alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Lupa Matikan Kompor, Rumah Terbakar

KOTA –  Sebagian besar bagian rumah milik Supiah, 75, di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tumenggungan, Lamongan ludes terbakar kemarin sore (28/3). Diduga, api berasal dari belakang rumah milik korban. ‘’Sebelum terbakar, saya merebus air untuk mandi sore, namun lupa tidak dimatikan. Hingga terjadi kebakaran,’’ ujar Supiyah.

Korban mengetahui adanya kebakaran setelah api terlihat menjalar ke atas genting bagian belakang. Dia meminta bantuan dan akhirnya diselamatkan salah seorang warga.  

Joko Sudarmono, salah satu anak korban, mengatakan, dirinya mengetahui ibunya memasak air. Setiap sore, ibunya memang memasak air untuk mandi. Sebelum pergi, Joko mengingatkan agar ibunya tidak lupa mematikan kompor. 

‘’Saya kira ibu lupa mematikan kompor. Apalagi  sudah tua, jadinya sering lupa,’’ ujarnya.Joko menjelaskan, ibunya tinggal di rumah tersebut bersama bersama salah satu kakaknya. Namun, saat kejadian kakaknya juga pergi. 

Baca Juga :  Pilih 215 Peserta untuk Babak Final 

‘’Barang di dalam rumah tidak bisa terselamatkan. Kemungkinan kerugian sebesar Rp 150 juta,’’ ujarnya.KBO Reskrim Polres Lamongan, Iptu Suprianto, mengatakan, api cepat membakar rumah karena terbuat dari kayu.

Api bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah petugas PMK dibantu beberapa warga. ‘’Menurut keterangan pemilik rumah yang sudah tua, kompor dinyalakan merebus air namun lupa mematikan,’’ katanya. 

KOTA –  Sebagian besar bagian rumah milik Supiah, 75, di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tumenggungan, Lamongan ludes terbakar kemarin sore (28/3). Diduga, api berasal dari belakang rumah milik korban. ‘’Sebelum terbakar, saya merebus air untuk mandi sore, namun lupa tidak dimatikan. Hingga terjadi kebakaran,’’ ujar Supiyah.

Korban mengetahui adanya kebakaran setelah api terlihat menjalar ke atas genting bagian belakang. Dia meminta bantuan dan akhirnya diselamatkan salah seorang warga.  

Joko Sudarmono, salah satu anak korban, mengatakan, dirinya mengetahui ibunya memasak air. Setiap sore, ibunya memang memasak air untuk mandi. Sebelum pergi, Joko mengingatkan agar ibunya tidak lupa mematikan kompor. 

‘’Saya kira ibu lupa mematikan kompor. Apalagi  sudah tua, jadinya sering lupa,’’ ujarnya.Joko menjelaskan, ibunya tinggal di rumah tersebut bersama bersama salah satu kakaknya. Namun, saat kejadian kakaknya juga pergi. 

Baca Juga :  325 Napi Tetap Tidak Bisa Memilih

‘’Barang di dalam rumah tidak bisa terselamatkan. Kemungkinan kerugian sebesar Rp 150 juta,’’ ujarnya.KBO Reskrim Polres Lamongan, Iptu Suprianto, mengatakan, api cepat membakar rumah karena terbuat dari kayu.

Api bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah petugas PMK dibantu beberapa warga. ‘’Menurut keterangan pemilik rumah yang sudah tua, kompor dinyalakan merebus air namun lupa mematikan,’’ katanya. 

Artikel Terkait

Most Read

Kasus PD Pasar Naik Tahap Penyidikan 

Dua Begal Sadis Dibekuk

Perkeja Bertemu AS Sambiroto di Final

Artikel Terbaru


/