alexametrics
27.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Deadline Tinggal Seminggu, Jargas Belum Tuntas

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sesuai deadline, pengerjaan proyek pemasangan jaringan pipa gas (jargas) di Lamongan harus tuntas hingga akhir tahun ini. Meski waktu tinggal seminggu lagi, ternyata masih banyak jargas ke rumah warga yang belum tersambung. Selain itu penutupan bekas galian jargas juga belum dilakukan pihak pelaksana proyek. Sehingga sangat dikeluhkan masyarakat Kota Soto tersebut.
“Sebenarnya kami sudah menerima keluhan warga dan sudah kami sampaikan evaluasi pertama bulan lalu. Kami belum bisa berbuat banyak karena dari pihak pelaksana belum melaporkan lagi (pelaksanaan evaluasi pertama),” klaim Kabag Sumber Daya Alam Setda Lamongan, Agusta Prissadaryanto kemarin (26/12).
Menurut dia, kalau di lapangan masih ada galian yang belum tertutup, berarti pekerjaan belum selesai. Semuanya harus diselesaikan sesuai dengan rencana. Secara data memang sudah dilaporkan pekerjaan penyambungan 6 ribu jargas ke rumah tuntas. Kemudian pihaknya akan melakukan kroschek setelah semua proses pemasangan dan operasional sudah selesai.
Dia mengklaim, pemkab sudah meminta agar pihak pelaksana proyek memperhatikan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat. Pihaknya juga sudah memberikan solusi terkait permasalahan tersebut. Tapi sepertinya belum berjalan baik. “Waktunya tinggal satu minggu (hingga akhir tahun ini) untuk rekondisi (pengembalian bekas galian seperti semula). Mudah-mudahan pihak pelaksana bisa menyelesaikan sesuai rencana,” tukasnya.
Menurut Prissa, tahun ini Kabupaten Lamongan mendapatkan jatah 6 ribu sambungan rumah (SR). Rinciannya, Kecamatan Lamongan terdiri dari Kelurahan Sukomulyo 1.636 SR, Kelurahan Sidoharjo 629 SR, dan Desa Made 1.847 SR. Kemudian Kecamatan Tikung dibangun 1.053 SR di Desa Tambakrigadung. Sedangkan Kecamatan Deket 629 SR di Desa Deket Wetan dan 201 SR di Desa Deket Kulon.

Baca Juga :  Eks Kades Pragelan Dituntut 4 Tahun Penjara

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sesuai deadline, pengerjaan proyek pemasangan jaringan pipa gas (jargas) di Lamongan harus tuntas hingga akhir tahun ini. Meski waktu tinggal seminggu lagi, ternyata masih banyak jargas ke rumah warga yang belum tersambung. Selain itu penutupan bekas galian jargas juga belum dilakukan pihak pelaksana proyek. Sehingga sangat dikeluhkan masyarakat Kota Soto tersebut.
“Sebenarnya kami sudah menerima keluhan warga dan sudah kami sampaikan evaluasi pertama bulan lalu. Kami belum bisa berbuat banyak karena dari pihak pelaksana belum melaporkan lagi (pelaksanaan evaluasi pertama),” klaim Kabag Sumber Daya Alam Setda Lamongan, Agusta Prissadaryanto kemarin (26/12).
Menurut dia, kalau di lapangan masih ada galian yang belum tertutup, berarti pekerjaan belum selesai. Semuanya harus diselesaikan sesuai dengan rencana. Secara data memang sudah dilaporkan pekerjaan penyambungan 6 ribu jargas ke rumah tuntas. Kemudian pihaknya akan melakukan kroschek setelah semua proses pemasangan dan operasional sudah selesai.
Dia mengklaim, pemkab sudah meminta agar pihak pelaksana proyek memperhatikan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat. Pihaknya juga sudah memberikan solusi terkait permasalahan tersebut. Tapi sepertinya belum berjalan baik. “Waktunya tinggal satu minggu (hingga akhir tahun ini) untuk rekondisi (pengembalian bekas galian seperti semula). Mudah-mudahan pihak pelaksana bisa menyelesaikan sesuai rencana,” tukasnya.
Menurut Prissa, tahun ini Kabupaten Lamongan mendapatkan jatah 6 ribu sambungan rumah (SR). Rinciannya, Kecamatan Lamongan terdiri dari Kelurahan Sukomulyo 1.636 SR, Kelurahan Sidoharjo 629 SR, dan Desa Made 1.847 SR. Kemudian Kecamatan Tikung dibangun 1.053 SR di Desa Tambakrigadung. Sedangkan Kecamatan Deket 629 SR di Desa Deket Wetan dan 201 SR di Desa Deket Kulon.

Baca Juga :  Desak Pengganti Retribusi Izin Gangguan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/