alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Pendaftar SMAN 1 dan SMAN 2 Bojonegoro Bersaing Ketat

Radar Bojonegoro – Persaingan ketat mendaftar jalur zonasi SMAN 1 Bojonegoro dan SMAN 2 Bojonegoro. Pen daftar terus berubah karena ada calon siswa yang rumahnya dekat baru mendaftar. Persaingan akan berlanjut hari ini (29/5) sebagai batas akhir PPDB jalur zonasi.

Hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) kemarin (28/5) jarak terjauh pendaftar diterima di dua SMAN tersebut lebih rendah dibanding hari pertama. Juga terendah dibanding SMAN lainnya. Berdasar data pemeringkatan zonasi sementara PPDB Jatim di Bojonegoro, jarak terjauh pendaftar di SMAN 1 Bojonegoro yakni 1,3 kilometer (km). Sedangkan, SMAN 2 Bojonegoro radius 3 kilometer.

Angka itu menunjukkan pendaftar di dua SMAN di perkotaan itu begitu ketat. Kepala SMAN 1 Bojonegoro Sumarmin mengatakan, kemarin sore ada pergerakan 1,3 kilometer jarak terjauh pendaftar diterima. Semakin pendek dari hari pertama PPDB mancapai 1,5 kilometer. “Namun perubahan jarak kemarin tidak signifikan,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Berkreasi, Bernyanyi, Tertawa Bersama, Dapat Hadiah

Sumarmin menjelaskan jarak terjauh pendaftar diterima di sekolahnya terkecil dibanding SMAN lainnya. Sehingga persaingan pendaftar ketat bersaing jarak terdekat rumah dengan sekolah. Sedangkan beberapa SMAN di perkotaan lainnya masih di atas 3 km hingga puluhan kilometer.

Kecilnya jarak rumah pendaftar, menurut Sumarmin, karena beberapa kelurahan dan desa berada di sekitar sekolahnya. Sepeti Kelurahan Klangon, Desa Kauman, serta Kelurahan Kepatihan. “Dari kelurahan dan desa tersebut jarak terdekat ke SMAN 1 Bojonegoro,” jelasnya.

Wakil ketua musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMAN di Bojonegoro itu memperkirakan masih ada kemungkinan pendaftar diterima berubah. Tentu ketika ada pendaftar dengan jarak lebih dekat belum mendaftar. “Bisa jadi pendaftar menyimpan jarak terdekat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dianiaya di Rumah Kos, Sepasang Suami Istri Kritis

Pihaknya mengaku tidak mengetahui pendaftar yang tergeser masuk. Namun melihat data pertambahan pendaftar pada hari kedua PPDB tidak banyak. Masih ada beberapa SMAN belum terpenuhi pagunya. Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hari ini pastinya masih ada pendaftar karena radiusnya masih riskan.

Di sekolahnya radius terjauh pendaftar diterima mengecil. Hari pertama radius terjauh diterima 6 kilometer, sedangkan hari kedua PPDB menjadi 3 kilometer. Dan hari ini PPDB terakhir diperkirakan semakin mengecil. “Sedangkan jarak terdekat pendaftar diterima tidak akan berubah. Sudah daftar sejak awal karena tidak ada keraguan,” jelasnya. (irv)

Radar Bojonegoro – Persaingan ketat mendaftar jalur zonasi SMAN 1 Bojonegoro dan SMAN 2 Bojonegoro. Pen daftar terus berubah karena ada calon siswa yang rumahnya dekat baru mendaftar. Persaingan akan berlanjut hari ini (29/5) sebagai batas akhir PPDB jalur zonasi.

Hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) kemarin (28/5) jarak terjauh pendaftar diterima di dua SMAN tersebut lebih rendah dibanding hari pertama. Juga terendah dibanding SMAN lainnya. Berdasar data pemeringkatan zonasi sementara PPDB Jatim di Bojonegoro, jarak terjauh pendaftar di SMAN 1 Bojonegoro yakni 1,3 kilometer (km). Sedangkan, SMAN 2 Bojonegoro radius 3 kilometer.

Angka itu menunjukkan pendaftar di dua SMAN di perkotaan itu begitu ketat. Kepala SMAN 1 Bojonegoro Sumarmin mengatakan, kemarin sore ada pergerakan 1,3 kilometer jarak terjauh pendaftar diterima. Semakin pendek dari hari pertama PPDB mancapai 1,5 kilometer. “Namun perubahan jarak kemarin tidak signifikan,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Bangga Jadi Duta Pelayanan

Sumarmin menjelaskan jarak terjauh pendaftar diterima di sekolahnya terkecil dibanding SMAN lainnya. Sehingga persaingan pendaftar ketat bersaing jarak terdekat rumah dengan sekolah. Sedangkan beberapa SMAN di perkotaan lainnya masih di atas 3 km hingga puluhan kilometer.

Kecilnya jarak rumah pendaftar, menurut Sumarmin, karena beberapa kelurahan dan desa berada di sekitar sekolahnya. Sepeti Kelurahan Klangon, Desa Kauman, serta Kelurahan Kepatihan. “Dari kelurahan dan desa tersebut jarak terdekat ke SMAN 1 Bojonegoro,” jelasnya.

Wakil ketua musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMAN di Bojonegoro itu memperkirakan masih ada kemungkinan pendaftar diterima berubah. Tentu ketika ada pendaftar dengan jarak lebih dekat belum mendaftar. “Bisa jadi pendaftar menyimpan jarak terdekat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peternak Iguana Lamongan, Miliknya Bisa Laku Puluhan Juta di Thailand

Pihaknya mengaku tidak mengetahui pendaftar yang tergeser masuk. Namun melihat data pertambahan pendaftar pada hari kedua PPDB tidak banyak. Masih ada beberapa SMAN belum terpenuhi pagunya. Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hari ini pastinya masih ada pendaftar karena radiusnya masih riskan.

Di sekolahnya radius terjauh pendaftar diterima mengecil. Hari pertama radius terjauh diterima 6 kilometer, sedangkan hari kedua PPDB menjadi 3 kilometer. Dan hari ini PPDB terakhir diperkirakan semakin mengecil. “Sedangkan jarak terdekat pendaftar diterima tidak akan berubah. Sudah daftar sejak awal karena tidak ada keraguan,” jelasnya. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/