alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Suket e-KTP Bisa untuk Pilgub

KOTA – Surat keterangan (suket) pengganti KTP elektronika (e-KTP) bisa dipakai untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jatim Juni mendatang. Namun untuk pemilu legislative (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun depan masih menunggu regulasi baru. ‘’Penduduk dengan suket bisa mengikuti pilgub. Sedangkan untuk pileg dan pilpres menunggu regulasi dari pusat. Sampai sekarang (rabu,Red) belum turun,’’ kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan, Sugeng Widodo rabu (28/3).

Meski begitu, tutur dia, warga Lamongan lebih baik segera mengurus e-KTP yang belum memiliki. Termasuk yang masih memiliki suket e-KTP, segera menukarkan dengan e-KTP. ‘’Kalau sudah memiliki e-KTP akan lebih aman. Karena dipastikan bisa dipakai untuk pilgub, pileg maupun pilpres, termasuk untuk berbagai kebutuhannya. Misalnya, untuk urusan bank, jual-beli, dan lainnya,’’ terang dia. Menurut Sugeng, berdasarkan data sementara, jumah penduduk wajib e-KTP di Lamongan sebanyak 1.047.789 jiwa.

Baca Juga :  Stok Blangko E-KTP Langka

Sedangkan yang telah memiliki e-KTP regular sebanyak 967.074 jiwa. Sehingga kekurangannya masih 80.715 jiwa. ‘’Kami harapkan, warga yang belum memiliki e-KTP segera melakukan perekaman, agar segera bisa memiliki e-KTP,’’ tukasnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Lamongan itu menjelaskan, meski sudah melakukan perekaman, warga tidak bisa langsung melakukan pencetakan. Karena data harus disinkronkan dulu dengan data pusat. “Prosesnya agak lama, karena pemutakhiran data itu untuk seluruh Indonesia,” ungkapnya. 

KOTA – Surat keterangan (suket) pengganti KTP elektronika (e-KTP) bisa dipakai untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jatim Juni mendatang. Namun untuk pemilu legislative (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun depan masih menunggu regulasi baru. ‘’Penduduk dengan suket bisa mengikuti pilgub. Sedangkan untuk pileg dan pilpres menunggu regulasi dari pusat. Sampai sekarang (rabu,Red) belum turun,’’ kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan, Sugeng Widodo rabu (28/3).

Meski begitu, tutur dia, warga Lamongan lebih baik segera mengurus e-KTP yang belum memiliki. Termasuk yang masih memiliki suket e-KTP, segera menukarkan dengan e-KTP. ‘’Kalau sudah memiliki e-KTP akan lebih aman. Karena dipastikan bisa dipakai untuk pilgub, pileg maupun pilpres, termasuk untuk berbagai kebutuhannya. Misalnya, untuk urusan bank, jual-beli, dan lainnya,’’ terang dia. Menurut Sugeng, berdasarkan data sementara, jumah penduduk wajib e-KTP di Lamongan sebanyak 1.047.789 jiwa.

Baca Juga :  Penuh Haru, Zara Dan Keluarganya Ucapkan Terima Kasih

Sedangkan yang telah memiliki e-KTP regular sebanyak 967.074 jiwa. Sehingga kekurangannya masih 80.715 jiwa. ‘’Kami harapkan, warga yang belum memiliki e-KTP segera melakukan perekaman, agar segera bisa memiliki e-KTP,’’ tukasnya. Mantan Kabag Humas Pemkab Lamongan itu menjelaskan, meski sudah melakukan perekaman, warga tidak bisa langsung melakukan pencetakan. Karena data harus disinkronkan dulu dengan data pusat. “Prosesnya agak lama, karena pemutakhiran data itu untuk seluruh Indonesia,” ungkapnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/