alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Antre dan Bergantian Melintas Jembatan Glendeng

Radar Bojonegoro – Jembatan Glendeng belum bisa dilewati kendaraan roda empat. Jembatan yang konstruksinya masih bersifat darurat itu hanya bisa dilintasi untuk roda dua. Kerap kali setiap sore terjadi antrean pengendara motor bergantian melintas di jembatan menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu.

Kondisi ini cukup berpengaruh pada aktivitas perekonomian warga terbiasa memanfaatkan jembatan tersebut. Terutama saat Lebaran mendatang tentu trafik kendaraan yang melintas semakin banyak. Dan rentan terjadi antrean kian panjang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Sukirno menjelaskan, bahwa kemacetan kerap terjadi di Jembatan Glendeng karena pemberlakuan jalur buka tutup.

Selain itu, hanya pejalan kaki dan kendaraan roda dua yang boleh melintas. Karena memang masih proses perbaikan jembatan. “Iya terkadang di jam-jam tertentu seperti sore jelang berbuka jalur Jembatan Glendeng memang ramai macet, karena diberlakukan jalur buka tutup,” tuturnya.

Baca Juga :  Tak Kenal Maka Tak Kebal Bukan Sekadar Jargon

Adapun di sisi utara Jembatan Glendeng juga telah dipasang jembatan alternatif berbahan besi. Sehingga aman. Juga ada personel dari wilayah Tuban yang menjaga. Perlu diketahui, akses Jembatan Glendeng bagi pejalan kaki dan pengendara roda dua telah dibuka sejak Januari lalu.

Radar Bojonegoro – Jembatan Glendeng belum bisa dilewati kendaraan roda empat. Jembatan yang konstruksinya masih bersifat darurat itu hanya bisa dilintasi untuk roda dua. Kerap kali setiap sore terjadi antrean pengendara motor bergantian melintas di jembatan menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu.

Kondisi ini cukup berpengaruh pada aktivitas perekonomian warga terbiasa memanfaatkan jembatan tersebut. Terutama saat Lebaran mendatang tentu trafik kendaraan yang melintas semakin banyak. Dan rentan terjadi antrean kian panjang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Sukirno menjelaskan, bahwa kemacetan kerap terjadi di Jembatan Glendeng karena pemberlakuan jalur buka tutup.

Selain itu, hanya pejalan kaki dan kendaraan roda dua yang boleh melintas. Karena memang masih proses perbaikan jembatan. “Iya terkadang di jam-jam tertentu seperti sore jelang berbuka jalur Jembatan Glendeng memang ramai macet, karena diberlakukan jalur buka tutup,” tuturnya.

Baca Juga :  Pedagang Minta Perbaikan Pasar Usai Lebaran

Adapun di sisi utara Jembatan Glendeng juga telah dipasang jembatan alternatif berbahan besi. Sehingga aman. Juga ada personel dari wilayah Tuban yang menjaga. Perlu diketahui, akses Jembatan Glendeng bagi pejalan kaki dan pengendara roda dua telah dibuka sejak Januari lalu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/