alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Pengaruhi Sertifikasi Guru

KOTA – Daftar ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP berakhir kemarin (29/5). Kepala SMPN 2 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu, mengatakan, daftar ulang hari terakhir sepi. Sampai pukul 12.00, sisa enam siswa belum melakukan daftar ulang.

Menurut dia, sebagian orang tua memilih hari pertama. Alasannya, apabila ada kekurangan berkas, maka bisa dilengkapi hari berikutnya. “Daftar ulang masih dibuka sampai sore, jadi calon peserta tetap ditunggu,” ujarnya saat dikonfirmasi sekitar pukul 12.00.

Menurut Yayuk, jika hari terakhir tidak melakukan daftar ulang, maka calon peserta dinyatakan mengundurkan diri. Namun, dia memastikan sejauh ini tidak pernah ada sisa bangku. Orang tua tetap melakukan daftar ulang meski di menit terakhir.

Baca Juga :  Kasdam IV Diponegoro akan Kunjungi Lokasi TMMD

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Adi Suwito, menuturkan, daftar ulang berakhir kemarin (29/5). Lembaga yang belum memenuhi pagu, masih diberikan kesempatan mengajukan apabila kekurangan banyak murid. Hanya Adi mengklaim, sampai kemarin lembaga tidak mengajukan perpanjangan.

Menurut dia, sebelum PPDB, lembaga sudah melakukan pemetaan. Jumlah anak usia sekolah di wilayahnya berapa dan jumlah lembaganya. Jika masih ada kekurangan satu dua siswa, maka dianggap sudah memenuhi pagu.

Adi menjelaskan, dengan adanya sistem zonasi, lembaga sudah siap dengan pemetaan. Antara pagu dan jumlah anak usia sekolah disesuaikan.

Namun, bila ada kekurangan pagu, maka akan berpengaruh pada sertifikasi guru. Sebab, guru sertifikasi harus mengajar 24 jam. Jika tidak menutupi jam mengajarnya, maka guru tersebut harus mengajar di lembaga lain. “Ajuannya akan kita pertimbangkan, karena ini memang sudah berakhir daftar ulangnya,” katanya.

Baca Juga :  Khawatir Rencana Kenaikan Cukai Rokok Akan Picu Pengurangan Pekerja

Seperti diberitakan, setelah pelaksanaan PPDB ditutup, ada empat lembaga mengajukan perpanjangan pendaftaran. Yakni SMPN 2 Pucuk, SMPN 1 Glagah, SMPN 2 Modo, dan SMPN 2 Karangbinangun. Menurut Adi, sampai sekarang belum ada ajuan lagi. Keempat lembaga tersebut belum menyerahkan hasilnya.

KOTA – Daftar ulang penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP berakhir kemarin (29/5). Kepala SMPN 2 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu, mengatakan, daftar ulang hari terakhir sepi. Sampai pukul 12.00, sisa enam siswa belum melakukan daftar ulang.

Menurut dia, sebagian orang tua memilih hari pertama. Alasannya, apabila ada kekurangan berkas, maka bisa dilengkapi hari berikutnya. “Daftar ulang masih dibuka sampai sore, jadi calon peserta tetap ditunggu,” ujarnya saat dikonfirmasi sekitar pukul 12.00.

Menurut Yayuk, jika hari terakhir tidak melakukan daftar ulang, maka calon peserta dinyatakan mengundurkan diri. Namun, dia memastikan sejauh ini tidak pernah ada sisa bangku. Orang tua tetap melakukan daftar ulang meski di menit terakhir.

Baca Juga :  Untung, Penyandang Disabilitas Kuasai Tiga Alat Musik

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Adi Suwito, menuturkan, daftar ulang berakhir kemarin (29/5). Lembaga yang belum memenuhi pagu, masih diberikan kesempatan mengajukan apabila kekurangan banyak murid. Hanya Adi mengklaim, sampai kemarin lembaga tidak mengajukan perpanjangan.

Menurut dia, sebelum PPDB, lembaga sudah melakukan pemetaan. Jumlah anak usia sekolah di wilayahnya berapa dan jumlah lembaganya. Jika masih ada kekurangan satu dua siswa, maka dianggap sudah memenuhi pagu.

Adi menjelaskan, dengan adanya sistem zonasi, lembaga sudah siap dengan pemetaan. Antara pagu dan jumlah anak usia sekolah disesuaikan.

Namun, bila ada kekurangan pagu, maka akan berpengaruh pada sertifikasi guru. Sebab, guru sertifikasi harus mengajar 24 jam. Jika tidak menutupi jam mengajarnya, maka guru tersebut harus mengajar di lembaga lain. “Ajuannya akan kita pertimbangkan, karena ini memang sudah berakhir daftar ulangnya,” katanya.

Baca Juga :  Baznas Lamongan Tingkatkan Kualitas Layanan & Jumlah Penerima Manfaat

Seperti diberitakan, setelah pelaksanaan PPDB ditutup, ada empat lembaga mengajukan perpanjangan pendaftaran. Yakni SMPN 2 Pucuk, SMPN 1 Glagah, SMPN 2 Modo, dan SMPN 2 Karangbinangun. Menurut Adi, sampai sekarang belum ada ajuan lagi. Keempat lembaga tersebut belum menyerahkan hasilnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/