alexametrics
32.2 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Peresmian TPST, LGC Dimulai

Radar Lamongan – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan diresmikan. Peresmian TPST itu dirangkai dengan penandaan dimulainya Lamongan Green and Clean (LGC) 2020.

Secara simbolis, Bupati Lamongan Fadeli menyerahkan tanaman produktif kepada fasilitator. Pendaftaran LGC di masa pandemi ini dilakukan secara online. Targetnya, seribu peserta.

‘’Tak hanya pendaftaran. Nantinya penjurian juga dengan sistem online untuk tahap pertama,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan Anang Taufik. Teknis perlombaan sudah dimatangkan.

Untuk verifikasi kedua, lanjut Anang, tim juri datang ke lokasi. Jika tahun sebelumnya ada penyambutan dengan yel – yel, maka tahun ini dibatasi. Tidak ada yel yel dan hanya lima warga dan kader lingkungan yang menyambut kedatangan tim juri.

Baca Juga :  Batal Sparing dengan Tim Selevel

‘’Makanan dan minuman pun warga tidak diharapkan menyediakan, karena penjurian sangat singkat,’’ ujar Anang. Menurut dia, antusias warga tahun lalu sangat besar. Penyambutan yel – yel bisa sampai 20 orang lebih.

Namun, tahun ini harus dibatasi karena menghindari adanya kerumunan warga agar tidak muncul klaster baru di pandemi korona. Nantinya, tim juri juga menerapkan protokol kesehatan.

Mereka bermasker, cuci tangan sebelum ke lokasi, dan menjaga jarak. ‘’Penjurian terdiri dari 6 kategori. Yakni, kategori percontohan, kategori kencana, kategori RT mandiri, kategori RT maju, kategori berkembang, dan kategori perintis,’’ jelas Anang.

Terkait Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu, dia menyatakan bahwa TPST mampu mengolah sampah hingga 50 ton per hari. TPST  dilengkapi fasilitas Waste Education Development Center (WEDC) yang dibangun PT Danone dan Pemkab Lamongan.Inovasi TPST itu untuk memenuhi program Kebijakan dan Strategi Nasional dan Kebijakan dan Strategi Daerah.

Baca Juga :  Persela Lamongan Berharap Home - Away

Radar Lamongan – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan diresmikan. Peresmian TPST itu dirangkai dengan penandaan dimulainya Lamongan Green and Clean (LGC) 2020.

Secara simbolis, Bupati Lamongan Fadeli menyerahkan tanaman produktif kepada fasilitator. Pendaftaran LGC di masa pandemi ini dilakukan secara online. Targetnya, seribu peserta.

‘’Tak hanya pendaftaran. Nantinya penjurian juga dengan sistem online untuk tahap pertama,’’ kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan Anang Taufik. Teknis perlombaan sudah dimatangkan.

Untuk verifikasi kedua, lanjut Anang, tim juri datang ke lokasi. Jika tahun sebelumnya ada penyambutan dengan yel – yel, maka tahun ini dibatasi. Tidak ada yel yel dan hanya lima warga dan kader lingkungan yang menyambut kedatangan tim juri.

Baca Juga :  Batal Sparing dengan Tim Selevel

‘’Makanan dan minuman pun warga tidak diharapkan menyediakan, karena penjurian sangat singkat,’’ ujar Anang. Menurut dia, antusias warga tahun lalu sangat besar. Penyambutan yel – yel bisa sampai 20 orang lebih.

Namun, tahun ini harus dibatasi karena menghindari adanya kerumunan warga agar tidak muncul klaster baru di pandemi korona. Nantinya, tim juri juga menerapkan protokol kesehatan.

Mereka bermasker, cuci tangan sebelum ke lokasi, dan menjaga jarak. ‘’Penjurian terdiri dari 6 kategori. Yakni, kategori percontohan, kategori kencana, kategori RT mandiri, kategori RT maju, kategori berkembang, dan kategori perintis,’’ jelas Anang.

Terkait Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu, dia menyatakan bahwa TPST mampu mengolah sampah hingga 50 ton per hari. TPST  dilengkapi fasilitas Waste Education Development Center (WEDC) yang dibangun PT Danone dan Pemkab Lamongan.Inovasi TPST itu untuk memenuhi program Kebijakan dan Strategi Nasional dan Kebijakan dan Strategi Daerah.

Baca Juga :  Pengunjung Meningkat

Artikel Terkait

Most Read

Supi Haryono Tak Lama Lagi Jalani Sidang

Konsumsi Sabu, Divonis 5,5 Tahun

Transaksi Via Jasa Pengiriman

Artikel Terbaru


/