alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Bupati Resmikan Masjid Nurul Ilmi SMPN 1 Lamongan

Radar Lamongan – Pembangunan Masjid SMP Negeri 1 Lamongan (SNESA) “Nurul Ilmi” selesai lebih cepat. Pembangunan sarana ibadah yang terletak di kompleks lembaga pendidikan terbaik di Lamongan itu selesai dua tahun lima bulan. Padahal, estimasinya masjid tiga lantai itu tuntas selama lima tahun. 

Kepala SMPN 1 Lamongan Drs Khoirul Anam, M.Pd mengatakan, berkat dukungan moril dan materil dari civitas yang terdiri atas IKA SNESA, komite, wali murid, dan Pemkab Lamongan, pembangunan Masjid Nurul Ilmi bisa selesai lebih cepat.  

Bahkan, masjid bisa diresmikan langsung oleh Bupati Lamongan Fadeli bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Ke-70 SNESA. “Alhamdulillah donasi terus mengalir. Sekarang kita mempunyai masjid dengan kapasitas 1.000 jamaah. Sebelumnya hanya 30 jamaah (kapasitasnya), sehingga harus bergantian,” ujarnya saat memberikan sambutan peresmian kemarin (28/1). 

Menurut Khoirul Anam, arsitektur bangunannya kontemporer. Bangunan itu didesain arsitek handal dari alumni SNESA. Bangunan tiga lantai tersebut dilengkapi stundent mall exhibition (ruang pameran), koperasi, ruang adiwiyata, kantor IKA SNESA, dan sarana jurnalistik di lantai dasar. 

Lantai kedua digunakan  ruang induk ibadah siswa laki-laki. Lantai tiga ruang induk siswi perempuan yang dilengkapi dengan perpustakaan, ruang takmir, dan kantor remaja masjid. 

Baca Juga :  Melihat Sisa-sisa Benda Lawas di Stasiun Bojonegoro-Cepu

Menurut Khoirul Anam, siswa sengaja digembleng untuk membentuk pondasi keagamaan yang kuat dan baik supaya mereka tidak hanya pandai otaknya. Juga hati dan akhlaqnya. 

Selain itu, pengembangan karakter keagamaan ini menjadi poin penting dalam pendirian Masjid Nurul Ilmi. Jika karakternya terbangun, maka selanjutnya mereka akan memiliki kompetensi tinggi. Sarana prasarana yang representatif telah disiapkan untuk meningkatkan karakter siswa.

 “Saya yakin, masjid ini sudah sangat representatif sebagai sarana penunjang pendidikan karakter anak,” tegasnya. 

Anam menambahkan, peresmian Masjid Nurul Ilmi adalah rangkaian perayaan hari jadi SNESA. 

Sebenarnya, hari jadi sudah ditandai dengan khotmil quran tepat pada 1 Januari lalu dan tasyakuran. Seharusnya dilanjutkan dengan agenda Gowes. Namun, kondisinya saat itu masih PPKM. Sehingga, kegiatan dilanjutkan peresmian masjid. 

Setelah peresmian masjid, masih ada agenda lagi. Yakni, menggali bakat calon siswa-siswi SNESA melalui program S2MEC, STC, dan S2C. Program unggulan yang bergerak di bidang sosial, science, english competition, dan kepramukaan. 

Baca Juga :  Ngopi Sambil Berdiskusi Bersama Teman

Sekolah Idola Lamongan 

Bupati Lamongan H Fadeli, SH.MM, sangat bangga dengan lembaga yang menjadi rujukan nasional ini. Bahkan dia menyebut bahwa SMPN 1 Lamongan merupakan sekolah idola dengan banyaknya prestasi tingkat internasional yang ditorehkan. 

Karena itu, bupati berharap lembaga ini bisa konsisten melahirkan generasi Lamongan yang unggul dan berdaya saing. Sehingga, mereka mampu bertahan dalam situasi apapun. 

SMPN 1 Lamongan sudah menjadi pilot project penerapan digitalclass jauh sebelum pembelajaran sistem daring dilaksanakan. “Saya sangat senang karena sekolah ini tidak hanya unggul di bidang akademik. Tapi mereka juga mempersiapkan pendidikan karakter yang kuat dengan berdirinya Masjid Nurul Ilmi ini,” terangnya. 

Sementara itu, Ketua IKA SNESA Lamongan Deby Kurniawan menjelaskan, alumni sangat senang dan terbuka dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung kemajuan lembaga SNESA. Karena lembaga ini juga menjadi saksi proses perjuangan para alumni untuk meraih keberhasilan seperti sekarang. 

Dia berharap dengan silaturahmi yang terjalin, bisa menjadi motivasi anak-anak sekarang. “Saya ucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Nurul Ilmi dengan harapan pondasi agama di lembaga SNESA semakin baik,” ujarnya.

