alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Berpeluang, Sigit Bisa Gantikan Mitroatin

Teka-teki siapa yang akan menggantikan posisi Mitroatin sebagai ketua DPRD Bojonegoro, belum terjawab. Hingga kini DPD Partai Golkar Bojonegoro masih belum menentukan siapa kader yang pantas menjabat pucuk pimpinan DPRD itu.Meski begitu, Partai Golkar sudah menentukan kriteria bagi ketua DPRD baru nanti. “Tentunya dia pernah menjabat sebagai AKD (alat kelengkapan dewan),” kata Mitroatin kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (27/1).

Selain itu, kata Mitroatin, kandidat kader yang memiliki jabatan penting di internal DPD Partai Golkar. Terakhir, sudah pernah menjabat sebagai anggota DPRD, minimal satu periode. “Kalau nama-namanya sudah kita miliki,” ujar perempuan yang segera mundur dari jabatannya karena maju dalam pemilihan bupati (pilbup).

Dia menjelaskan, mekanisme pengusulan nama pengganti ketua DPRD akan dilakukan melalui pleno internal Golkar. Sebab, posisi ketua DPRD adalah jatah milik partai berlambang pohon beringin itu. Sebab, Golkar merupakan pemenang Pemilu 2014 lalu.

Baca Juga :  Perjuangan Andik Santoso Menjadi Guru Honorer di Sekolah Pedalaman

Setelah melalui pleno, nama tersebut kemudian diusulkan ke DPD Partai Golkar Jawa Timur. Kemudian, baru dikirimkan ke DPP Partai Golkar. “Nanti DPP yang memutuskan,” ujar perempuan asal Tambakrejo itu.

Melihat syarat yang diungkapkan Mitroatin itu, ada sejumlah nama yang berpeluang. Di antaranya, ketua komisi B Sigid Kushariyanto. Di internal Golkar, dia juga menjabat sebagai wakil ketua DPD. Selain itu, sudah pernah menjabat anggota DPRD periode sebelumnya.

Selain itu, ada Nasuka dan Wahyuni Susilowati. Namun, dua nama itu tidak menjabat sebagai AKD di DPRD. Sebelumnya, nama Diana Harganti sempat mengemuka sebagai pengganti Mitroatin di DPRD. Namun, jika merujuk syarat itu, tentu nama Diana Hargianti tidak berpeluang.

Sekretaris DPD Partai Golkar Wahyuni Susilowati menambahkan, hingga kini belum ditentukan kapan pleno akan dilakukan. Namun, dia memperkirakan pleno akan dilakukan usai penetapan pasangan calon (paslon) pilbup oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) pada 12 Februari mendatang.

Baca Juga :  PKL Bakal Digelontor Bantuan Tenda, Pemberian Harus Tepat Sasaran

“Saat ini Bu Ketua juga sibuk mempersiapkan itu. Jadi, itu masih belum dibahas,” terang Susi, sapaannya.Susi menjelaskan, DPD Golkar memiliki kriteria tersendiri bagi calon pengganti ketua DPRD. Sehingga, hanya tinggal mengusulkan nama-nama tersebut. “Kemudian DPP nanti yang akan memutuskan,” jelasnya.

Pengganti Mitroatin, lanjut dia, bukan pemilik suara tertinggi kedua dalam pileg 2014 di Partai Golkar. Namun, itu juga bisa menjadi pertimbangan. “Sesuai AD/ART kita ya harus loyal pada partai,” jelasnya.

Mitroatin adalah pemilik suara tertinggi calon legislatif (caleg) Golkar pemilu 2014 lalu. Suara yang diperoleh sebanyak 6.147. Kemudian, disusul Diana Hargianti sebanyak 5.701 suara. Susi menambahkan, usai penetapan paslon oleh KPUK, DPD Golkar akan intens membahas pengganti posisi ketua DPRD itu.

Sebab, saat ini Golkar masih fokus dengan suksesi Mitroatin sebagai cawabup. 

