alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

SMANSA Tuban, Innovation on Virtual Celebration to be Memorable

Radar Tuban – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-60 SMAN 1 Tuban tahun ini diperingati sangat sederhana, namun penuh makna. Sebelum pandemi Covid-19, sekolah unggulan di Bumi Wali ini rutin mengundang artis ibu kota sebagai bintang tamu pada puncak acara.

Karena masih pandemi, ulang tahun diperingati dengan undangan terbatas. Berbagai kegiatan dan lomba yang mengasah kreativitas para siswa digelar dalam rangkaian HUT. Seperti lomba 3D art competition, short movie, podcast, dan Putra-Putri SMANSA Tuban.

Pada puncak HUT Sabtu (25/9) di gelar grand final Putra-Putri SMANSA, pengu muman lomba, dan tasyakuran. Perhelatan tersebut mengundang perwakilan siswa, guru, komite, dan alumni. Selebihnya mengikuti secara daring.

Kepala SMAN 1 Tuban Drs. H. Suparlin, M.Ed mengatakan, perayaan ultah berlangsung sederhana, tapi penuh makna. Rangkaian acara merupakan lomba-lomba yang mengasah kreativitas dan kemampuan siswa.

Baca Juga :  Aktivis PMII Minta Pencabutan Perda

Para siswa yang meraih juara diundang untuk penyerahan hadiah pada tasyakuran, Sabtu (25/9). ‘’Acara sesuai prokes, sebagian tamu undangan mengikuti virtual karena masih pandemi Covid-19,’’ ujarnya.

Pendidik lulusan S-2 Curtin University of Technology, Perth, Western Australia ini mengemukakan, 60 tahun adalah usia yang sangat dewasa. Sebagai lembaga pendidikan, usia tersebut adalah momentum untuk merenungi apa yang sudah dicapai dan merencanakan target selanjutnya.

Salah satu targetnya adalah terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sarana – prasarana di lingkungan sekolah. ‘’Kualitas bagi SMANSA Tuban adalah harga mati,’’ tegasnya.

Pendidik bahasa Inggris ini mengatakan, berdasarkan prasasti sekolah, SMAN 1 Tuban lahir pada 9 Juli 1960. Sejak awal diresmikan hingga sekarang, sudah tak terhitung berapa tokoh besar yang lahir dari sekolah di Jalan WR Supratman 2, Tuban tersebut.

Baca Juga :  Baby Spa Makin Diminati

Dengan usia sematang itu, kata Suparlin, harus menjadikan semua pendidik di SMANSA Tuban lebih berkualitas. ‘’Jadi siapa pun yang berada di SMAN 1 Tuban harus berorientasi pada kualitas,’’ ujarnya.

Ulang tahun kali ini mengambil tema #Invincible60 (Innovation on Virtual Celebration to be Memorable). Sesuai tema acara, perayaan ultah sekolah mengutamakan inovasi dari kreativitas setiap siswa yang diselenggarakan melalui virtual. Meski sebagian kegiatan digelar virtual, peringatan tersebut tetap menjadi momentum memorable atau tidak terlupakan bagi setiap warga sekolah. ‘’Meski pandemi, siswa harus difasilitasi untuk meraih prestasi,’’ ujar Suparlin.

Radar Tuban – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-60 SMAN 1 Tuban tahun ini diperingati sangat sederhana, namun penuh makna. Sebelum pandemi Covid-19, sekolah unggulan di Bumi Wali ini rutin mengundang artis ibu kota sebagai bintang tamu pada puncak acara.

Karena masih pandemi, ulang tahun diperingati dengan undangan terbatas. Berbagai kegiatan dan lomba yang mengasah kreativitas para siswa digelar dalam rangkaian HUT. Seperti lomba 3D art competition, short movie, podcast, dan Putra-Putri SMANSA Tuban.

Pada puncak HUT Sabtu (25/9) di gelar grand final Putra-Putri SMANSA, pengu muman lomba, dan tasyakuran. Perhelatan tersebut mengundang perwakilan siswa, guru, komite, dan alumni. Selebihnya mengikuti secara daring.

Kepala SMAN 1 Tuban Drs. H. Suparlin, M.Ed mengatakan, perayaan ultah berlangsung sederhana, tapi penuh makna. Rangkaian acara merupakan lomba-lomba yang mengasah kreativitas dan kemampuan siswa.

Baca Juga :  Baby Spa Makin Diminati

Para siswa yang meraih juara diundang untuk penyerahan hadiah pada tasyakuran, Sabtu (25/9). ‘’Acara sesuai prokes, sebagian tamu undangan mengikuti virtual karena masih pandemi Covid-19,’’ ujarnya.

Pendidik lulusan S-2 Curtin University of Technology, Perth, Western Australia ini mengemukakan, 60 tahun adalah usia yang sangat dewasa. Sebagai lembaga pendidikan, usia tersebut adalah momentum untuk merenungi apa yang sudah dicapai dan merencanakan target selanjutnya.

Salah satu targetnya adalah terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sarana – prasarana di lingkungan sekolah. ‘’Kualitas bagi SMANSA Tuban adalah harga mati,’’ tegasnya.

Pendidik bahasa Inggris ini mengatakan, berdasarkan prasasti sekolah, SMAN 1 Tuban lahir pada 9 Juli 1960. Sejak awal diresmikan hingga sekarang, sudah tak terhitung berapa tokoh besar yang lahir dari sekolah di Jalan WR Supratman 2, Tuban tersebut.

Baca Juga :  Siap Ikuti Turnamen di BaliĀ 

Dengan usia sematang itu, kata Suparlin, harus menjadikan semua pendidik di SMANSA Tuban lebih berkualitas. ‘’Jadi siapa pun yang berada di SMAN 1 Tuban harus berorientasi pada kualitas,’’ ujarnya.

Ulang tahun kali ini mengambil tema #Invincible60 (Innovation on Virtual Celebration to be Memorable). Sesuai tema acara, perayaan ultah sekolah mengutamakan inovasi dari kreativitas setiap siswa yang diselenggarakan melalui virtual. Meski sebagian kegiatan digelar virtual, peringatan tersebut tetap menjadi momentum memorable atau tidak terlupakan bagi setiap warga sekolah. ‘’Meski pandemi, siswa harus difasilitasi untuk meraih prestasi,’’ ujar Suparlin.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/