alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Masih Sepi Pengunjung 

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Liburan sekolah yang kebetulan berbarengan dengan liburan Natal dan tahun baru (Nataru) sudah berlangsung. Namun, beberapa objek wisata di Bojonegoro masih sepi pengunjung.

Seperti objek wisata sumur tua di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, kompleks ratusan sumur minyak tua itu kemarin (26/12) masih sepi pengunjung. ’’Tetap ada pengunjung, tapi sepi. Padahal ini sudah liburan,’’ kata Sri Wahyuni, salah satu pengunjung kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dia menuturkan, potensi wisata di Wonocolo cukup besar. Karena pengunjung bisa menyaksikan penambangan minyak dengan cara tradisional. Namun, rerata pengunjung ketika sudah sampai lokasi bingung.

Sebab, tidak ada pemandunya. Sehingga, pengunjung terkesan liar dan tidak ada yang mengarahkan ketika sampai di lokasi. ’’Sebenarnya bagus, cocok untuk semua usia. Tapi tidak ada pemandu wisatanya,’’ ungkap dia.

Baca Juga :  Bejat! Penjaga Gereja Cabuli Dua Anak

Dia menambahkan, potensi wisata sumur minyak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, ini cocok untuk semua usia. Jika pengunjungnya anak-anak bisa menjadi objek wisata edukasi, yang bertemakan energi.

- Advertisement -

Sedangkan, untuk usia remaja, bisa menikmati keindahan alam di sekitar lokasi pengeboran sumur minyak tua.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Amir Syahid belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas. (msu/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Liburan sekolah yang kebetulan berbarengan dengan liburan Natal dan tahun baru (Nataru) sudah berlangsung. Namun, beberapa objek wisata di Bojonegoro masih sepi pengunjung.

Seperti objek wisata sumur tua di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, kompleks ratusan sumur minyak tua itu kemarin (26/12) masih sepi pengunjung. ’’Tetap ada pengunjung, tapi sepi. Padahal ini sudah liburan,’’ kata Sri Wahyuni, salah satu pengunjung kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dia menuturkan, potensi wisata di Wonocolo cukup besar. Karena pengunjung bisa menyaksikan penambangan minyak dengan cara tradisional. Namun, rerata pengunjung ketika sudah sampai lokasi bingung.

Sebab, tidak ada pemandunya. Sehingga, pengunjung terkesan liar dan tidak ada yang mengarahkan ketika sampai di lokasi. ’’Sebenarnya bagus, cocok untuk semua usia. Tapi tidak ada pemandu wisatanya,’’ ungkap dia.

Baca Juga :  PT SBS dan PT Raja Beton Sebabkan Polusi, Pemkab Harus Turun Tangan

Dia menambahkan, potensi wisata sumur minyak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, ini cocok untuk semua usia. Jika pengunjungnya anak-anak bisa menjadi objek wisata edukasi, yang bertemakan energi.

- Advertisement -

Sedangkan, untuk usia remaja, bisa menikmati keindahan alam di sekitar lokasi pengeboran sumur minyak tua.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Amir Syahid belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi ponselnya terdengar nada sambung namun tak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas. (msu/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/