 

Teka-teki siapa yang akan menggantikan posisi Mitroatin sebagai ketua DPRD Bojonegoro, belum terjawab. Hingga kini DPD Partai Golkar Bojonegoro masih belum menentukan siapa kader yang pantas menjabat pucuk pimpinan DPRD itu.Meski begitu, Partai Golkar sudah menentukan kriteria bagi ketua DPRD baru nanti. “Tentunya dia pernah menjabat sebagai AKD (alat kelengkapan dewan),” kata Mitroatin kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (27/1).

Selain itu, kata Mitroatin, kandidat kader yang memiliki jabatan penting di internal DPD Partai Golkar. Terakhir, sudah pernah menjabat sebagai anggota DPRD, minimal satu periode. “Kalau nama-namanya sudah kita miliki,” ujar perempuan yang segera mundur dari jabatannya karena maju dalam pemilihan bupati (pilbup).

Dia menjelaskan, mekanisme pengusulan nama pengganti ketua DPRD akan dilakukan melalui pleno internal Golkar. Sebab, posisi ketua DPRD adalah jatah milik partai berlambang pohon beringin itu. Sebab, Golkar merupakan pemenang Pemilu 2014 lalu.

Baca Juga :  Gembleng Fisik Pemain di Dataran Tinggi

Setelah melalui pleno, nama tersebut kemudian diusulkan ke DPD Partai Golkar Jawa Timur. Kemudian, baru dikirimkan ke DPP Partai Golkar. “Nanti DPP yang memutuskan,” ujar perempuan asal Tambakrejo itu.

Melihat syarat yang diungkapkan Mitroatin itu, ada sejumlah nama yang berpeluang. Di antaranya, ketua komisi B Sigid Kushariyanto. Di internal Golkar, dia juga menjabat sebagai wakil ketua DPD. Selain itu, sudah pernah menjabat anggota DPRD periode sebelumnya.

Selain itu, ada Nasuka dan Wahyuni Susilowati. Namun, dua nama itu tidak menjabat sebagai AKD di DPRD. Sebelumnya, nama Diana Harganti sempat mengemuka sebagai pengganti Mitroatin di DPRD. Namun, jika merujuk syarat itu, tentu nama Diana Hargianti tidak berpeluang.

Sekretaris DPD Partai Golkar Wahyuni Susilowati menambahkan, hingga kini belum ditentukan kapan pleno akan dilakukan. Namun, dia memperkirakan pleno akan dilakukan usai penetapan pasangan calon (paslon) pilbup oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) pada 12 Februari mendatang.

Baca Juga :  Santunan Kematian Dinilai Lambat

“Saat ini Bu Ketua juga sibuk mempersiapkan itu. Jadi, itu masih belum dibahas,” terang Susi, sapaannya.Susi menjelaskan, DPD Golkar memiliki kriteria tersendiri bagi calon pengganti ketua DPRD. Sehingga, hanya tinggal mengusulkan nama-nama tersebut. “Kemudian DPP nanti yang akan memutuskan,” jelasnya.

Pengganti Mitroatin, lanjut dia, bukan pemilik suara tertinggi kedua dalam pileg 2014 di Partai Golkar. Namun, itu juga bisa menjadi pertimbangan. “Sesuai AD/ART kita ya harus loyal pada partai,” jelasnya.

Mitroatin adalah pemilik suara tertinggi calon legislatif (caleg) Golkar pemilu 2014 lalu. Suara yang diperoleh sebanyak 6.147. Kemudian, disusul Diana Hargianti sebanyak 5.701 suara. Susi menambahkan, usai penetapan paslon oleh KPUK, DPD Golkar akan intens membahas pengganti posisi ketua DPRD itu.

Sebab, saat ini Golkar masih fokus dengan suksesi Mitroatin sebagai cawabup. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Dilanjutkan Bulan Depan

Data Kartu Tani Diperbaiki

Lapangan Surajaya Steril Tiga Bulan

Artikel Terbaru

Baru Bisa Bersepeda

Mati di Dalam Truk

Tim Putri Lolos, Putra Keok


/