alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Konsumen Ban Tubeless Bertambah

BISNIS – Konsumen ban jenis tubeless terus mengalami peningkatan. Selain kualitas, konsumen lebih memperhatikan kondisi medan jalan yang tak lagi rata. Sehingga, mereka membutuhkan ban dengan kualitas lebih baik. Ahmad karyawan Planet Ban mengatakan, permintaan ban tubeless belakangan terjadi kenaikan. Seiring dengan pabrik rutin memproduksi tipe motor dengan menggunakan spare part ban tubeless. Selain itu, pengendara sekarang banyak beralih ban tubeless.

Dia menambahkan, permintaan ban tubeless sebelumnya hanya didominasi oleh komunitas. Biasanya, anggota komunitas membutuhkan ban dengan tekstur lebih kuat dan awet meski harganya berbeda. Namun, kini konsumen kian merata semua kalangan. Apalagi, pabrik juga mengeluarkan produk motor dengan penggunaan ban tubeless.

Baca Juga :  Harus Reklamasi Lahan Dulu

“Jadi kebutuhannya mengalami kenaikan. Setidaknya 2 persen untuk awal tahun,” terangnya. Rendra, salah satu konsumen mengatakan, melihat kondisi jalanan tidak merata memicu pengendara mengesampingkan harga mendapatkan kualitas lebih baik. Karena selisih harga sedikit bisa memengaruhi kondisi kendaraan. “Mending lebih mahal tapi kualitasnya sesuai,” jelasnya. 

BISNIS – Konsumen ban jenis tubeless terus mengalami peningkatan. Selain kualitas, konsumen lebih memperhatikan kondisi medan jalan yang tak lagi rata. Sehingga, mereka membutuhkan ban dengan kualitas lebih baik. Ahmad karyawan Planet Ban mengatakan, permintaan ban tubeless belakangan terjadi kenaikan. Seiring dengan pabrik rutin memproduksi tipe motor dengan menggunakan spare part ban tubeless. Selain itu, pengendara sekarang banyak beralih ban tubeless.

Dia menambahkan, permintaan ban tubeless sebelumnya hanya didominasi oleh komunitas. Biasanya, anggota komunitas membutuhkan ban dengan tekstur lebih kuat dan awet meski harganya berbeda. Namun, kini konsumen kian merata semua kalangan. Apalagi, pabrik juga mengeluarkan produk motor dengan penggunaan ban tubeless.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Saing, Bentuk Tim Sida

“Jadi kebutuhannya mengalami kenaikan. Setidaknya 2 persen untuk awal tahun,” terangnya. Rendra, salah satu konsumen mengatakan, melihat kondisi jalanan tidak merata memicu pengendara mengesampingkan harga mendapatkan kualitas lebih baik. Karena selisih harga sedikit bisa memengaruhi kondisi kendaraan. “Mending lebih mahal tapi kualitasnya sesuai,” jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Rp 18 M untuk Satu Blok Lagi

Manfaatkan Limbah Akar Kayu untuk Berseni

Baru 21 Desa Miliki Wisata di Bojonegoro

Artikel Terbaru


/