alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

PKB Optimistis, PDIP Bimbang, PAN Kritis

BOJONEGORO – Peta perolehan kursi DPR provinsi daerah pemilihan (dapil) Bojonegoro-Tuban masih terus diterka. Meski banyak muncul rekap data. Namun, para calon anggota legislatif (caleg) yang namanya dirasa aman pun masih belum bisa tidur nyenyak.

Data hitung cepat yang diterima Jawa Pos Radar Bojonegoro, total perolehan partai tertinggi di dapil ini, yakni PKB. Persentasenya 26 persen. Disusul PDIP 17 persen. Kemudian, Partai Golkar 15 persen. Partai Demokrat 10 persen. Sedangkan, Partai Gerindra 6 persen. Disusul PAN 5 persen.

Beredar nama-nama yang menguat untuk duduk di kursi DPRD provinsi. Di antaranya caleg PKB Khozana Hidayati. Kemudian, Partai Golkar Aditya Halindra Faridzky.

Muncul juga caleg gaek PDIP Perjuangan, Go Tjong Ping. Kemudian muncul juga nama caleg PDI Perjuangan, Karjo.

Adapun di urutan selanjutnya muncul caleg dari PKB, Fauzan Fuadi. Selain itu, ada juga Caleg PAN Agung Supriyanto. Kemudian, ada Caleg Golkar Freddy Poernomo.

Meski demikian, para politisi masih harus bersabar. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten hingga KPU pusat belum menggelar pleno penetapan caleg terpilih.

Sesuai rekapitulasi yang mengacu dokumen C1 dan DA-1, calon legislator yang berpeluang duduk di kursi DPRD Provinsi Jatim mulai kelihatan.

Baca Juga :  Pohon Kering, Buah Salak Tak Berkembang

Hasilnya, PKB optimistis dapat 2 kursi, PDIP hampir pasti dapat 1 kursi dan berpeluang 2 kursi, sedangkan PAN masih harap-harap cemas untuk merebut kembali kursinya.

“Kami sudah menghitung dengan dua metode, mengacu C1 dan DA-1, hasilnya PKB dapat dua kursi,” kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi kemarin (28/4).

Dia menuturkan, proses penghitungan yang menggunakan C1 belum kelar, sebaliknya yang mengacu DA-1 sudah tuntas. Dan hasilnya PKB di dapil XII (Bojonegoro-Tuban), berpeluang mendapatkan dua kursi.

Sesuai hasil penghitungannya, dari PKB yang berhak mendapatkan kursi di DPRD Jatim dari PKB adalah Khozanah Hidayati dan Fauzan Fuadi.

“Tepatnya kursi pertama dan keempat,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu caleg DPRD provinsi dapil XII dari PDIP Go Tjong Ping memastikan untuk satu kursi sudah hampir pasti. Namun, untuk kursi kedua dari PDIP pihaknya masih belum bisa memastikan.

Alasannya, belum mengantongi data yang pasti dari rekapitulasi di Bojonegoro.

Sehingga, dia enggan berkomentar lebih banyak tentang potensi dua kursi yang bakal diraih partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Saya belum bisa memastikan dua kursi, karena kami juga masih belum tahu pasti data dari partai lain,” ujarnya via ponsel.

Salah satu caleg DPRD Provinsi Dapil XII Agung Supriyanto setelah melihat hasil penghitungan internalnya, jatah kursi ke tujuh DPRD Jatim, berpotensi menjadi hak partai berlambang matahari itu.

Baca Juga :  Cukai Rokok Naik, Tak Memicu Pengurangan Pekerja

Sehingga, dia akan terus mengawal rekapitulasi di KPU hingga ada penetapan resmi tentang perolehan jatah kursi ke tujuh untuk dapil XII.

“Setelah melihat data dari Tuban dan Bojonegoro, ada peluang besar,” katanya via ponsel.

Sementara itu, salah satu caleg DPRD Provinsi Dapil XII Freddy Poernomo memastikan suaranya di Bojonegoro cukup tinggi, namun untuk Kabupaten Tuban dia mengaku kalah dengan caleg lain.

Karena Golkar hanya berpotensi dapat satu kursi, maka dia mengakui belum berhasil merebut kursinya, karena ada caleg lain di internal Golkar yang mendapatkan suara lebih tinggi darinya.

“Bojonegoro saya menang, tapi Tuban saya KO,” tuturnya sambil tersenyum.

Ketua KPUK Tuban Kasmuri menegaskan, sampai saat ini belum ada hasil penghitungan resmi yang dirilis KPUK Tuban. Hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah kelompok, itu adalah hasil sementara.

“KPU masih melakukan proses tahapan rekapitulasi,” ujarnya.

Divisi Teknis Penyelenggara KPUK Tuban Salamun menambahkan, Jumat (26/4) lalu seluruh proses rekapitulasi di tingkat kecamatan telah selesai dilaksanakan. Kini tinggal giliran rekapitulasi di tingkat kabupaten.

“Rekapitulasi di tingkat KPU kabupaten dimulai tanggal 20 April hingga 7 Mei. Kita mulai (start rekap, Red) tanggal 30 April,” terang dia.

