alexametrics
30.9 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Digerojok Rp 2 M, Tambah Fasilitas Dander Park

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro masih terus memusatkan Dander Park sebagai ikon wisata. Itu terlihat dengan ditambahnya berbagai fasilitas di kawasan wisata itu. Tahun ini, dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) membangun De Dander Resort dan pesanggrahan.

Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunanya kedua proyek mencapai Rp 2 miliar lebih. ‘’Yang pesanggrahan sudah selesai. Dilanjutkan di P-APBD nanti. Sedangkan De Dander Resort masih berlangsung,’’ kata Kepala Disbudpar Amir Syahid kemarin (28/6).

De Dander Report tidak dibangun di lahan baru. Bangunan itu sebelumnya memang ada. Namun, hanya berupa tempat rapat dan beberapa kamar. Pembangunan tahun ini bertujuan untuk lebih mempercantiknya.

Baca Juga :  SMAN 1 Sekaran, Tetap Berprestasi Meski Pandemi

Amir melanjutkan, terus ditambahnya fasilitas Dander Park itu nantinya akan menarik banyak pengunjung. Baik lokal maupun dari luar daerah. Pengunjung yang dari luar daerah bisa menginap di De Dander Resort.

Selain untuk menginap, juga ada fasilitas ruang rapat. Sejumlah kegiatan pelatihan bisa dilakukan. Selama ini lokasi itu kerap digunakan pelatihan oleh sejumlah OPD pemkab. ‘’Semua fasilitasnya diperbaharui,’’ ujar dia.

Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Suyanto menambahkan, De Dander Resort itu salah satu pelengkap Dander Park. Semakin lama kunjungan Dander Park semakin bagus. ‘’Tentunya, bisa memberikan pendapatan asli daerah (PAD),’’ jelasnya.

Data di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menyebutkan, tahun lalu Dander Park memberikan sumbangan PAD terbanyak dibanding dua wisata lain. Yakni, Kahyangan Api dan Waduk Pacal. Tahun lalu PAD mencapai Rp 500 juta lebih. ‘’Itu sesuai target dibebankan pemkab di Dander Park,’’ jelasnya.

Baca Juga :  SMA dan SMK Belajar Tatap Muka Penuh

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro masih terus memusatkan Dander Park sebagai ikon wisata. Itu terlihat dengan ditambahnya berbagai fasilitas di kawasan wisata itu. Tahun ini, dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) membangun De Dander Resort dan pesanggrahan.

Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunanya kedua proyek mencapai Rp 2 miliar lebih. ‘’Yang pesanggrahan sudah selesai. Dilanjutkan di P-APBD nanti. Sedangkan De Dander Resort masih berlangsung,’’ kata Kepala Disbudpar Amir Syahid kemarin (28/6).

De Dander Report tidak dibangun di lahan baru. Bangunan itu sebelumnya memang ada. Namun, hanya berupa tempat rapat dan beberapa kamar. Pembangunan tahun ini bertujuan untuk lebih mempercantiknya.

Baca Juga :  Tiga SMKN Daftarkan Tryout CBT Siswanya

Amir melanjutkan, terus ditambahnya fasilitas Dander Park itu nantinya akan menarik banyak pengunjung. Baik lokal maupun dari luar daerah. Pengunjung yang dari luar daerah bisa menginap di De Dander Resort.

Selain untuk menginap, juga ada fasilitas ruang rapat. Sejumlah kegiatan pelatihan bisa dilakukan. Selama ini lokasi itu kerap digunakan pelatihan oleh sejumlah OPD pemkab. ‘’Semua fasilitasnya diperbaharui,’’ ujar dia.

Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Suyanto menambahkan, De Dander Resort itu salah satu pelengkap Dander Park. Semakin lama kunjungan Dander Park semakin bagus. ‘’Tentunya, bisa memberikan pendapatan asli daerah (PAD),’’ jelasnya.

Data di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menyebutkan, tahun lalu Dander Park memberikan sumbangan PAD terbanyak dibanding dua wisata lain. Yakni, Kahyangan Api dan Waduk Pacal. Tahun lalu PAD mencapai Rp 500 juta lebih. ‘’Itu sesuai target dibebankan pemkab di Dander Park,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Piagam Palsu Cederai Atlet Berprestasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/