alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Tiga Format Dapil Diusulkan ke KPU Pusat

- Advertisement -

KOTA – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan telah mengusulkan daerah pemilihan (dapil) ke KPU RI, melalui KPU Provinsi Jatim. Dapil yang diusulkan mengacu hasil uji publik yang digelar KPUK awal Februari lalu. ‘’Sudah dikirim ke KPU pusat. Usulannya sesuai hasil uji publik,’’ kata Divisi Teknnis dan Data KPUK Lamongan, Nur Salam kepada Jawa Pos Radar Lamongan selasa (27/2).

Dia mengungkapkan, mekanisme pengusulan dapil ditujukan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi Jawa Timur. Karena harus ada rekomendasi atau pengantar dari KPU provinsi.‘’Kita tinggal nunggu keputusannya dari KPU RI,’’ ujarnya.

Menurut dia, ada tiga format dapil untuk Lamongan yang diusulkan KPUK Lamongan ke KPU RI. Yakni format V,VI dan VII dapil. Usulan tersebut sudah sesuai dengan hasil uji publik yang  yang melibatkan partai politik peserta pemilu dan sejumlah ormas di Lamongan. 

Baca Juga :  Mutasi tanpa Tentukan Plt Sekda, Ini Kata Kang Yoto

Dalam uji publik ada lima parpol yang mengusulkan tidak dilakukan perubahan formal dapil, yakni tetap V dapil. Lima parpol itu yakni PKB, PKS, PPP, NASDEM dan Perindo. Sedangkan  mayoritas parpol menghendaki perubahan format dapil, yakni menjadi VI dan VII dapil. Yang mengusulkan VI dapil yakni Partai Golkar dan PSI.  Dan delapan parpol mengusulkan menjadi VII dapil. Yakni Demokrat, PDIP, Gerindra, PAN, Hanura, PBB, Berkarya dan Garuda. ‘’Kemungkinan ketetapan dapil itu turun April,’’ ujar Salam, panggilan Nur Salam.

Meski berbeda usulan, para parpol menyatakan siap menerima ketetapan dapil dari KPU pusat. ’’Apapun keputusannya nanti, kami akan menerima,’’ kata Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur. Sikap yang sama diungkapkan PDIP. ‘’Berapapun kami siap,’’ kata Sekretaris DPC PDIP Lamongan, Saim.

Baca Juga :  KPUK Ajukan Anggaran Rp 63 Miliar

KOTA – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan telah mengusulkan daerah pemilihan (dapil) ke KPU RI, melalui KPU Provinsi Jatim. Dapil yang diusulkan mengacu hasil uji publik yang digelar KPUK awal Februari lalu. ‘’Sudah dikirim ke KPU pusat. Usulannya sesuai hasil uji publik,’’ kata Divisi Teknnis dan Data KPUK Lamongan, Nur Salam kepada Jawa Pos Radar Lamongan selasa (27/2).

Dia mengungkapkan, mekanisme pengusulan dapil ditujukan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi Jawa Timur. Karena harus ada rekomendasi atau pengantar dari KPU provinsi.‘’Kita tinggal nunggu keputusannya dari KPU RI,’’ ujarnya.

Menurut dia, ada tiga format dapil untuk Lamongan yang diusulkan KPUK Lamongan ke KPU RI. Yakni format V,VI dan VII dapil. Usulan tersebut sudah sesuai dengan hasil uji publik yang  yang melibatkan partai politik peserta pemilu dan sejumlah ormas di Lamongan. 

Baca Juga :  Urunan Bangun TPS Bertema Piala Dunia

Dalam uji publik ada lima parpol yang mengusulkan tidak dilakukan perubahan formal dapil, yakni tetap V dapil. Lima parpol itu yakni PKB, PKS, PPP, NASDEM dan Perindo. Sedangkan  mayoritas parpol menghendaki perubahan format dapil, yakni menjadi VI dan VII dapil. Yang mengusulkan VI dapil yakni Partai Golkar dan PSI.  Dan delapan parpol mengusulkan menjadi VII dapil. Yakni Demokrat, PDIP, Gerindra, PAN, Hanura, PBB, Berkarya dan Garuda. ‘’Kemungkinan ketetapan dapil itu turun April,’’ ujar Salam, panggilan Nur Salam.

Meski berbeda usulan, para parpol menyatakan siap menerima ketetapan dapil dari KPU pusat. ’’Apapun keputusannya nanti, kami akan menerima,’’ kata Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur. Sikap yang sama diungkapkan PDIP. ‘’Berapapun kami siap,’’ kata Sekretaris DPC PDIP Lamongan, Saim.

Baca Juga :  Mengakar ke Bumi Menggapai ke Langit

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/