alexametrics
28.3 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Usulkan 375 Formasi CPNS Guru

BOJONEGORO – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini, usulan formasi guru lebih banyak dibanding lainnya. Sebab, kebutuhan guru lebih banyak dibanding aparatur sipil negara (ASN) lainnya. Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bojonegoro Zainuddin mengatakan, telah mengusulkan formasi guru sebanyak 375 dari total usulan CPNS sebanyak 600. Formasi lainnya 44 tenaga teknis dan 181 tenaga medis.

Jumlah formasi guru terbanyak karena kebutuhannya cukup banyak. “Paling banyak kebutuhan guru SD, karena sudah banyak yang pensiun,” ungkap Zainuddin rabu (28/3). Zainuddin menjelaskan, formasi yang diusulkan hingga kini masih belum ada kejelasan. Apakah akan disetujui semuanya atau tidak. Sebab, Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Negera (BKN) masih belum menentukan. ”Informasinya usai pilkada formasinya baru diumumkan,” jelasnya. Zainuddin menjelaskan, formasi yang diusulkan tersebut belum bisa dipastikan apakah akan disetujui semuanya.

Baca Juga :  Tunggakan Pajak Samsat Capai Rp 10 Miliar

Sebab, usulan formasi biasanya hanya turun 50 persen atau lebih. Sebab, semua daerah juga mengajukan formasi kebutuhan PNS. ”Saat ini tinggal menunggu dari pusat berapa formasi y a n g diberikan. Kami berharap diberikan sesuai usulan,” jelasnya. Kabid Pengadaan dan Pemberhentian BKPP Mulyadi menambahkan, BKN juga memiliki syarat lain memberikan formasi. Daerah yang belanja pegawainya melebihi 50 persen pegawai tidak akan diberikan formasi. Sebab, beban anggaran daerah sudah terlalu banyak untuk membayar pegawai.

Sebab, selain untuk gaji pegawai juga harus melaksanakan pembangunan. ”Ini menjadi pedoman dalam menentukan apakah diberi formasi atau tidak,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Rekrutmen CPNS diperkirakan akan menggunakan sistem komputer. Itu sudah pernah dilaksanakan pada 2014 silam. ”Kemungkinan besar itu. Tapi kami juga belum bisa memastikan,” jelasnya. Pj S ekda Bojonegoro Yayan Rohman mengatakan, tahun ini sudah dipastikan ada rekrutmen CPNS. Namun, dia meminta masyarakat tidak terkecoh oleh oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan uang. Sebab, ujian CPNS dipastikan bersih. 

Baca Juga :  Nol Pelamar, Sementara Andalkan Dokter Spesialis Non-PNS

BOJONEGORO – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini, usulan formasi guru lebih banyak dibanding lainnya. Sebab, kebutuhan guru lebih banyak dibanding aparatur sipil negara (ASN) lainnya. Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bojonegoro Zainuddin mengatakan, telah mengusulkan formasi guru sebanyak 375 dari total usulan CPNS sebanyak 600. Formasi lainnya 44 tenaga teknis dan 181 tenaga medis.

Jumlah formasi guru terbanyak karena kebutuhannya cukup banyak. “Paling banyak kebutuhan guru SD, karena sudah banyak yang pensiun,” ungkap Zainuddin rabu (28/3). Zainuddin menjelaskan, formasi yang diusulkan hingga kini masih belum ada kejelasan. Apakah akan disetujui semuanya atau tidak. Sebab, Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Negera (BKN) masih belum menentukan. ”Informasinya usai pilkada formasinya baru diumumkan,” jelasnya. Zainuddin menjelaskan, formasi yang diusulkan tersebut belum bisa dipastikan apakah akan disetujui semuanya.

Baca Juga :  Disebabkan Usia, Mayoritas Honorer K2 Tak Lolos Pasing Grade

Sebab, usulan formasi biasanya hanya turun 50 persen atau lebih. Sebab, semua daerah juga mengajukan formasi kebutuhan PNS. ”Saat ini tinggal menunggu dari pusat berapa formasi y a n g diberikan. Kami berharap diberikan sesuai usulan,” jelasnya. Kabid Pengadaan dan Pemberhentian BKPP Mulyadi menambahkan, BKN juga memiliki syarat lain memberikan formasi. Daerah yang belanja pegawainya melebihi 50 persen pegawai tidak akan diberikan formasi. Sebab, beban anggaran daerah sudah terlalu banyak untuk membayar pegawai.

Sebab, selain untuk gaji pegawai juga harus melaksanakan pembangunan. ”Ini menjadi pedoman dalam menentukan apakah diberi formasi atau tidak,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. Rekrutmen CPNS diperkirakan akan menggunakan sistem komputer. Itu sudah pernah dilaksanakan pada 2014 silam. ”Kemungkinan besar itu. Tapi kami juga belum bisa memastikan,” jelasnya. Pj S ekda Bojonegoro Yayan Rohman mengatakan, tahun ini sudah dipastikan ada rekrutmen CPNS. Namun, dia meminta masyarakat tidak terkecoh oleh oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan uang. Sebab, ujian CPNS dipastikan bersih. 

Baca Juga :  Nol Pelamar, Sementara Andalkan Dokter Spesialis Non-PNS

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/