alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Bioskop Belum Pasti Dibuka Lagi

Radar Lamongan – Bisnis bioskop masih mencoba bertahan di tengah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Satu-satunya bioskop di Plaza Lamongan merencanakan buka lagi bulan depan. ‘’Dari manajemen merencanakan buka lagi bulan depan, tapi melihat juga kondisinya nanti seperti apa,’’ tutur Manajer NSC Lamongan Ady kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (27/6).

Meski saat ini tutup, dia mengaku alat-alat bioskop di plasa belum dibongkar. Pihaknya intens melakukan perawatan tiap harinya. ‘’Masih tetap bayar sewa tapi ada kompensasi dari Pemkab Lamongan. Semoga situasi kembali normal lagi,’’ harapnya.

Minimnya pendapatan membuat bioskop di plasa tutup sejak beberapa waktu lalu. ‘’Bioskop Lamongan tutup karena pembatasan dan sepi pengunjung. Tidak ketemu antara pendapatan dan biaya operasional,’’ kata Adi.

Baca Juga :  Persembahkan Dua Mobil bagi Nasabah

Dia menjelaskan, ketika pandemi Covid-19, jam operasional dua studio bioskop dibatasi. Imbasnya, pengelola hanya bisa melakukan tiga kali penayangan dalam satu studio. Normalnya, jam operasional minimal enam kali dalam satu studio.

‘’Pengunjungnya tidak pernah sampai 50 persen. Dalam satu kali penayangan hanya delapan orang, paling banyak 15 orang saja,’’ jelasnya. Selain itu, dua bulan ini tidak ada rilis film nasional terbaru.

Menurut Ady, animo masyarakat Lamongan cukup tinggi terhadap film nasional dibandingkan film luar negeri. ‘’Tidak ada film nasional yang bisa menangkat. Kemarin ada film fast and furious terbaru, tapi kita tidak putar,’’ tukasnya. 

Lesunya bisnis film juga terjadi di daerah tetangga. Ady mengatakan, bioskop di Bojonegoro justru tutup lebih awal di saat awal pandemi lalu. Hanya bioskop Tuban yang hingga kini masih bisa tetap bertahan. 

Baca Juga :  CSR BRI Kembangkan Wisata Tuban

Radar Lamongan – Bisnis bioskop masih mencoba bertahan di tengah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Satu-satunya bioskop di Plaza Lamongan merencanakan buka lagi bulan depan. ‘’Dari manajemen merencanakan buka lagi bulan depan, tapi melihat juga kondisinya nanti seperti apa,’’ tutur Manajer NSC Lamongan Ady kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (27/6).

Meski saat ini tutup, dia mengaku alat-alat bioskop di plasa belum dibongkar. Pihaknya intens melakukan perawatan tiap harinya. ‘’Masih tetap bayar sewa tapi ada kompensasi dari Pemkab Lamongan. Semoga situasi kembali normal lagi,’’ harapnya.

Minimnya pendapatan membuat bioskop di plasa tutup sejak beberapa waktu lalu. ‘’Bioskop Lamongan tutup karena pembatasan dan sepi pengunjung. Tidak ketemu antara pendapatan dan biaya operasional,’’ kata Adi.

Baca Juga :  Baju Putih Lebih Laku

Dia menjelaskan, ketika pandemi Covid-19, jam operasional dua studio bioskop dibatasi. Imbasnya, pengelola hanya bisa melakukan tiga kali penayangan dalam satu studio. Normalnya, jam operasional minimal enam kali dalam satu studio.

‘’Pengunjungnya tidak pernah sampai 50 persen. Dalam satu kali penayangan hanya delapan orang, paling banyak 15 orang saja,’’ jelasnya. Selain itu, dua bulan ini tidak ada rilis film nasional terbaru.

Menurut Ady, animo masyarakat Lamongan cukup tinggi terhadap film nasional dibandingkan film luar negeri. ‘’Tidak ada film nasional yang bisa menangkat. Kemarin ada film fast and furious terbaru, tapi kita tidak putar,’’ tukasnya. 

Lesunya bisnis film juga terjadi di daerah tetangga. Ady mengatakan, bioskop di Bojonegoro justru tutup lebih awal di saat awal pandemi lalu. Hanya bioskop Tuban yang hingga kini masih bisa tetap bertahan. 

Baca Juga :  Diperbaiki, Pasar Ikan Tetap di Tengah Kota

Artikel Terkait

Most Read

Asal SS Belum Mengarah ke Sokobanah

Honorer K-2 Langsung Lolos CPNS

Trump Kecele Lagi

Artikel Terbaru

/