alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Perekaman E-KTP Sasar Pemula 

KOTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan memfokuskan perekaman KTP elektronik (E-KTP) pada para pemula, khususnya pelajar, wajib KTP. Kebijakan itu untuk mengantisipasi antrean panjang pencetakan E-KTP. ‘’Daftar antrian pencetakan E-KTP saat ini sekitar 40.304 orang,’’ kata Plt Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo senin (29/1). 

Menurut dia, wajib E-KTP pemula cukup banyak. Untuk mengantisipasi membeludaknya antrian pembuatan E-KTP, diupayakan dilakukan perekaman terlebih dulu. “Setidanya kalau sudah direkam tinggal dilakukan penunggalan (validasi) data,” ujarnya. 

Selain itu, lanjut dia, pemberian perhatian pada wajib KTP pemula, juga untuk mengantisipasi kebutuhan EKTP untuk keperluan melanjutkan pendidikan atau mendaftar kerja. “Bila perekaman sudah dilakukan, tinggal menunggu pencetakan E-KTP, sehingga bisa hemat waktu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Blanko EKTP Melimpah, Tak Lagi Keluarkan Suket

Pria yang juga menjabat asisten administrasi Setkab Lamongan itu menjelaskan, perekaman E-KTP memang tidak langsung bisa dicetak. Sebab masih menunggu proses validasi dari pemerintah pusat. Validasi tersebut untuk memastikan data tersebut benar-benar tunggal dan tidak terdaftar di dua wilayah.  ‘’Proses validasi data hanya bisa dilakukan pusat. Karena itu prosesnya cukup lama. Karena pusat menangani seluruh penduduk Indonesia,’’ terangnya. 

Terkait jumlah blanko E-KTP, dia memastikan cukup. Saat ini tersedia 16.000 blanko, cukup sampai satu bulan ke depan. ‘’Proses penunggalan data yang membuat antrian pencetakan E-KTP tetap lama. Karena daerah menunggu data dari pusat,’’ ujarnya. 

Sugeng mengungkapkan, penduduk wajib E-KTP di Lamongan 1.040.989 orang. Yang sudah memiliki E-KTP 919.574 orang atau 95 persen.

Baca Juga :  500 Blangko E-KTP Habis dalam Empat hari

KOTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan memfokuskan perekaman KTP elektronik (E-KTP) pada para pemula, khususnya pelajar, wajib KTP. Kebijakan itu untuk mengantisipasi antrean panjang pencetakan E-KTP. ‘’Daftar antrian pencetakan E-KTP saat ini sekitar 40.304 orang,’’ kata Plt Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo senin (29/1). 

Menurut dia, wajib E-KTP pemula cukup banyak. Untuk mengantisipasi membeludaknya antrian pembuatan E-KTP, diupayakan dilakukan perekaman terlebih dulu. “Setidanya kalau sudah direkam tinggal dilakukan penunggalan (validasi) data,” ujarnya. 

Selain itu, lanjut dia, pemberian perhatian pada wajib KTP pemula, juga untuk mengantisipasi kebutuhan EKTP untuk keperluan melanjutkan pendidikan atau mendaftar kerja. “Bila perekaman sudah dilakukan, tinggal menunggu pencetakan E-KTP, sehingga bisa hemat waktu,’’ terangnya.

Baca Juga :  Suket e-KTP Bisa untuk Pilgub

Pria yang juga menjabat asisten administrasi Setkab Lamongan itu menjelaskan, perekaman E-KTP memang tidak langsung bisa dicetak. Sebab masih menunggu proses validasi dari pemerintah pusat. Validasi tersebut untuk memastikan data tersebut benar-benar tunggal dan tidak terdaftar di dua wilayah.  ‘’Proses validasi data hanya bisa dilakukan pusat. Karena itu prosesnya cukup lama. Karena pusat menangani seluruh penduduk Indonesia,’’ terangnya. 

Terkait jumlah blanko E-KTP, dia memastikan cukup. Saat ini tersedia 16.000 blanko, cukup sampai satu bulan ke depan. ‘’Proses penunggalan data yang membuat antrian pencetakan E-KTP tetap lama. Karena daerah menunggu data dari pusat,’’ ujarnya. 

Sugeng mengungkapkan, penduduk wajib E-KTP di Lamongan 1.040.989 orang. Yang sudah memiliki E-KTP 919.574 orang atau 95 persen.

Baca Juga :  Ada E-KTP Pemilih Dibawa Timses?

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/