alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Keponakan Aniaya Calon Suami Bibi, Ini Alasannya

- Advertisement -

KOTA – Candra Ade Fauzan, 21, dan saudaranya Arya Ferdiasyah, 25, asal Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi, diserahkan orang tuanya ke Polsek Sukodadi, kemarin siang (28/1). Keduanya menjadi pelaku pemukulan terhadap M Nurhuda, 37, asal Desa Datinawong, Kecamatan Babat Sabtu (27/1) malam.  

Menurut keterangan petugas kepolisian, pemukulan menggunakan helm dan kayu balok itu dipicu rasa tidak terimanya Candra dan Arya bila Sum, 37, bibinya yang tinggal satu desa, menikah resmi dengan korban. 

‘’Dua remaja tersebut tak setuju sama sekali kalau bibinya menikah dengan korban. Dua tersangka diserahkan oleh orang tuanya ke Polsek Sukodadi  sekarang (kemarin siang),’’ ujar Kapolsek Sukodadi, AKP Slamet. 

‘’Anggota masih melakukan pemeriksaan terlebih dahulu Mas. Kita juga masih menunggu hasil pemeriksaan,’’ imbuhnya. Korban dan Sum berkenalan sejak dua tahun lalu.

Baca Juga :  Banyak Saingan, Bisnis Kafe Terus Beradu Konsep

Perkenalan itu terjadi setelah keduanya bercerai dengan pasangannya masing – masing. Hubungan korban dan Sum semakin mesra.

- Advertisement -

Bahkan, keduanya kemudian memutuskan menikah siri setelah pihak keluarga Sum tidak setuju. ‘’Keduanya ini sudah resmi janda dan duda, sudah menerima surat dari putusan pengadilan agama,’’ kata Kapolsek.

Hubungan yang sudah lama itu membuat keluarga Sum ingin mendengarkan penjelasan Nurhuda. Suwito, 40, kakak dari Sum, memanggilnya ke rumah. 

Nurhuda memenuhi panggilan dari orang tua Candra dan Arya. Dia menjelaskan hubungannya dengan Sum.Pihak keluarga Sum tetap tidak setuju. 

Namun, Nurhuda tetap ingin mempertahankan hubungan cintanya dengan Sum. Adu mulut pun terjadi. ‘’Karena sudah memanas, akhirnya kedua remaja itu langsung memukul korban dengan helm dan kayu balok,’’ jelas Kapolsek.

Baca Juga :  Cedera saat Lawan Persela, Terkenang Satu Kamar dengan Huda di Timnas

Candra yang ebih dulu memukul menggunakan helm. Pukulan itu mengenaik kepala Nurhuda. Setelah itu giliran Arya mengambil kayu balok sepanjang satu meter dan dipukulkan ke korban hingga mengenai tangan kanan dan mengalami patah tulang.

‘’Kini korban masih dilakukan perawatan di rumah sakit karena mengalami patah tulang,’’ ujarnya.

KOTA – Candra Ade Fauzan, 21, dan saudaranya Arya Ferdiasyah, 25, asal Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi, diserahkan orang tuanya ke Polsek Sukodadi, kemarin siang (28/1). Keduanya menjadi pelaku pemukulan terhadap M Nurhuda, 37, asal Desa Datinawong, Kecamatan Babat Sabtu (27/1) malam.  

Menurut keterangan petugas kepolisian, pemukulan menggunakan helm dan kayu balok itu dipicu rasa tidak terimanya Candra dan Arya bila Sum, 37, bibinya yang tinggal satu desa, menikah resmi dengan korban. 

‘’Dua remaja tersebut tak setuju sama sekali kalau bibinya menikah dengan korban. Dua tersangka diserahkan oleh orang tuanya ke Polsek Sukodadi  sekarang (kemarin siang),’’ ujar Kapolsek Sukodadi, AKP Slamet. 

‘’Anggota masih melakukan pemeriksaan terlebih dahulu Mas. Kita juga masih menunggu hasil pemeriksaan,’’ imbuhnya. Korban dan Sum berkenalan sejak dua tahun lalu.

Baca Juga :  Hari Belanja Online Nasional Bikin Kalap

Perkenalan itu terjadi setelah keduanya bercerai dengan pasangannya masing – masing. Hubungan korban dan Sum semakin mesra.

- Advertisement -

Bahkan, keduanya kemudian memutuskan menikah siri setelah pihak keluarga Sum tidak setuju. ‘’Keduanya ini sudah resmi janda dan duda, sudah menerima surat dari putusan pengadilan agama,’’ kata Kapolsek.

Hubungan yang sudah lama itu membuat keluarga Sum ingin mendengarkan penjelasan Nurhuda. Suwito, 40, kakak dari Sum, memanggilnya ke rumah. 

Nurhuda memenuhi panggilan dari orang tua Candra dan Arya. Dia menjelaskan hubungannya dengan Sum.Pihak keluarga Sum tetap tidak setuju. 

Namun, Nurhuda tetap ingin mempertahankan hubungan cintanya dengan Sum. Adu mulut pun terjadi. ‘’Karena sudah memanas, akhirnya kedua remaja itu langsung memukul korban dengan helm dan kayu balok,’’ jelas Kapolsek.

Baca Juga :  Besok, Tempat Karaoke Wajib Tutup

Candra yang ebih dulu memukul menggunakan helm. Pukulan itu mengenaik kepala Nurhuda. Setelah itu giliran Arya mengambil kayu balok sepanjang satu meter dan dipukulkan ke korban hingga mengenai tangan kanan dan mengalami patah tulang.

‘’Kini korban masih dilakukan perawatan di rumah sakit karena mengalami patah tulang,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/