alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

Akhir Tahun, DPRD Fokus Pengawasan Serapan dan Kunker

Radar Bojonegoro – Tugas berat anggota DPRD tahun ini berkurang. Pembahasan dan penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2021 tuntas Selasa (24/11) lalu. Hingga tutup tahun nanti, fokus DPRD mengawasi serapan anggaran.

Agendanya lainnya adalah menuntaskan rapat koordinasi (rakor) dan kunjungan kerja (kunker) luar daerah. ‘’Sambil menanti evaluasi R-APBD oleh gubernur, kami akan fokus pengawasan serapan anggaran,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto kemarin. Agenda lainnya, lanjut Sukur, mengikuti rakor dan kunker di luar daerah.

Sebab, tidak ada lagi paripurna atau agenda rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab setempat. ‘’Saat ini kami juga rakor di luar daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Tanyakan Penyerapan CSR Perusahaan Migas

Evaluasi gubernur diperkirakan akan berlangsung selama dua minggu. Pertengahan minggu kedua Desember nanti hasil evaluasi diperkirakan sudah diterima. Kemudian, hasil evaluasi itu akan kembali dibahas antara badan anggaran (banggar) DPRD dan tim anggaran pemkab.

Rapat itu nantinya akan membahas berbagai perubahan atas evaluasi itu. ‘’Baru setelah itu dikembalikan lagi ke provinsi,’’ jelas politikus Demokrat itu.

Sukur optimistis, sebelum tutup akhir Desember nanti APBD 2021 sudah tuntas. Sehingga, awal 2021 mendatang bisa segera diserap. ‘’Kami pastikan sebelum akhir tahun APBD sudah klir,’’ jelasnya.

Ketua DPRD Imam Sholikin menambahkan, sejumlah tugas berat DPRD tahun ini sudah tuntas. Namun, masih akan tetap ada agenda-agenda lainnya. Seperti rakor dan kunker luar daerah.

Baca Juga :  Ini Bentuk Kerjasama yang Patut Dicontoh di TMMD 106

‘’Agenda bulan depan hanya itu. Namun, masih akan ada rapat dengan OPD terkait evaluasi gubernur,’’ jelasnya. Politikus PKB itu melanjutkan, akhir tahun ini agenda DPRD memang tidak begitu padat. Karena itu, fokus bulan depan adalah pengawasan penyerapan anggaran.

Sebab, masih ada sejumlah proyek yang masih belum selesai. ‘’Pengawasan-pengawasan itu akan kami intensifkan. Sehingga, proyekproyek bisa tuntas tepat waktu,’’ ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Radar Bojonegoro – Tugas berat anggota DPRD tahun ini berkurang. Pembahasan dan penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2021 tuntas Selasa (24/11) lalu. Hingga tutup tahun nanti, fokus DPRD mengawasi serapan anggaran.

Agendanya lainnya adalah menuntaskan rapat koordinasi (rakor) dan kunjungan kerja (kunker) luar daerah. ‘’Sambil menanti evaluasi R-APBD oleh gubernur, kami akan fokus pengawasan serapan anggaran,’’ kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto kemarin. Agenda lainnya, lanjut Sukur, mengikuti rakor dan kunker di luar daerah.

Sebab, tidak ada lagi paripurna atau agenda rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab setempat. ‘’Saat ini kami juga rakor di luar daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Debit Bengawan Dangkal, Anak-Anak Riang Bluron

Evaluasi gubernur diperkirakan akan berlangsung selama dua minggu. Pertengahan minggu kedua Desember nanti hasil evaluasi diperkirakan sudah diterima. Kemudian, hasil evaluasi itu akan kembali dibahas antara badan anggaran (banggar) DPRD dan tim anggaran pemkab.

Rapat itu nantinya akan membahas berbagai perubahan atas evaluasi itu. ‘’Baru setelah itu dikembalikan lagi ke provinsi,’’ jelas politikus Demokrat itu.

Sukur optimistis, sebelum tutup akhir Desember nanti APBD 2021 sudah tuntas. Sehingga, awal 2021 mendatang bisa segera diserap. ‘’Kami pastikan sebelum akhir tahun APBD sudah klir,’’ jelasnya.

Ketua DPRD Imam Sholikin menambahkan, sejumlah tugas berat DPRD tahun ini sudah tuntas. Namun, masih akan tetap ada agenda-agenda lainnya. Seperti rakor dan kunker luar daerah.

Baca Juga :  Reseller Janji Penuhi Panggilan

‘’Agenda bulan depan hanya itu. Namun, masih akan ada rapat dengan OPD terkait evaluasi gubernur,’’ jelasnya. Politikus PKB itu melanjutkan, akhir tahun ini agenda DPRD memang tidak begitu padat. Karena itu, fokus bulan depan adalah pengawasan penyerapan anggaran.

Sebab, masih ada sejumlah proyek yang masih belum selesai. ‘’Pengawasan-pengawasan itu akan kami intensifkan. Sehingga, proyekproyek bisa tuntas tepat waktu,’’ ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Artikel Terkait

Most Read

PAN Usung Kuswiyanto sebagai Bacabup

Desak Segera Aktifkan Griya Dharma Kusuma

Harga Cabai Naik

Artikel Terbaru

/