alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Amankan Dokumen Rekapitulasi Suara di Kantor KPUK

GUGATAN perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah berakhir. Seluruh gugatan yang diajukan tim hukum pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi ditolak MK. Sehingga, tidak ada yang perlu dicemaskan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban.

Sejumlah dokumen hasil rekapitulasi suara pemilu pun mulai digeser. Kalau sebelumnya dipusatkan di gudang logistik Jalan Manunggal Selatan, sekarang dokumen-dokumen hasil rekapitulasi yang dianggap penting dipindahkan ke kantor KPUK Tuban, Jalan Pramuka. Sehingga, tanpa perlu penjagaan lagi.

‘’Yang dipindah ke kantor KPUK ini dokumen-dokumen penting saja. Seperti dokumen hasil rekapitulasi C1,’’ kata Moh. Nurokhib, divisi perencanaan dan data KPUK Tuban.

Baca Juga :  Pleno Penetapan Hasil Pileg Belum Jelas

Disampaikan Rokib, panggilan akrabnya, meski gugatan PHPU telah berakhir dan gugatan yang diajukan tim hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 ditolak, namun, dokumen-dokumen hasil pemilu tetap harus mendapat pengamanan. ‘’Makanya, agar pengamanannya lebih mudah, dokumen-dokumen yang penting kita pindah ke kantor (KPUK, Red),’’ ujar pria asal Desa Temaji, Kecamatan Jenu itu.

Ketua KPUK Tuban Fatkul Iksan menambahkan, sampai saat ini belum ada petunjuk dari KPU RI terkait bekas logistik Pemilu 2019. Yang jelas, kata dia, logistik Pemilu 2019 sifatnya adalah habis pakai. Tidak bisa digunakan dua kali. ‘’(Untuk proses logistik selanjutnya, Red), kita masih menunggu petunjuk dari KPU RI. Karena pengadaan logistik pemilu ini merupakan kewenangan KPU RI,’’ tegas Fatkul.

Baca Juga :  Ikuti Tren, Bisnis Kustom Motor Prospektif

GUGATAN perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah berakhir. Seluruh gugatan yang diajukan tim hukum pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi ditolak MK. Sehingga, tidak ada yang perlu dicemaskan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban.

Sejumlah dokumen hasil rekapitulasi suara pemilu pun mulai digeser. Kalau sebelumnya dipusatkan di gudang logistik Jalan Manunggal Selatan, sekarang dokumen-dokumen hasil rekapitulasi yang dianggap penting dipindahkan ke kantor KPUK Tuban, Jalan Pramuka. Sehingga, tanpa perlu penjagaan lagi.

‘’Yang dipindah ke kantor KPUK ini dokumen-dokumen penting saja. Seperti dokumen hasil rekapitulasi C1,’’ kata Moh. Nurokhib, divisi perencanaan dan data KPUK Tuban.

Baca Juga :  Ikuti Tren, Bisnis Kustom Motor Prospektif

Disampaikan Rokib, panggilan akrabnya, meski gugatan PHPU telah berakhir dan gugatan yang diajukan tim hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02 ditolak, namun, dokumen-dokumen hasil pemilu tetap harus mendapat pengamanan. ‘’Makanya, agar pengamanannya lebih mudah, dokumen-dokumen yang penting kita pindah ke kantor (KPUK, Red),’’ ujar pria asal Desa Temaji, Kecamatan Jenu itu.

Ketua KPUK Tuban Fatkul Iksan menambahkan, sampai saat ini belum ada petunjuk dari KPU RI terkait bekas logistik Pemilu 2019. Yang jelas, kata dia, logistik Pemilu 2019 sifatnya adalah habis pakai. Tidak bisa digunakan dua kali. ‘’(Untuk proses logistik selanjutnya, Red), kita masih menunggu petunjuk dari KPU RI. Karena pengadaan logistik pemilu ini merupakan kewenangan KPU RI,’’ tegas Fatkul.

Baca Juga :  Pleno Penetapan Hasil Pileg Belum Jelas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/