alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

GDK Bakal Setor PAD

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) tampaknya tidak akan meninggalkan catatan buruk tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya BUMD perhotelan itu tidak bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), tahun ini tampaknya bisa setor. Pendapatan diperoleh setelah sebagai gedung GDK disewa PT Asri Dharma Sejahtera (ADS).
PT ADS juga BUMD milik Pemkab Bojonegoro, hanya bergerak di participating interest (PI) Blok Cepu. ‘’Kalau saat ini belum ada dividen yang masuk dari GDK,’’ kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti kemarin (26/10).
Ibnu menjelaskan, disewanya sebagian gedung oleh PT ADS membuat Hotel GDK bakal memperoleh profit. Meskipun tidak banyak, itu cukup membuat GDK bisa hidup. Meskipun tidak beroperasi secara normal seperti sebelumnya.
Konsep digunakan saat ini adalah menolong PT GDK. Sehingga, GDK masih tetap ada pendapatan meski tidak memiliki manajemen. Selama ini PT ADS menempati kantor di lokasi sama dengan PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Kini, PT ADS menempati kantor cukup strategis di Hotel GDK.
Menurut Ibnu, sementara ini manajemen PT GDK dipegang oleh bagian perekonomian sekretariat daerah. Bagian perekonomian ini membidangi BUMD.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sigit Kushariyanto meminta pemkab segera melakukan pengisian direktur Hotel GDK. Adanya direktur GDK tentu manajerial dan bisnis bisa berjalan normal lagi. ‘’Harus segera dilakukan pengisian,’’ jelasnya.
Pengisian direktur GDK tetap harus dilakukan sesuai mekanisme sesuai aturan berlaku. Yakni, seleksi terbuka. Sehingga, bisa dihasilkan manajemen lebih bagus. ‘’Bisnis utama GDK bisa jalan lagi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  2.516 Orang Pindah Memilih

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) tampaknya tidak akan meninggalkan catatan buruk tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya BUMD perhotelan itu tidak bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD), tahun ini tampaknya bisa setor. Pendapatan diperoleh setelah sebagai gedung GDK disewa PT Asri Dharma Sejahtera (ADS).
PT ADS juga BUMD milik Pemkab Bojonegoro, hanya bergerak di participating interest (PI) Blok Cepu. ‘’Kalau saat ini belum ada dividen yang masuk dari GDK,’’ kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti kemarin (26/10).
Ibnu menjelaskan, disewanya sebagian gedung oleh PT ADS membuat Hotel GDK bakal memperoleh profit. Meskipun tidak banyak, itu cukup membuat GDK bisa hidup. Meskipun tidak beroperasi secara normal seperti sebelumnya.
Konsep digunakan saat ini adalah menolong PT GDK. Sehingga, GDK masih tetap ada pendapatan meski tidak memiliki manajemen. Selama ini PT ADS menempati kantor di lokasi sama dengan PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Kini, PT ADS menempati kantor cukup strategis di Hotel GDK.
Menurut Ibnu, sementara ini manajemen PT GDK dipegang oleh bagian perekonomian sekretariat daerah. Bagian perekonomian ini membidangi BUMD.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sigit Kushariyanto meminta pemkab segera melakukan pengisian direktur Hotel GDK. Adanya direktur GDK tentu manajerial dan bisnis bisa berjalan normal lagi. ‘’Harus segera dilakukan pengisian,’’ jelasnya.
Pengisian direktur GDK tetap harus dilakukan sesuai mekanisme sesuai aturan berlaku. Yakni, seleksi terbuka. Sehingga, bisa dihasilkan manajemen lebih bagus. ‘’Bisnis utama GDK bisa jalan lagi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Suhu Dingin di Tuban Bukan karena Aphelion, Ini Penjelasannya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/