alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Antisipasi Antrean, Pisah Ruang Cetak

BOJONEGORO – Ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro cukup banyak perubahan. Seorang perempuan bernama Endang Ruminingsih sedang duduk di dekat taman di bagian belakang ruang pelayanan. Ternyata dia sedang menunggu hasil cetakan kartu keluarga (KK) di ruang cetak. Dia mulai antre pukul 09.00, lalu pukul 11.30 tinggal menunggu hasil cetakan KK.

“Tinggal nunggu dipanggil saja mas, tadi antrenya sejak pukul 09.00 dan langsung jadi hari ini juga,” ujarnya kemarin (27/2).

Perempuan asal Kecamatan Ngraho mengatakan, pelayanan dispendukcapil cenderung membaik. Namun ia masih berharap ke depannya pengurusan KTP, KK, akta, maupun kartu identitas anak (KIA) bisa dilakukan di kantor kecamatan. Sebab, jarak rumahnya dengan kantor dispendukcapil bisa memakan waktu sekitar satu jam.

Baca Juga :  Jembatan Kanor-Rengel: Kebut Tiang Pancang di Bengawan

“Semoga saja bisa ngurus semuanya di kantor kecamatan,” jelasnya.

Kepala Dispendukcapil Bojonegoro Moch. Chosim menerangkan, bahwa peningkatan pelayanan terus dilakukan. Mengingat sejak pelayanan dari kantor Jalan Pattimura pindah ke Mal Pelayanan Publik di Jalan Veteran butuh adaptasi dan pengadaan sarana prasarana. Ia mengatakan bahwa salah satu antisipasi lonjakan antrean, ruang pelayanan dan ruang cetak dipisah.

“Ruang cetak menggunakan ruangan-ruangan di belakang ruang pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait jumlah pemohon tiap harinya sekitar 700-800 orang. Saat ini, stok blangko e-KTP juga aman sekitar 7.000 keping. Ia pun menambahkan bahwa ada sekitar 2.000 permohonan e-KTP yang akan didistribusikan ke masing-masing kantor kecamatan. Sebab, permohonan tersebut sudah menumpuk sejak 2-3 bulan yang lalu.

Baca Juga :  Jaksa Hadirkan Dua Saksi Ahli Pidana

“Tunggakan permohonan e-KTP sudah kami selesaikan, petugas saya nanti langsung mengirimnya ke masing-masing kantor kecamatan,” tuturnya.

BOJONEGORO – Ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro cukup banyak perubahan. Seorang perempuan bernama Endang Ruminingsih sedang duduk di dekat taman di bagian belakang ruang pelayanan. Ternyata dia sedang menunggu hasil cetakan kartu keluarga (KK) di ruang cetak. Dia mulai antre pukul 09.00, lalu pukul 11.30 tinggal menunggu hasil cetakan KK.

“Tinggal nunggu dipanggil saja mas, tadi antrenya sejak pukul 09.00 dan langsung jadi hari ini juga,” ujarnya kemarin (27/2).

Perempuan asal Kecamatan Ngraho mengatakan, pelayanan dispendukcapil cenderung membaik. Namun ia masih berharap ke depannya pengurusan KTP, KK, akta, maupun kartu identitas anak (KIA) bisa dilakukan di kantor kecamatan. Sebab, jarak rumahnya dengan kantor dispendukcapil bisa memakan waktu sekitar satu jam.

Baca Juga :  Berbahaya, PJU Sempat Mati Dua Pekan

“Semoga saja bisa ngurus semuanya di kantor kecamatan,” jelasnya.

Kepala Dispendukcapil Bojonegoro Moch. Chosim menerangkan, bahwa peningkatan pelayanan terus dilakukan. Mengingat sejak pelayanan dari kantor Jalan Pattimura pindah ke Mal Pelayanan Publik di Jalan Veteran butuh adaptasi dan pengadaan sarana prasarana. Ia mengatakan bahwa salah satu antisipasi lonjakan antrean, ruang pelayanan dan ruang cetak dipisah.

“Ruang cetak menggunakan ruangan-ruangan di belakang ruang pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, terkait jumlah pemohon tiap harinya sekitar 700-800 orang. Saat ini, stok blangko e-KTP juga aman sekitar 7.000 keping. Ia pun menambahkan bahwa ada sekitar 2.000 permohonan e-KTP yang akan didistribusikan ke masing-masing kantor kecamatan. Sebab, permohonan tersebut sudah menumpuk sejak 2-3 bulan yang lalu.

Baca Juga :  Jaksa Hadirkan Dua Saksi Ahli Pidana

“Tunggakan permohonan e-KTP sudah kami selesaikan, petugas saya nanti langsung mengirimnya ke masing-masing kantor kecamatan,” tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/