Radar Lamongan – Pembangunan Masjid SMP Negeri 1 Lamongan (SNESA) “Nurul Ilmi” selesai lebih cepat. Pembangunan sarana ibadah yang terletak di kompleks lembaga pendidikan terbaik di Lamongan itu selesai dua tahun lima bulan. Padahal, estimasinya masjid tiga lantai itu tuntas selama lima tahun. 

Kepala SMPN 1 Lamongan Drs Khoirul Anam, M.Pd mengatakan, berkat dukungan moril dan materil dari civitas yang terdiri atas IKA SNESA, komite, wali murid, dan Pemkab Lamongan, pembangunan Masjid Nurul Ilmi bisa selesai lebih cepat.  

Bahkan, masjid bisa diresmikan langsung oleh Bupati Lamongan Fadeli bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Ke-70 SNESA. “Alhamdulillah donasi terus mengalir. Sekarang kita mempunyai masjid dengan kapasitas 1.000 jamaah. Sebelumnya hanya 30 jamaah (kapasitasnya), sehingga harus bergantian,” ujarnya saat memberikan sambutan peresmian kemarin (28/1). 

Menurut Khoirul Anam, arsitektur bangunannya kontemporer. Bangunan itu didesain arsitek handal dari alumni SNESA. Bangunan tiga lantai tersebut dilengkapi stundent mall exhibition (ruang pameran), koperasi, ruang adiwiyata, kantor IKA SNESA, dan sarana jurnalistik di lantai dasar. 

Lantai kedua digunakan  ruang induk ibadah siswa laki-laki. Lantai tiga ruang induk siswi perempuan yang dilengkapi dengan perpustakaan, ruang takmir, dan kantor remaja masjid. 

Baca Juga :  Dua Telaga Butuh Wahana Pemikat

Menurut Khoirul Anam, siswa sengaja digembleng untuk membentuk pondasi keagamaan yang kuat dan baik supaya mereka tidak hanya pandai otaknya. Juga hati dan akhlaqnya. 

Selain itu, pengembangan karakter keagamaan ini menjadi poin penting dalam pendirian Masjid Nurul Ilmi. Jika karakternya terbangun, maka selanjutnya mereka akan memiliki kompetensi tinggi. Sarana prasarana yang representatif telah disiapkan untuk meningkatkan karakter siswa.

 “Saya yakin, masjid ini sudah sangat representatif sebagai sarana penunjang pendidikan karakter anak,” tegasnya. 

Anam menambahkan, peresmian Masjid Nurul Ilmi adalah rangkaian perayaan hari jadi SNESA. 

Sebenarnya, hari jadi sudah ditandai dengan khotmil quran tepat pada 1 Januari lalu dan tasyakuran. Seharusnya dilanjutkan dengan agenda Gowes. Namun, kondisinya saat itu masih PPKM. Sehingga, kegiatan dilanjutkan peresmian masjid. 

Setelah peresmian masjid, masih ada agenda lagi. Yakni, menggali bakat calon siswa-siswi SNESA melalui program S2MEC, STC, dan S2C. Program unggulan yang bergerak di bidang sosial, science, english competition, dan kepramukaan. 

Baca Juga :  Tiket Bianglala di Alun-Alun Lamongan Belum Ditentukan

Sekolah Idola Lamongan 

Bupati Lamongan H Fadeli, SH.MM, sangat bangga dengan lembaga yang menjadi rujukan nasional ini. Bahkan dia menyebut bahwa SMPN 1 Lamongan merupakan sekolah idola dengan banyaknya prestasi tingkat internasional yang ditorehkan. 

Karena itu, bupati berharap lembaga ini bisa konsisten melahirkan generasi Lamongan yang unggul dan berdaya saing. Sehingga, mereka mampu bertahan dalam situasi apapun. 

SMPN 1 Lamongan sudah menjadi pilot project penerapan digitalclass jauh sebelum pembelajaran sistem daring dilaksanakan. “Saya sangat senang karena sekolah ini tidak hanya unggul di bidang akademik. Tapi mereka juga mempersiapkan pendidikan karakter yang kuat dengan berdirinya Masjid Nurul Ilmi ini,” terangnya. 

Sementara itu, Ketua IKA SNESA Lamongan Deby Kurniawan menjelaskan, alumni sangat senang dan terbuka dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung kemajuan lembaga SNESA. Karena lembaga ini juga menjadi saksi proses perjuangan para alumni untuk meraih keberhasilan seperti sekarang. 

Dia berharap dengan silaturahmi yang terjalin, bisa menjadi motivasi anak-anak sekarang. “Saya ucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Nurul Ilmi dengan harapan pondasi agama di lembaga SNESA semakin baik,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/