alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Santri Melek Teknologi

TUBAN – Purnasiswa kelas XII dan wisuda I Program Pendidikan Terapan Teknologi Informatika dan Komunikasi (Prodistik) MA Islamiyah Senori berlangsung kemarin (28/4). Bertempat di halaman sekolah setempat, kegiatan pelepasan dan pengukuhan siswa itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Drs. Sahid, MM., Ketua Yayasan Sunnattunnur KH. Muhammad Muhyiddin Munnawar, serta tamu undangan dari tim Prodistik Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya M. Zainul Asrori, M.Si.

Kepala MA Islamiyah Senori A. Musta’in, S.Ag. mengatakan, prosesi pelepasan dan wisuda ini diikuti sebanyak 242 siswa. Adapun jumlah siswa Prodistik yang diwisuda sebanyak 116 siswa. Prodistik merupakan program kejuruan hasil kerja sa ma dengan ITS Surabaya yang berlangsung sejak 2016. ‘’MoU (memorandum of understanding) dilaksanakan pada 7 Agustus 2016,’’ tuturnya.

Musta’in menyampaikan, program teknologi ini ditempuh siswa selama lima semester dengan mengerjakan tugas akhir (TU) yang menjadi syarat bisa diwisuda dan men dapatkan surat keterangan pen damping ijazah (SKPI). ‘’Ada tiga jurusan yang dipilih MA Islamiyah Senori dalam program Prodistik ini. Yakni, desain grafis, programming, dan admistrasi perkantoran,’’ terang dia. Musta’in menyampaikan, sebelumnya, MA Islamiyah Senori juga menjalin kerja sama dengan CV Trust Unified System Surabaya dalam program Microsoft Learning Partner. Namun, kerja sama tersebut sudah berakhir pada 2018 lalu. ‘’Karena MoU dengan CV Trust Unified System Surabaya sudah berakhir, kini seluruh siswa diikutkan dalam program Prodistik ITS Surabaya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Situng Belum Bisa Dijadikan Acuan

Kendati program anyar, para siswa Prodistik MA Islamiyah Senori telah berhasil menorehkan prestasi pada ajang Prodistik Competition in IT New Generation 2017 (Procommit-NG v7.0). Yakni, sebagai juara harapan 3 Exel Programing dan peringkat 9 lomba robot cerdas. Sementara pada ajang Procommit-NG V8.0 pada 2018 lalu berhasil meraih juara harapan 2 desain grafis dan peringkat 5 lomba robot cerdas. ‘’Kita sangat bersyukur, meski baru berdiri, tapi sudah banyak prestasi yang berhasil kita raih. Semoga ke depan semakin banyak lagi prestasi yang berhasil diraih,’’ harapannya.

Sekadar diketahui, saat ini MA Islamiyah Senori memiliki 680 siswa yang terbagi dalam tiga jurusan. Yakni, IPA, IPS, dan bahasa. Mayoritas siswa merupakan santri pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kecamatan Senori. ‘’Konsep pendidikan yang kita pakai adalah memadukan pendidikan salaf dan teknologi. Harapannya, selain memiliki karakter akhlak mulia, para lulusan MA Islamiyah Senori juga mampu menghadapi persaingan global’’ tandasnya.

Baca Juga :  Siap Cetak Nakes Berdaya Saing Internasional

Kepala Kemenag Tuban M. Sahid memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan purnasiswa dan wisuda ke-1 Prodistik tersebut. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di kantor Kemenag Tuban ini berpesan kepada seluruh siswa, guru, dan wali murid untuk terus menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (rif)

TUBAN – Purnasiswa kelas XII dan wisuda I Program Pendidikan Terapan Teknologi Informatika dan Komunikasi (Prodistik) MA Islamiyah Senori berlangsung kemarin (28/4). Bertempat di halaman sekolah setempat, kegiatan pelepasan dan pengukuhan siswa itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Drs. Sahid, MM., Ketua Yayasan Sunnattunnur KH. Muhammad Muhyiddin Munnawar, serta tamu undangan dari tim Prodistik Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya M. Zainul Asrori, M.Si.

Kepala MA Islamiyah Senori A. Musta’in, S.Ag. mengatakan, prosesi pelepasan dan wisuda ini diikuti sebanyak 242 siswa. Adapun jumlah siswa Prodistik yang diwisuda sebanyak 116 siswa. Prodistik merupakan program kejuruan hasil kerja sa ma dengan ITS Surabaya yang berlangsung sejak 2016. ‘’MoU (memorandum of understanding) dilaksanakan pada 7 Agustus 2016,’’ tuturnya.

Musta’in menyampaikan, program teknologi ini ditempuh siswa selama lima semester dengan mengerjakan tugas akhir (TU) yang menjadi syarat bisa diwisuda dan men dapatkan surat keterangan pen damping ijazah (SKPI). ‘’Ada tiga jurusan yang dipilih MA Islamiyah Senori dalam program Prodistik ini. Yakni, desain grafis, programming, dan admistrasi perkantoran,’’ terang dia. Musta’in menyampaikan, sebelumnya, MA Islamiyah Senori juga menjalin kerja sama dengan CV Trust Unified System Surabaya dalam program Microsoft Learning Partner. Namun, kerja sama tersebut sudah berakhir pada 2018 lalu. ‘’Karena MoU dengan CV Trust Unified System Surabaya sudah berakhir, kini seluruh siswa diikutkan dalam program Prodistik ITS Surabaya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mengakar ke Bumi Menggapai ke Langit

Kendati program anyar, para siswa Prodistik MA Islamiyah Senori telah berhasil menorehkan prestasi pada ajang Prodistik Competition in IT New Generation 2017 (Procommit-NG v7.0). Yakni, sebagai juara harapan 3 Exel Programing dan peringkat 9 lomba robot cerdas. Sementara pada ajang Procommit-NG V8.0 pada 2018 lalu berhasil meraih juara harapan 2 desain grafis dan peringkat 5 lomba robot cerdas. ‘’Kita sangat bersyukur, meski baru berdiri, tapi sudah banyak prestasi yang berhasil kita raih. Semoga ke depan semakin banyak lagi prestasi yang berhasil diraih,’’ harapannya.

Sekadar diketahui, saat ini MA Islamiyah Senori memiliki 680 siswa yang terbagi dalam tiga jurusan. Yakni, IPA, IPS, dan bahasa. Mayoritas siswa merupakan santri pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kecamatan Senori. ‘’Konsep pendidikan yang kita pakai adalah memadukan pendidikan salaf dan teknologi. Harapannya, selain memiliki karakter akhlak mulia, para lulusan MA Islamiyah Senori juga mampu menghadapi persaingan global’’ tandasnya.

Baca Juga :  Bisnis Desain Grafis Sasar Luar Kota

Kepala Kemenag Tuban M. Sahid memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan purnasiswa dan wisuda ke-1 Prodistik tersebut. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di kantor Kemenag Tuban ini berpesan kepada seluruh siswa, guru, dan wali murid untuk terus menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (rif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/