alexametrics
27.4 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

Jalanan Bojonegoro – Cepu Krowak, Memicu Pengendara Motor Jatuh

Radar Bojonegoro – Jalan “kerowak” itulah sebutan jalan berlubang di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu tepatnya di Desa Kabonagung, Kecamatan Padangan. Banyak jalan berlubang tepat di kanan dan kiri jalan membujur timur barat itu.

Tentu, pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4) harus mengerem mendadak. Parahnya jalan kerowak ini mem bahayakan pengen dara karena tergenang air hujan. Sebenarnya di jalan menuju Padangan itu banyak yang berlubang, namun titik terparah di jalan turut Desa Kebonagung.

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin, genangan terlihat di titik jalan berlubang. Pengendara pun melaju melambat. Sehingga memicu kemacetan sepanjang sekitar 100 meter di jalan nasional tersebut.

Truk, mobil, dan motor berjalan pelan dari arah timur. Sedangkan, dari barat harus berhenti. Akibat genangan air dan jalan berlubang. Pengendara bergan tian melintas. Bahkan membuat pengendara roda dua sering terjatuh.

Baca Juga :  SMAN Pelosok dan Kota Bersaing

Ukuran lubang bervariasi. Mulai dari lebar 20 sentimeter (cm) hingga satu meter. Bahkan di lajur selatan tergenang air. Sehingga hanya lajur utara atau satu jalur bisa dilalui. Warga sekitar membuat saluran darurat berukuran kecil agar genangan air berkurang. Namun hujan sering terjadi membuat upaya tersebut tak berhasil.

Salah satu warga sekitar yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi lebih dari sebulan. Namun, seminggu terakhir semakin parah. Akibat air yang menggenang. Perempuan itu mengaku jalan yang rusak memicu kerap kali terjadi kemacetan meskipun berlangsung sebentar. Namun intensitasnya cukup sering. Bahkan terdapat pengendara roda dua yang terjatuh.

“Tidak setiap hari ada yang terjatuh, namun pernah sehari lebih dari satu yang jatuh. Mulai hanya lecet hingga ada yang parah,” ujarnya. Kasubbag Sarpras Bakorwil Bojonegoro Ramses Panjaitan mengatakan, akan mengecek lokasi jalan berlubang tersebut. Dan berkoordinasi dengan PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Bojonegoro untuk penanganannya. “Senin kami akan meninjau lokasi,” ujarnya. (irv)

Baca Juga :  Bengawan Solo Wilayah Bojonegoro Kota Siaga Dua

Radar Bojonegoro – Jalan “kerowak” itulah sebutan jalan berlubang di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu tepatnya di Desa Kabonagung, Kecamatan Padangan. Banyak jalan berlubang tepat di kanan dan kiri jalan membujur timur barat itu.

Tentu, pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4) harus mengerem mendadak. Parahnya jalan kerowak ini mem bahayakan pengen dara karena tergenang air hujan. Sebenarnya di jalan menuju Padangan itu banyak yang berlubang, namun titik terparah di jalan turut Desa Kebonagung.

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin, genangan terlihat di titik jalan berlubang. Pengendara pun melaju melambat. Sehingga memicu kemacetan sepanjang sekitar 100 meter di jalan nasional tersebut.

Truk, mobil, dan motor berjalan pelan dari arah timur. Sedangkan, dari barat harus berhenti. Akibat genangan air dan jalan berlubang. Pengendara bergan tian melintas. Bahkan membuat pengendara roda dua sering terjatuh.

Baca Juga :  Gadis Jaman Now

Ukuran lubang bervariasi. Mulai dari lebar 20 sentimeter (cm) hingga satu meter. Bahkan di lajur selatan tergenang air. Sehingga hanya lajur utara atau satu jalur bisa dilalui. Warga sekitar membuat saluran darurat berukuran kecil agar genangan air berkurang. Namun hujan sering terjadi membuat upaya tersebut tak berhasil.

Salah satu warga sekitar yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi lebih dari sebulan. Namun, seminggu terakhir semakin parah. Akibat air yang menggenang. Perempuan itu mengaku jalan yang rusak memicu kerap kali terjadi kemacetan meskipun berlangsung sebentar. Namun intensitasnya cukup sering. Bahkan terdapat pengendara roda dua yang terjatuh.

“Tidak setiap hari ada yang terjatuh, namun pernah sehari lebih dari satu yang jatuh. Mulai hanya lecet hingga ada yang parah,” ujarnya. Kasubbag Sarpras Bakorwil Bojonegoro Ramses Panjaitan mengatakan, akan mengecek lokasi jalan berlubang tersebut. Dan berkoordinasi dengan PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Bojonegoro untuk penanganannya. “Senin kami akan meninjau lokasi,” ujarnya. (irv)

Baca Juga :  Didominasi Wajah Lama

Artikel Terkait

Most Read

Lebih Nyaman sambil Ngopi

Pilbub Berebut Suara Perempuan

DPRD Juga Menolak Beras Impor

Artikel Terbaru


/