alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Pemkab Blora Beri Bantuan kepada Petani 

BLORA – Tekad Pemkab Blora untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang menjadi penopang perekonomian kabupaten di ujung timur Jawa Tengah ini terus dilakukan. Pemkab Blora melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan kembali menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani Selasa (20/3). Bertempat di halaman kantor dinas pertanian yang ada di jalan Blora-Jepon, penyerahan bantuan alsintan dilakukan langsung oleh Bupati Djoko Nugroho. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Reni Miharti, dalam sambutannya menerangkan jumlah alsintan yang dibagikan kali ini sebanyak 99 buah berasal dari anggaran APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten tahun 2018.

“Dari APBN ada bantuan traktor roda dua sebanyak 15 unit, rice transplanter 2 unit, cultivator 3 unit, dan rota tanam 1 unit. Kemudian APBD Provinsi ada bantuan power thresser 5 unit, dan corn sheller 3 unit.

Baca Juga :  Infrastruktur Harus Ramah Disabilitas di Blora

Sedangkan APBD Kabupaten kita adakan bantuan traktor roda dua sebanyak 70 unit,” kata Reni.  Semuanya merupakan pengadaan di tahun 2018 untuk kelompok tani yang sudah mengajukan bantuan dan terverifikasi oleh tim dinas pertanian dan ketahanan pangan, sehingga pantas menerima alsintan.

Jumlahnya ada 99 kelompok tani, di mana masing-masing kelompok tani mendapatkan satu buah alsintan.Bupati Djoko Nugroho sebelum menyerahkan alsintan, terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh kelompok tani calon penerima.

Dia berpesan agar bantuan alsintan ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil pertanian kelompok tani. Alat ini nanti untuk kelompok tani. Artinya, lanjut Kokok, ini merupakan milik bersama dan digunakan bersama-sama secara bergantian, bukan milik pribadi.

Baca Juga :  Tekan Harga Telur, Kapolres Komando Sidak Peternakan 

Boleh disewakan kepada petani lain di luar kelompok tani tetapi jangan mahal-mahal.“Ojo didol, nek konangan ngko ra tak wek i bantuan neh (Jangan dijual, kalau ketahuan dijual nanti tidak akan diberikan bantuan lagi),” ujar bupati.

Tidak hanya menyerahkan alsintan secara simbolis, bupati juga meminta kepada seluruh kelompok tani untuk mencoba menyalakan alsintan yang diberikan secara bersama-sama di halaman dinas pertanian guna mengecek kondisi alat yang memang masih baru.(*)

BLORA – Tekad Pemkab Blora untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang menjadi penopang perekonomian kabupaten di ujung timur Jawa Tengah ini terus dilakukan. Pemkab Blora melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan kembali menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani Selasa (20/3). Bertempat di halaman kantor dinas pertanian yang ada di jalan Blora-Jepon, penyerahan bantuan alsintan dilakukan langsung oleh Bupati Djoko Nugroho. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Reni Miharti, dalam sambutannya menerangkan jumlah alsintan yang dibagikan kali ini sebanyak 99 buah berasal dari anggaran APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten tahun 2018.

“Dari APBN ada bantuan traktor roda dua sebanyak 15 unit, rice transplanter 2 unit, cultivator 3 unit, dan rota tanam 1 unit. Kemudian APBD Provinsi ada bantuan power thresser 5 unit, dan corn sheller 3 unit.

Baca Juga :  Akrab dengan Anak, Sertu Mulyono Rela Antar Ines ke Sekolah

Sedangkan APBD Kabupaten kita adakan bantuan traktor roda dua sebanyak 70 unit,” kata Reni.  Semuanya merupakan pengadaan di tahun 2018 untuk kelompok tani yang sudah mengajukan bantuan dan terverifikasi oleh tim dinas pertanian dan ketahanan pangan, sehingga pantas menerima alsintan.

Jumlahnya ada 99 kelompok tani, di mana masing-masing kelompok tani mendapatkan satu buah alsintan.Bupati Djoko Nugroho sebelum menyerahkan alsintan, terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh kelompok tani calon penerima.

Dia berpesan agar bantuan alsintan ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil pertanian kelompok tani. Alat ini nanti untuk kelompok tani. Artinya, lanjut Kokok, ini merupakan milik bersama dan digunakan bersama-sama secara bergantian, bukan milik pribadi.

Baca Juga :  43 Objek Wisata Bojonegoro Masih Tutup Total

Boleh disewakan kepada petani lain di luar kelompok tani tetapi jangan mahal-mahal.“Ojo didol, nek konangan ngko ra tak wek i bantuan neh (Jangan dijual, kalau ketahuan dijual nanti tidak akan diberikan bantuan lagi),” ujar bupati.

Tidak hanya menyerahkan alsintan secara simbolis, bupati juga meminta kepada seluruh kelompok tani untuk mencoba menyalakan alsintan yang diberikan secara bersama-sama di halaman dinas pertanian guna mengecek kondisi alat yang memang masih baru.(*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/