alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Daya Beli Kain Tenun Menjanjikan

BISNIS –  Kain tenun, ternyata mendapat tempat tersendiri di hati konsumen. Buktinya, kain yang kebanyakan dibuat dengan cara tradisional itu banyak digemari. Motifnya unik dan nyeni menjadikan pemakainya merasa bangga. Tak heran, sejumlah tokoh busana atau butik yang menyediakan kain tenun banyak didatangi pembeli.

“Apalagi saat musim pernikahan, banyak sekali yang membeli kain tenun,” kata Rinda, salah satu pengelola toko busana di Tuban. 

Dia mengatakan, bukan hanya menjual kain tenun asli Tuban, atau kain tenun gedog, misalnya. Namun juga menyediakan kain tenun dari luar Jawa.

Kain tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) juga banyak laku di Tuban. Selain itu, juga kain tenun dari Makassar. “Rata-rata pembeli tertarik dengan corak dan warna kain yang khas,” tambahnya.

Baca Juga :  Jamin Bebaskan Siswa Miskin

Karena dibuat manual, dan didatangkan dari jauh, kain-kain tersebut juga agak mahal harga jualnya. Namun, lanjut dia, harga tak menghalangi konsumen untuk membawa pulang kain yang diincar.

Buktinya, stok di tokonya sering habis. Demi mendapatkan kain itu, mereka rela menunggu karena harus didatangkan lagi dari tempatnya. 

“Biasanya jauh hari sebelum acara, para pembeli sudah memesan dulu,” ungkapnya.Selain motif, corak, dan warna, rata-rata konsumen mengaku nyaman menggunakan busana dari kain tenun.

Sebab, kainnya berkualitas bagus, sehingga terasa adem saat dipakai dan nyaman. “Pengakuan pembeli seperti itu. Sehingga, tak jarang pembeli balik lagi ke sini untuk membeli corak atau warna lain,” ucapnya. 

Baca Juga :  108 Kades Incumbent Tumbang

BISNIS –  Kain tenun, ternyata mendapat tempat tersendiri di hati konsumen. Buktinya, kain yang kebanyakan dibuat dengan cara tradisional itu banyak digemari. Motifnya unik dan nyeni menjadikan pemakainya merasa bangga. Tak heran, sejumlah tokoh busana atau butik yang menyediakan kain tenun banyak didatangi pembeli.

“Apalagi saat musim pernikahan, banyak sekali yang membeli kain tenun,” kata Rinda, salah satu pengelola toko busana di Tuban. 

Dia mengatakan, bukan hanya menjual kain tenun asli Tuban, atau kain tenun gedog, misalnya. Namun juga menyediakan kain tenun dari luar Jawa.

Kain tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) juga banyak laku di Tuban. Selain itu, juga kain tenun dari Makassar. “Rata-rata pembeli tertarik dengan corak dan warna kain yang khas,” tambahnya.

Baca Juga :  Undangan Nikah Tersebar, Tertangkap Bawa SS

Karena dibuat manual, dan didatangkan dari jauh, kain-kain tersebut juga agak mahal harga jualnya. Namun, lanjut dia, harga tak menghalangi konsumen untuk membawa pulang kain yang diincar.

Buktinya, stok di tokonya sering habis. Demi mendapatkan kain itu, mereka rela menunggu karena harus didatangkan lagi dari tempatnya. 

“Biasanya jauh hari sebelum acara, para pembeli sudah memesan dulu,” ungkapnya.Selain motif, corak, dan warna, rata-rata konsumen mengaku nyaman menggunakan busana dari kain tenun.

Sebab, kainnya berkualitas bagus, sehingga terasa adem saat dipakai dan nyaman. “Pengakuan pembeli seperti itu. Sehingga, tak jarang pembeli balik lagi ke sini untuk membeli corak atau warna lain,” ucapnya. 

Baca Juga :  Jamin Bebaskan Siswa Miskin

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/