alexametrics
24.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

JKN Masih Kurang 39 Persen

KOTA – Sebanyak 825.989 jiwa atau 61,48 persen dari total 1.354.119 warga Lamongan telah ter-cover jaminan kesehatan nasional (JKN). Sehingga 528.130 jiwa atau 39 persen belum tercover JKN. ‘’Warga Lamongan yang ter-cover JKN sudah mencapai 61,48 persen,’’ kata Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi dalam acara Sinergisme Pencanangan Komitmen Universal Health Coverage (UHC) di Pendapa Lokatantra pemkab setempat selasa (27/3). Menurut dia, kegiatan sinergisme itu berawal dari komitmen pencanangan UHC pada 26 Januari 2018 antara Bupati Lamongan, Fadeli dengan BPJS Kesehatan.

‘’Dicanangkan UHC Kabupaten Lamongan akan mencapai 100 persen pada tahun ini (2018),’’ ujarnya. . Dia menyatakan, setelah acara di tingkat kabupaten, kegiatan serupa akan dilaksanakan ulang di masing-masing kecamatan. “Dalam kurun waktu kurang lebih sembilan bulan ini, kita tuntaskan angka cakupan 100 persen UHC di Kabupaten Lamongan,’’ tukasnya. Bupati Fadeli optimis di akhir tahun ini seluruh masyarakat Lamongan tercover JKN.

Baca Juga :  Harga Ayam Turun

“Seperti program ODF yang bisa dituntaskan, saya yakin jika semua pihak bekerjasama dan saling mendukung, akhir tahun ini seluruh warga Lamongan akan tercover oleh JKN,” tandasnya. Apalagi, lanjut dia, dana yang disiapkan untuk mempercepat pencapaian target itu mencapai Rp 13 Miliar. “Jika tahuntahun sebelumnya Pemkab Lamongan hanya memberikan dana Rp 3 Miliar per tahun, pada tahun ini akan digelontorkan dana Rp 13 Miliar untuk mempercepat pencapaian target tersebut,’’ tukasnya.

Menurut dia, JKN terbagi dua, yakni dibiayai secara mandiri bagi yang mampu dan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kemudian PBI terdiri dari dua, yakni dibiayai pemerintah pusat dan dibiayai pemerintah daerah.  “Akan ada reward bagi tim kecamatan yang mampu mempercepat pencapaian target tersebut. Reward ini berupa tambahan dana dan reward khusus di luar dana itu,” paparnya. Juga hadir dalam kesempatan itu, Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jatim Handaryo.

Baca Juga :  Seluruh Bansos Bulan Ini Ditunda

KOTA – Sebanyak 825.989 jiwa atau 61,48 persen dari total 1.354.119 warga Lamongan telah ter-cover jaminan kesehatan nasional (JKN). Sehingga 528.130 jiwa atau 39 persen belum tercover JKN. ‘’Warga Lamongan yang ter-cover JKN sudah mencapai 61,48 persen,’’ kata Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi dalam acara Sinergisme Pencanangan Komitmen Universal Health Coverage (UHC) di Pendapa Lokatantra pemkab setempat selasa (27/3). Menurut dia, kegiatan sinergisme itu berawal dari komitmen pencanangan UHC pada 26 Januari 2018 antara Bupati Lamongan, Fadeli dengan BPJS Kesehatan.

‘’Dicanangkan UHC Kabupaten Lamongan akan mencapai 100 persen pada tahun ini (2018),’’ ujarnya. . Dia menyatakan, setelah acara di tingkat kabupaten, kegiatan serupa akan dilaksanakan ulang di masing-masing kecamatan. “Dalam kurun waktu kurang lebih sembilan bulan ini, kita tuntaskan angka cakupan 100 persen UHC di Kabupaten Lamongan,’’ tukasnya. Bupati Fadeli optimis di akhir tahun ini seluruh masyarakat Lamongan tercover JKN.

Baca Juga :  Besok, Puncak Awarding Tryout

“Seperti program ODF yang bisa dituntaskan, saya yakin jika semua pihak bekerjasama dan saling mendukung, akhir tahun ini seluruh warga Lamongan akan tercover oleh JKN,” tandasnya. Apalagi, lanjut dia, dana yang disiapkan untuk mempercepat pencapaian target itu mencapai Rp 13 Miliar. “Jika tahuntahun sebelumnya Pemkab Lamongan hanya memberikan dana Rp 3 Miliar per tahun, pada tahun ini akan digelontorkan dana Rp 13 Miliar untuk mempercepat pencapaian target tersebut,’’ tukasnya.

Menurut dia, JKN terbagi dua, yakni dibiayai secara mandiri bagi yang mampu dan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kemudian PBI terdiri dari dua, yakni dibiayai pemerintah pusat dan dibiayai pemerintah daerah.  “Akan ada reward bagi tim kecamatan yang mampu mempercepat pencapaian target tersebut. Reward ini berupa tambahan dana dan reward khusus di luar dana itu,” paparnya. Juga hadir dalam kesempatan itu, Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jatim Handaryo.

Baca Juga :  Marfuah Segera Menyusul Supi Sidang, ini Kata Kasi PidsusĀ 

Artikel Terkait

Most Read

898 Pelanggar Lalin di Bawah Umur

Hapus Pasal-Pasal yang Tidak Sesuai

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/