alexametrics
30.9 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Pemabuk Bacok Pengendara Motor 

TUBAN – Entah apa yang ada dalam benak Dwi Gagah Prakoso alias Klowor, 19. Pemuda yang berdomisili di Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban ini tidak hanya mabuk di tempat umum, namun juga nekat membacok Syukur Ansori, 42, seorang pengendara motor warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban. Akibatnya, korban terkapar dengan luka terbuka di tangan kiri karena menepis serangan.

Belakangan diketahui Gagah salah sasaran. Dia sebenarnya hendak membacok musuh bebuyutannya yang bertikai dengannya karena masalah tanah. Karena dalam kondisi setengah sadar setelah menenggak minuman keras, tersangka langsung membabi buta menyerang korban yang tengah dibonceng Helmi, temannya.

Kepada petugas, Gagah mengaku mendapat kabar musuhnya dari seorang temannya melalui pesan telepon. Begitu mendengar kabar tersebut, dia langsung kalap menyerang korban.Kanitreskrim Polsek Tuban Ipda Rukandar mengatakan, serangan tersebut begitu mendadak.

Baca Juga :  Tim Operasi Jemput Bayi Kembar Siam

Korban bersama temannya sebenarnya hendak mencari makan. Namun, ketika tiba di Jalan Diponegoro, dia diserang  orang bersenjata parang. Begitu mendapat serangan, keduanya yang berdarah-darah memilih kabur dengan motornya ke tempat ramai. ‘’Korban berhasil lolos karena kondisi tersangka setengah sadar,’’ terang dia. 

Begitu mendapat laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka berikut barang buktinya. Pelaku yang ditahan dijerat pasal 351 (1) KUHP. Sangkaannya, penganiayaan.

TUBAN – Entah apa yang ada dalam benak Dwi Gagah Prakoso alias Klowor, 19. Pemuda yang berdomisili di Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban ini tidak hanya mabuk di tempat umum, namun juga nekat membacok Syukur Ansori, 42, seorang pengendara motor warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban. Akibatnya, korban terkapar dengan luka terbuka di tangan kiri karena menepis serangan.

Belakangan diketahui Gagah salah sasaran. Dia sebenarnya hendak membacok musuh bebuyutannya yang bertikai dengannya karena masalah tanah. Karena dalam kondisi setengah sadar setelah menenggak minuman keras, tersangka langsung membabi buta menyerang korban yang tengah dibonceng Helmi, temannya.

Kepada petugas, Gagah mengaku mendapat kabar musuhnya dari seorang temannya melalui pesan telepon. Begitu mendengar kabar tersebut, dia langsung kalap menyerang korban.Kanitreskrim Polsek Tuban Ipda Rukandar mengatakan, serangan tersebut begitu mendadak.

Baca Juga :  Halaman SD Banjir, Bersandal Jepit ke Sekolah

Korban bersama temannya sebenarnya hendak mencari makan. Namun, ketika tiba di Jalan Diponegoro, dia diserang  orang bersenjata parang. Begitu mendapat serangan, keduanya yang berdarah-darah memilih kabur dengan motornya ke tempat ramai. ‘’Korban berhasil lolos karena kondisi tersangka setengah sadar,’’ terang dia. 

Begitu mendapat laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka berikut barang buktinya. Pelaku yang ditahan dijerat pasal 351 (1) KUHP. Sangkaannya, penganiayaan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/