alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Rajin Berolahraga, Mbah Yasmidi Masih Kuat Pikul Pasir Dalam Karung

CILACAP – Usia senja tak menghalangi niat Mbah Yasmidi (85), warga RT 01 RW 02, Dusun Kalirau, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ikut turut membangun sumur yang berada di lahan bukit perhutani.

Menurut Mbah Yasmidi, usia tua tidak mengahalangi niatnya dan semangatnya dalam bergotong royong bersama dengan warga lainnya. Bahkan dia masih sanggup untuk memikul pasir yang masukan dalam karung.

“Alhamdullilah saya masih kuat sampai sekarang, dulu sewaktu saya masih muda saya suka berolahraga bahkan setiap pagi dan sore saya rutin berolahraga. Selain itu juga, saya selalu menjaga kesehatan saya dengan minum jamu tradisional buatan sendiri,” tuturnya, Minggu (27/10/2019).

Baca Juga :  Tenang, Masih Bisa Daftar di Sekolah Favorit

Diakuinya, selama kemarau panjang sebelum adanya sumber mata air dibukit perutani ini, dirinya sering mengambil air dari sumber mata air yang jauh dari rumahnya. Namun, berkat adanya sumber mata air baru ini yang di temukan oleh satgas TMMD 106 Kodim Cilacap, dirinya sangat bersyukur karena tidak terlalu jauh untuk mengambil air bersih nantinya. (Pendim Cilacap/ Budi).

CILACAP – Usia senja tak menghalangi niat Mbah Yasmidi (85), warga RT 01 RW 02, Dusun Kalirau, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ikut turut membangun sumur yang berada di lahan bukit perhutani.

Menurut Mbah Yasmidi, usia tua tidak mengahalangi niatnya dan semangatnya dalam bergotong royong bersama dengan warga lainnya. Bahkan dia masih sanggup untuk memikul pasir yang masukan dalam karung.

“Alhamdullilah saya masih kuat sampai sekarang, dulu sewaktu saya masih muda saya suka berolahraga bahkan setiap pagi dan sore saya rutin berolahraga. Selain itu juga, saya selalu menjaga kesehatan saya dengan minum jamu tradisional buatan sendiri,” tuturnya, Minggu (27/10/2019).

Baca Juga :  Siswa Siswi SDN 01 Cilibang Bersih-bersih Lapangan Cinoreng

Diakuinya, selama kemarau panjang sebelum adanya sumber mata air dibukit perutani ini, dirinya sering mengambil air dari sumber mata air yang jauh dari rumahnya. Namun, berkat adanya sumber mata air baru ini yang di temukan oleh satgas TMMD 106 Kodim Cilacap, dirinya sangat bersyukur karena tidak terlalu jauh untuk mengambil air bersih nantinya. (Pendim Cilacap/ Budi).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/