alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Dianulir, Gagal Raih Tiga Poin

LAMONGAN – Persela U-19 berhasil menahan imbang 1-1 tuan rumah Persegres U-19 di Stadion Tri Dharma Gresik kemarin sore (26/8). Satu-satunya gol tim tuna rumah dicetak oleh Dendy di babak pertama. Sedangkan, tandukan Ghifari Faiz di babak kedua membantu Persela U-19 mencuri satu poin. 

‘’Mengapresiasi perjuangan anak-anak, yang mampu mencuri satu poin away,’’ tutur Head Coach Persela U-19, Didik Ludiyanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin. 

Sejak peluit panjang ditiup, Persegres  U-19 terlihat ingin menciptakan gol lebih awal. Banyak peluang diciptakan Laskar Joko Samudro muda. Terutama mamanfaatkan lemahnya pertahanan Persela U-19 di sektor kanan yang sering terlambat turun. ‘’Banyak pemain yang tak disiplin memberikan ruang bagi lawan,’’ terangnya. 

Namun, kembalinya kiper utama Persela muda, M. Adib mampu memompa semangat pemain lainnya. Berulang kali, penajaga gawang tersebut melakukan penyelamatan gemilang. Bahkan, Adib mampu mematahkan peluang matang, ketika penggawa Persegres U-19 tinggal berhadapan dengannya. ‘’Adib tampil sangat baik dengan beberapa kali melakukan penyelamatan,’’ katanya.

Baca Juga :  Peluang Ekspor Melawan Mitos

Lagi-lagi, bola mati menjadi titik lemah Laskar Joko Tingkir. Adib akhirnya tak mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Berawal dari bola mati di sisi kanan pertahanan Persela U-19, Deny dengan leluasa melakukan heading. Pemain bernomor punggung 29 itu menutup laga babak pertama dengan skor 1-0. ‘’Ini yang jadi perhatian. Di laga sebelumnya, gol juga tercipta dari bola mati,’’ imbuhnya.  

Persegres U-19 tak mengendurkan serangan di babak kedua. Adib kembali menjadi pengaman bagi pertahanan Persela U-19. Beberapa kali dia melakukan penyelamatan gemilang. Keasyikan menyerang Persegres U-19 melupakan lini pertahanan. 

Umpan matang Zalwa melalui tendangan sudut ditanduk Gifari Faiz. Gol tersebut merubah papan skor menjadi 1-1, serta menjadi motivasi bagi rekan-rekannya untuk berani keluar menyerang. ‘’Kami evaluasi, hasilnya babak kedua serangan lebih hidup,’’ tukasnya.  

Baca Juga :  Karir Kei - Kosuke Sama di Persela

Persela U-19 nyaris menggandakan skor, andai gol Ovan tidak dianulir wasit. Sepakannya dari bola mati sisi kiri pertahanan Persegres U-19, mampu merobek gawang Persegres U-19. Tapi, beberapa pemain Persela U-19 dengan gerakan aktif dinilai offside. Padahal bola tak menyentuh pemain Persela U-19. Selain itu, salah satu pemain Persegres U-19 berada di garis gawang. ‘’Cukup menyayangkan. Sebenarnya kita bisa dapat tiga poin,’’ pungkasnya.

LAMONGAN – Persela U-19 berhasil menahan imbang 1-1 tuan rumah Persegres U-19 di Stadion Tri Dharma Gresik kemarin sore (26/8). Satu-satunya gol tim tuna rumah dicetak oleh Dendy di babak pertama. Sedangkan, tandukan Ghifari Faiz di babak kedua membantu Persela U-19 mencuri satu poin. 

‘’Mengapresiasi perjuangan anak-anak, yang mampu mencuri satu poin away,’’ tutur Head Coach Persela U-19, Didik Ludiyanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin. 

Sejak peluit panjang ditiup, Persegres  U-19 terlihat ingin menciptakan gol lebih awal. Banyak peluang diciptakan Laskar Joko Samudro muda. Terutama mamanfaatkan lemahnya pertahanan Persela U-19 di sektor kanan yang sering terlambat turun. ‘’Banyak pemain yang tak disiplin memberikan ruang bagi lawan,’’ terangnya. 

Namun, kembalinya kiper utama Persela muda, M. Adib mampu memompa semangat pemain lainnya. Berulang kali, penajaga gawang tersebut melakukan penyelamatan gemilang. Bahkan, Adib mampu mematahkan peluang matang, ketika penggawa Persegres U-19 tinggal berhadapan dengannya. ‘’Adib tampil sangat baik dengan beberapa kali melakukan penyelamatan,’’ katanya.

Baca Juga :  Motivasi Lewati Bek Tertangguh

Lagi-lagi, bola mati menjadi titik lemah Laskar Joko Tingkir. Adib akhirnya tak mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Berawal dari bola mati di sisi kanan pertahanan Persela U-19, Deny dengan leluasa melakukan heading. Pemain bernomor punggung 29 itu menutup laga babak pertama dengan skor 1-0. ‘’Ini yang jadi perhatian. Di laga sebelumnya, gol juga tercipta dari bola mati,’’ imbuhnya.  

Persegres U-19 tak mengendurkan serangan di babak kedua. Adib kembali menjadi pengaman bagi pertahanan Persela U-19. Beberapa kali dia melakukan penyelamatan gemilang. Keasyikan menyerang Persegres U-19 melupakan lini pertahanan. 

Umpan matang Zalwa melalui tendangan sudut ditanduk Gifari Faiz. Gol tersebut merubah papan skor menjadi 1-1, serta menjadi motivasi bagi rekan-rekannya untuk berani keluar menyerang. ‘’Kami evaluasi, hasilnya babak kedua serangan lebih hidup,’’ tukasnya.  

Baca Juga :  Belum Putuskan Merger

Persela U-19 nyaris menggandakan skor, andai gol Ovan tidak dianulir wasit. Sepakannya dari bola mati sisi kiri pertahanan Persegres U-19, mampu merobek gawang Persegres U-19. Tapi, beberapa pemain Persela U-19 dengan gerakan aktif dinilai offside. Padahal bola tak menyentuh pemain Persela U-19. Selain itu, salah satu pemain Persegres U-19 berada di garis gawang. ‘’Cukup menyayangkan. Sebenarnya kita bisa dapat tiga poin,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/