alexametrics
30.9 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

TPA Kalisari Penuh, Pemkab Tambah TPA Baru di Wilayah Bojonegoro Timur

Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro bakal menambah satu tempat pembuangan akhir (TPA). Rencananya TPA itu akan ditempatkan di wilayah timur. Tahun depan alokasi anggaran disiapkan mencapai Rp 16 miliar.

Anggaran itu digunakan untuk pengadaan lahan. ‘’Anggaran kami siapkan pengadaan lahan Rp 16 miliar. Itu tahun depan,’’ ujar Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Ahmad Sholeh Fatoni kemarin (26/10).

Meski demikian, hingga kini masih belum dipastikan lokasi lahannya. Namun, DLH memiliki dua pilihan lokasi. Yakni, di Kecamatan Sumberrejo dan Kecamatan Baureno. Saat ini, DLH masih melakukan fasibility study atau studi kelayakan TPA baru itu.

Setelah itu, baru bisa ditentukan lokasi lahannya. Menurut Fatoni, pembangunan TPA di wilayah timur sangat diperlukan. Selama ini sampah dari wilayah itu dikirim ke TPA Banjarsari. Padahal, TPA itu sudah overload.

Baca Juga :  Belum Terbit Surat Edaran Pembelajaran Tatap Muka

‘’Luas lahan yang dibutuhkan juga belum ditentukan. Semuanya masih menungu hasil studi kelayanan,’’ jelasnya. Menurut Fatoni, pembangunan TPA tidak semudah membangun fasilitas publik lain. Tidak jarang ada penolakan dari warga sekitar karena dianggap mengganggu.

Karena itu, DLH memperkirakan proses penentuan lokasinya tidak bisa cepat. ‘’Kami harus sosialisasi dulu ke warga sekitar. Jika semua sudah setuju baru pengadaan lahan,’’ jelasnya.

Sementara itu, tahun depan TPA Banjarsari juga akan ditam bah lahan sekitar 1,5 hektare. Namun, penambahan luas lahan itu masih menunggu penyerahan aset dari bagian perlengkapan secretariat daerah pemkab setempat.

‘’Rencananya tahun depan. Namun, belum ada kabar lebih jauh,’’ ujar Fatoni. TPA Banjarsari harus ada perluasan lahan. Sebab, TPA itu sudah overload. Sehingga, sampah yang ditampung sudah menggunung. Tahun ini DLH juga menambah satu TPA baru. Yakni, TPA Ngasem. TPA itu mulai aktif digunakan bulan depan. Sehingga, saat ini ada dua TPA yang aktif.

Baca Juga :  Prestasi Unirow Semakin Melejit : Unirow Mewisuda 1.409 Mahasiswa 

Pelaksana Tugas (Plt) Bagian Perlengkapan Farid Naqib membe narkan penambahan lahan di TPA Banjarsari itu. Lahan itu akan diserahkan DLH tahun depan. ‘’Pengadaanya sudah lama,’’ jelasnya.

Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro bakal menambah satu tempat pembuangan akhir (TPA). Rencananya TPA itu akan ditempatkan di wilayah timur. Tahun depan alokasi anggaran disiapkan mencapai Rp 16 miliar.

Anggaran itu digunakan untuk pengadaan lahan. ‘’Anggaran kami siapkan pengadaan lahan Rp 16 miliar. Itu tahun depan,’’ ujar Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Ahmad Sholeh Fatoni kemarin (26/10).

Meski demikian, hingga kini masih belum dipastikan lokasi lahannya. Namun, DLH memiliki dua pilihan lokasi. Yakni, di Kecamatan Sumberrejo dan Kecamatan Baureno. Saat ini, DLH masih melakukan fasibility study atau studi kelayakan TPA baru itu.

Setelah itu, baru bisa ditentukan lokasi lahannya. Menurut Fatoni, pembangunan TPA di wilayah timur sangat diperlukan. Selama ini sampah dari wilayah itu dikirim ke TPA Banjarsari. Padahal, TPA itu sudah overload.

Baca Juga :  Berkinerja Positif, Mendag Lutfi Raih Penghargaan Most Popular Leader 

‘’Luas lahan yang dibutuhkan juga belum ditentukan. Semuanya masih menungu hasil studi kelayanan,’’ jelasnya. Menurut Fatoni, pembangunan TPA tidak semudah membangun fasilitas publik lain. Tidak jarang ada penolakan dari warga sekitar karena dianggap mengganggu.

Karena itu, DLH memperkirakan proses penentuan lokasinya tidak bisa cepat. ‘’Kami harus sosialisasi dulu ke warga sekitar. Jika semua sudah setuju baru pengadaan lahan,’’ jelasnya.

Sementara itu, tahun depan TPA Banjarsari juga akan ditam bah lahan sekitar 1,5 hektare. Namun, penambahan luas lahan itu masih menunggu penyerahan aset dari bagian perlengkapan secretariat daerah pemkab setempat.

‘’Rencananya tahun depan. Namun, belum ada kabar lebih jauh,’’ ujar Fatoni. TPA Banjarsari harus ada perluasan lahan. Sebab, TPA itu sudah overload. Sehingga, sampah yang ditampung sudah menggunung. Tahun ini DLH juga menambah satu TPA baru. Yakni, TPA Ngasem. TPA itu mulai aktif digunakan bulan depan. Sehingga, saat ini ada dua TPA yang aktif.

Baca Juga :  Adu Kreativitas di Perpustakaan

Pelaksana Tugas (Plt) Bagian Perlengkapan Farid Naqib membe narkan penambahan lahan di TPA Banjarsari itu. Lahan itu akan diserahkan DLH tahun depan. ‘’Pengadaanya sudah lama,’’ jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/