BOJONEGORO – Peta perolehan kursi DPR provinsi daerah pemilihan (dapil) Bojonegoro-Tuban masih terus diterka. Meski banyak muncul rekap data. Namun, para calon anggota legislatif (caleg) yang namanya dirasa aman pun masih belum bisa tidur nyenyak.

Data hitung cepat yang diterima Jawa Pos Radar Bojonegoro, total perolehan partai tertinggi di dapil ini, yakni PKB. Persentasenya 26 persen. Disusul PDIP 17 persen. Kemudian, Partai Golkar 15 persen. Partai Demokrat 10 persen. Sedangkan, Partai Gerindra 6 persen. Disusul PAN 5 persen.

Beredar nama-nama yang menguat untuk duduk di kursi DPRD provinsi. Di antaranya caleg PKB Khozana Hidayati. Kemudian, Partai Golkar Aditya Halindra Faridzky.

Muncul juga caleg gaek PDIP Perjuangan, Go Tjong Ping. Kemudian muncul juga nama caleg PDI Perjuangan, Karjo.

Adapun di urutan selanjutnya muncul caleg dari PKB, Fauzan Fuadi. Selain itu, ada juga Caleg PAN Agung Supriyanto. Kemudian, ada Caleg Golkar Freddy Poernomo.

Meski demikian, para politisi masih harus bersabar. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten hingga KPU pusat belum menggelar pleno penetapan caleg terpilih.

Sesuai rekapitulasi yang mengacu dokumen C1 dan DA-1, calon legislator yang berpeluang duduk di kursi DPRD Provinsi Jatim mulai kelihatan.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Bahas Penyesuaian Anggaran,┬áSepakati Sanksi Kemenkeu

Hasilnya, PKB optimistis dapat 2 kursi, PDIP hampir pasti dapat 1 kursi dan berpeluang 2 kursi, sedangkan PAN masih harap-harap cemas untuk merebut kembali kursinya.

“Kami sudah menghitung dengan dua metode, mengacu C1 dan DA-1, hasilnya PKB dapat dua kursi,” kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi kemarin (28/4).

Dia menuturkan, proses penghitungan yang menggunakan C1 belum kelar, sebaliknya yang mengacu DA-1 sudah tuntas. Dan hasilnya PKB di dapil XII (Bojonegoro-Tuban), berpeluang mendapatkan dua kursi.

Sesuai hasil penghitungannya, dari PKB yang berhak mendapatkan kursi di DPRD Jatim dari PKB adalah Khozanah Hidayati dan Fauzan Fuadi.

“Tepatnya kursi pertama dan keempat,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu caleg DPRD provinsi dapil XII dari PDIP Go Tjong Ping memastikan untuk satu kursi sudah hampir pasti. Namun, untuk kursi kedua dari PDIP pihaknya masih belum bisa memastikan.

Alasannya, belum mengantongi data yang pasti dari rekapitulasi di Bojonegoro.

Sehingga, dia enggan berkomentar lebih banyak tentang potensi dua kursi yang bakal diraih partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Saya belum bisa memastikan dua kursi, karena kami juga masih belum tahu pasti data dari partai lain,” ujarnya via ponsel.

Salah satu caleg DPRD Provinsi Dapil XII Agung Supriyanto setelah melihat hasil penghitungan internalnya, jatah kursi ke tujuh DPRD Jatim, berpotensi menjadi hak partai berlambang matahari itu.

Baca Juga :  Cukai Rokok Naik, Tak Memicu Pengurangan Pekerja

Sehingga, dia akan terus mengawal rekapitulasi di KPU hingga ada penetapan resmi tentang perolehan jatah kursi ke tujuh untuk dapil XII.

“Setelah melihat data dari Tuban dan Bojonegoro, ada peluang besar,” katanya via ponsel.

Sementara itu, salah satu caleg DPRD Provinsi Dapil XII Freddy Poernomo memastikan suaranya di Bojonegoro cukup tinggi, namun untuk Kabupaten Tuban dia mengaku kalah dengan caleg lain.

Karena Golkar hanya berpotensi dapat satu kursi, maka dia mengakui belum berhasil merebut kursinya, karena ada caleg lain di internal Golkar yang mendapatkan suara lebih tinggi darinya.

“Bojonegoro saya menang, tapi Tuban saya KO,” tuturnya sambil tersenyum.

Ketua KPUK Tuban Kasmuri menegaskan, sampai saat ini belum ada hasil penghitungan resmi yang dirilis KPUK Tuban. Hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah kelompok, itu adalah hasil sementara.

“KPU masih melakukan proses tahapan rekapitulasi,” ujarnya.

Divisi Teknis Penyelenggara KPUK Tuban Salamun menambahkan, Jumat (26/4) lalu seluruh proses rekapitulasi di tingkat kecamatan telah selesai dilaksanakan. Kini tinggal giliran rekapitulasi di tingkat kabupaten.

“Rekapitulasi di tingkat KPU kabupaten dimulai tanggal 20 April hingga 7 Mei. Kita mulai (start rekap, Red) tanggal 30 April,” terang dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/