alexametrics
27.3 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Gadis ini Cintai Kesenian Jawa

YUK – Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, Fidya Nur Khafidho, merasa memiliki kecintaan lebih terhadap budaya Jawa. Budaya nenek moyang yang dirasa mulai ditinggalkan kawan sebayanya.Bagi Fidya, budaya penting baginya untuk dilestarikan karena ada nilai luhur tersendiri. Bahkan, pilihannya untuk mengenyam bangku kuliah jurusan itu sudah sesuai cita-citanya.

Apalagi, Fidya memiliki orang tua berdarah murni Jawa. Hal itu membuatnya semakin tertantang untuk memahami budayanya.Dia kerap miris melihat teman – temannya yang lebih nyaman dan bangga dengan budaya orang lain.

Padahal, mereka belum paham betul mengenai kebudayaannya. Apalagi dalam budaya Jawa ada banyak kesenian yang bisa dipelajari. Seperti tembang, karawitan, ludruk, dan ketoprak. “Semua kesenian itu sangat enak untuk dipelajari,” tuturnya.

Baca Juga :  Kesulitan bagi Waktu

Fidya memiliki tugas untuk menyampaikan pesan – pesan penting melalui budaya Jawa. Supaya semakin banyak remaja bangga dengan budayanya. Sehingga, mereka tidak mudah terpengaruh terhadap budaya orang lain.

Apalagi sekarang banyak informasi kurang mendidik kerap masuk dan meracuni otak manusia. “Jadi sebagai generasi muda harus pandai menyaring informasi dan budaya masuk,” tuturnya. 

YUK – Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, Fidya Nur Khafidho, merasa memiliki kecintaan lebih terhadap budaya Jawa. Budaya nenek moyang yang dirasa mulai ditinggalkan kawan sebayanya.Bagi Fidya, budaya penting baginya untuk dilestarikan karena ada nilai luhur tersendiri. Bahkan, pilihannya untuk mengenyam bangku kuliah jurusan itu sudah sesuai cita-citanya.

Apalagi, Fidya memiliki orang tua berdarah murni Jawa. Hal itu membuatnya semakin tertantang untuk memahami budayanya.Dia kerap miris melihat teman – temannya yang lebih nyaman dan bangga dengan budaya orang lain.

Padahal, mereka belum paham betul mengenai kebudayaannya. Apalagi dalam budaya Jawa ada banyak kesenian yang bisa dipelajari. Seperti tembang, karawitan, ludruk, dan ketoprak. “Semua kesenian itu sangat enak untuk dipelajari,” tuturnya.

Baca Juga :  Perlu Alat Berat Bersihkan Eceng Gondok

Fidya memiliki tugas untuk menyampaikan pesan – pesan penting melalui budaya Jawa. Supaya semakin banyak remaja bangga dengan budayanya. Sehingga, mereka tidak mudah terpengaruh terhadap budaya orang lain.

Apalagi sekarang banyak informasi kurang mendidik kerap masuk dan meracuni otak manusia. “Jadi sebagai generasi muda harus pandai menyaring informasi dan budaya masuk,” tuturnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/