangkau sinyal sehingga subsidi paket data internet percuma.

Humas MTsN 2 Bojonegoro Agus Faisol mengatakan, belum mendapat informasi dari operator terkait subsidi paket data internet. Tahun lalu pihak provider berkomunikasi dengan operator madrasah. “Kami belum dikonfirmasi lebih lanjut,” katanya kemarin (29/7).

Tahun lalu, menurut Agus, siswa dan guru madrasah mendapat subsidi paket data internet dengan kuota 40 gigabyte (GB) hingga 60 GB. Namun, hanya sekali. Setelah itu belum mendapat lagi hingga sekarang. Padahal, subsidi paket data internet penting untuk pembelajaran daring saat ini.

Baca Juga :  Perempuan ini Ingin Belajar Berspekulasi¬†

MTsN 2 Bojonegoro berada di kawasan barat, persisnya di Kecamatan Padangan dan berbatasan dengan Cepu, Blora. Namun, tahun lalu penggunaan paket data internet terkendala sinyal tidak mendukung di Kecamatan Padangan dan sekitarnya. “Mundukung jika di perkotaan,” ungkap dia.

Kepala MAN 1 Bojonegoro M. Saifuddin mengatakan, belum bisa memastikan tahun ini siswa dan guru madrasah mendapat subsidi paket data internet. Namun, pada 2020 mendapat subsidi paket data. Penggunaan subsidi paket data internet terkendala sinyal belum merata di berbagai daerah. Terdapat daerah tidak terjangkau sinyal. Sehingga subsidi paket data internet percuma. “Tidak bisa digunakan,” keluhnya.

Selain itu, menurut Saifuddin, subsidi paket data internet 2020 lalu terbatas pada beberapa aplikasi saja. Tidak bisa digunakan untuk semua aplikasi komunikasi. Padahal, pembelajaran daring dilakukan melalui berbagai aplikasi. “Proses pembelajaran daring variatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Bulog Bantah Kualitas Berasnya Jelek

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojo negoro Abdul Wahid mengatakan, tahun ini subsidi paket data internet dipastikan ada. Semua siswa madrasah akan mendapat subsidi tersebut. Namun belum mengetahui berapa kuota diberikan. Termasuk belum mengetahui kapan penyaluran subsidi paket data internet. (irv)

Radar Bojonegoro – Pembelajaran daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ) siswa madrasah sudah digelar. Namun, hingga kini belum terdapat subsidi paket data internet. Padahal, subsidi paket data internet dibutuhkan dalam pembelajaran daring di tengah pandemi ini.

Pemberian paket data juga harus tepat dan memudahkan siswa mengakses. Tahun lalu, penyaluran terkendala koneksi. Jangkauan provider tidak mendukung. Sehingga, terdapat daerah tidak terjangkau sinyal sehingga subsidi paket data internet percuma.

Humas MTsN 2 Bojonegoro Agus Faisol mengatakan, belum mendapat informasi dari operator terkait subsidi paket data internet. Tahun lalu pihak provider berkomunikasi dengan operator madrasah. “Kami belum dikonfirmasi lebih lanjut,” katanya kemarin (29/7).

Tahun lalu, menurut Agus, siswa dan guru madrasah mendapat subsidi paket data internet dengan kuota 40 gigabyte (GB) hingga 60 GB. Namun, hanya sekali. Setelah itu belum mendapat lagi hingga sekarang. Padahal, subsidi paket data internet penting untuk pembelajaran daring saat ini.

Baca Juga :  Bergandengan Tangan, Kubur Kenangan Buruk Masa Lalu

MTsN 2 Bojonegoro berada di kawasan barat, persisnya di Kecamatan Padangan dan berbatasan dengan Cepu, Blora. Namun, tahun lalu penggunaan paket data internet terkendala sinyal tidak mendukung di Kecamatan Padangan dan sekitarnya. “Mundukung jika di perkotaan,” ungkap dia.

Kepala MAN 1 Bojonegoro M. Saifuddin mengatakan, belum bisa memastikan tahun ini siswa dan guru madrasah mendapat subsidi paket data internet. Namun, pada 2020 mendapat subsidi paket data. Penggunaan subsidi paket data internet terkendala sinyal belum merata di berbagai daerah. Terdapat daerah tidak terjangkau sinyal. Sehingga subsidi paket data internet percuma. “Tidak bisa digunakan,” keluhnya.

Selain itu, menurut Saifuddin, subsidi paket data internet 2020 lalu terbatas pada beberapa aplikasi saja. Tidak bisa digunakan untuk semua aplikasi komunikasi. Padahal, pembelajaran daring dilakukan melalui berbagai aplikasi. “Proses pembelajaran daring variatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Motor Hilang di Depan Mata

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojo negoro Abdul Wahid mengatakan, tahun ini subsidi paket data internet dipastikan ada. Semua siswa madrasah akan mendapat subsidi tersebut. Namun belum mengetahui berapa kuota diberikan. Termasuk belum mengetahui kapan penyaluran subsidi paket data internet. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/