alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Disdik Masih Kaji Penerapan New Normal pada Tahun Ajaran Baru

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tahun ajaran baru sekolah 2020/2021 akan berlangsung pertengahan Juli mendatang. Namun, penerapan sistem belajar di rumah berpotensi masih berlaku. Mengingat perkembangan kondisi Covid-19 di Kota Ledre belum menunjukkan penurunan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro masih mengkaji sistem belajar di rumah atau penerapan New Normal pembelajaran di sekolah mendatang. ‘’Terkait sistem proses belajar normal atau masuk ke sekolah, masih dikaji,” kata Kepala Disdik Bojonegoro Dandi Suprayitno kemarin (28/5).

Menurut dia, kurikulum pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sementara tidak ada pihak yang bisa memastikan waktu berakhirnya pandemi. Sehingga sekolah berpotensi belum bisa memberlakukan sistem belajar normal pada tahun ajaran baru mendatang.

Baca Juga :  Forum Lintas Partai-Lintas Fraksi DPRD Tuban Periode 2014-2019

‘’Kami akan mulai memformulasikan panduan di era New Normal. Lebih tepatnya update panduan belajar,” ujar Dandi.

Menurut dia, panduan belajar selama Covid-19 sudah tersedia. Juga telah dijalankan semenjak pandemi merebak pertengahan Maret lalu. Hanya, pihaknya hendak membuat panduan belajar yang lebih efektif. Berdasarkan evaluasi dari panduan sebelumnya.

‘’Masih kami kaji. Apakah semua bisa full seperti sekarang atau nanti dibuat sebagian bisa masuk sekolah dengan protokol ketat,” jelas dia.

Intinya ia tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Tetap berkoordinasi dengan tim gugus tugas setempat. Namun, sedianya pemerintah pusat telah memberikan kewenangan kepada daerah untuk menentukan formulasinya. ‘’Sesuai kondisi di daerah masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga :  Progres EPC GPF Masih Sedikit 

Sedianya tahun ajaran baru akan berlangsung pertengahan. Mulai aktifnya pada akhir Juli. Namun segala prosesnya telah dimulai sejak akhir Juni. Yakni  Termasuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan sebagainya.

‘’Intinya tidak ada perubahan (kalender akademik). Sedangkan untuk juknis PPDB dalam proses finalisasi,” tutur dia.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tahun ajaran baru sekolah 2020/2021 akan berlangsung pertengahan Juli mendatang. Namun, penerapan sistem belajar di rumah berpotensi masih berlaku. Mengingat perkembangan kondisi Covid-19 di Kota Ledre belum menunjukkan penurunan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro masih mengkaji sistem belajar di rumah atau penerapan New Normal pembelajaran di sekolah mendatang. ‘’Terkait sistem proses belajar normal atau masuk ke sekolah, masih dikaji,” kata Kepala Disdik Bojonegoro Dandi Suprayitno kemarin (28/5).

Menurut dia, kurikulum pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sementara tidak ada pihak yang bisa memastikan waktu berakhirnya pandemi. Sehingga sekolah berpotensi belum bisa memberlakukan sistem belajar normal pada tahun ajaran baru mendatang.

Baca Juga :  Dua Petugas Pemilu Meninggal

‘’Kami akan mulai memformulasikan panduan di era New Normal. Lebih tepatnya update panduan belajar,” ujar Dandi.

Menurut dia, panduan belajar selama Covid-19 sudah tersedia. Juga telah dijalankan semenjak pandemi merebak pertengahan Maret lalu. Hanya, pihaknya hendak membuat panduan belajar yang lebih efektif. Berdasarkan evaluasi dari panduan sebelumnya.

‘’Masih kami kaji. Apakah semua bisa full seperti sekarang atau nanti dibuat sebagian bisa masuk sekolah dengan protokol ketat,” jelas dia.

Intinya ia tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Tetap berkoordinasi dengan tim gugus tugas setempat. Namun, sedianya pemerintah pusat telah memberikan kewenangan kepada daerah untuk menentukan formulasinya. ‘’Sesuai kondisi di daerah masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga :  Bojonegoro Lancar, Lamongan Internet Sempat Trouble 

Sedianya tahun ajaran baru akan berlangsung pertengahan. Mulai aktifnya pada akhir Juli. Namun segala prosesnya telah dimulai sejak akhir Juni. Yakni  Termasuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan sebagainya.

‘’Intinya tidak ada perubahan (kalender akademik). Sedangkan untuk juknis PPDB dalam proses finalisasi,” tutur dia.

Artikel Terkait

Most Read

Menang Tanpa Berkeringat

Tangkap Pencuri Tas Pedagang Pasar

BPD Pertanyakan Anggaran Pembinaan

Kini.. Produksi Bata, Bergantung Cuaca

Artikel Terbaru


/