alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Dua Telaga Butuh Wahana Pemikat

KOTA – Meski sebagai alternatif obyek wisata di Kota Lamongan, Telaga Bandung dan Telaga Dapur minim pengunjung. Sehingga perlu penambahan wahana untuk menarik minat pengunjung. ‘’Untuk tahun ini, Telaga Bandung dan Telaga Dapur hanya berupa perawatan,’’ kata Kepala UPT Alun-Alun, Telaga Bandung, dan Telaga Dapur Lamongan, Su’ur jumat (27/4).

Pengunjung Telaga Bandung dan Telaga Dapur masih cukup stagnan. Saat hari biasa, pengunjung Telaga Bandung jumlahnya sekitar 50 orang hingga 100 orang. Sedangkan pengunjung di Telaga Dapur lebih sedikit lagi. ‘’Untuk tingkat kunjungannya lebih tinggi di Telaga Bandung,’’ ujarnya. Sejumlah kegiatan dan acara kini masih terpusat di Alun-Alun Lamongan. Su’ur mengaku jika lokasi di Telaga Bandung dan Telaga Dapur kurang luas.

Baca Juga :  Ditodong, Sopir Dibuang di Hutan

Sehingga belum ada yang tertarik menggelar acara dan kegiatan di dua lokasi tersebut. ‘’Sebenarnya kita membuka diri bagi siapapun yang ingin menggelar acara di sini,’’ tukasnya. Pihak UPT Telaga Bandung dan Telaga Dapur harus lebih kreatif, guna menghidupkan dan menarik tingkat pengunjung. Misalnya dengan memfasilitasi tren swafoto (selfie) saat ini. ‘’Kita ingin seperti itu. Rencananya kita tata lagi di tahun depan,’’ ucap Su’ur. 

KOTA – Meski sebagai alternatif obyek wisata di Kota Lamongan, Telaga Bandung dan Telaga Dapur minim pengunjung. Sehingga perlu penambahan wahana untuk menarik minat pengunjung. ‘’Untuk tahun ini, Telaga Bandung dan Telaga Dapur hanya berupa perawatan,’’ kata Kepala UPT Alun-Alun, Telaga Bandung, dan Telaga Dapur Lamongan, Su’ur jumat (27/4).

Pengunjung Telaga Bandung dan Telaga Dapur masih cukup stagnan. Saat hari biasa, pengunjung Telaga Bandung jumlahnya sekitar 50 orang hingga 100 orang. Sedangkan pengunjung di Telaga Dapur lebih sedikit lagi. ‘’Untuk tingkat kunjungannya lebih tinggi di Telaga Bandung,’’ ujarnya. Sejumlah kegiatan dan acara kini masih terpusat di Alun-Alun Lamongan. Su’ur mengaku jika lokasi di Telaga Bandung dan Telaga Dapur kurang luas.

Baca Juga :  Bupati-Wabup Duet dengan Nella Kharisma

Sehingga belum ada yang tertarik menggelar acara dan kegiatan di dua lokasi tersebut. ‘’Sebenarnya kita membuka diri bagi siapapun yang ingin menggelar acara di sini,’’ tukasnya. Pihak UPT Telaga Bandung dan Telaga Dapur harus lebih kreatif, guna menghidupkan dan menarik tingkat pengunjung. Misalnya dengan memfasilitasi tren swafoto (selfie) saat ini. ‘’Kita ingin seperti itu. Rencananya kita tata lagi di tahun depan,’’ ucap Su’ur. 

Artikel Terkait

Most Read

Kerja Sesuai Kemampuan

Pemprov Pantau Pansel Sekda

Artikel Terbaru


/