alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Diduga Ngantuk, Truk Tabrak Pembatas Jalan

PACIRAN, Radar Lamongan – Sebuah truk tronton mengangkut peti kemas menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Pantura Deandles Paciran, tepatnya di barat Wisata Bahari Lamongan (WBL)kemarin pagi (26/25). Truk nopol L 9236 UF itu dikemudikan Muji Santoso, 48, asal Desa/Kecamatan Sidayu Gresik berjalan dari arah barat dengan kecepatan sekitar 50 km/jam. ”Truk tersebut oleng ke kiri kemudian menabrak pembatas jalan,” kata Kanit Lantas Polsek Paciran, Ipda Hery Prasetyo.
Menurut Hery, sebelum kejadian, truk tersebut berjalan dari barat. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam pagar pembatas jalan di sebelah utara jalan yang berbatasan dengan pantai, kemudian hingga terguling ke kiri. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir hanya luka ringan. ‘’Diduga karena sopir mengantuk,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, karena lokasi laka di pinggir jalan, sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. ‘’Upaya evakuasi dilakukan pemilik truk menggunakan alat berat,’’ katanya.

Baca Juga :  Gencar Latihan, Kecepatan dan Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

PACIRAN, Radar Lamongan – Sebuah truk tronton mengangkut peti kemas menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Pantura Deandles Paciran, tepatnya di barat Wisata Bahari Lamongan (WBL)kemarin pagi (26/25). Truk nopol L 9236 UF itu dikemudikan Muji Santoso, 48, asal Desa/Kecamatan Sidayu Gresik berjalan dari arah barat dengan kecepatan sekitar 50 km/jam. ”Truk tersebut oleng ke kiri kemudian menabrak pembatas jalan,” kata Kanit Lantas Polsek Paciran, Ipda Hery Prasetyo.
Menurut Hery, sebelum kejadian, truk tersebut berjalan dari barat. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam pagar pembatas jalan di sebelah utara jalan yang berbatasan dengan pantai, kemudian hingga terguling ke kiri. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir hanya luka ringan. ‘’Diduga karena sopir mengantuk,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, karena lokasi laka di pinggir jalan, sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas. ‘’Upaya evakuasi dilakukan pemilik truk menggunakan alat berat,’’ katanya.

Baca Juga :  Sarankan Sembahyang di Rumah, Di Kelenteng Hanya 20 Perwakilan

Artikel Terkait

Most Read

Tak Ada Pembeli, Harga Garam Anjlok

Kantor Baru, CJH Mulai Urus Paspor

Sundul Truk, Bus Terbakar

Artikel Terbaru


/