alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Suyuthi: Seharusnya Ada Kebersamaan

KETUA Fraksi PAN Nurani Rakyat Sejahtera Suyuthi mengatakan, pada prinsipnya ketua fraksi merangkap ketua komisi atau alat kelengkapan DPRD (AKD) tidak menyalahi aturan. Tapi, pihaknya berharap ada kebersamaan.

Sebab, jika sudah di DPRD tidak ada partai. Sebaliknya hanya ada fraksi. Sehingga, seharusnya ada pemerataan jabatan dan kebersamaan dalam mengemban amanat di AKD. Namun, ternyata hanya diduduki oleh lima fraksi.

’’Ketua fraksi merangkap ketua komisi tak masalah. Tapi harapan kami ada kebersamaan,’’ ujar dia.

Menurut Suyuthi, pemilihan pimpinan AKD seharusnya mengakomodir semua fraksi. Jika ada enam AKD, seharusnya dibagi sesuai dengan jumlah kursi di fraksi.

Baca Juga :  Tiga Parpol Baru Bentuk Fraksi

Dia mencontohkan, Fraksi PKB 10 kursi, Fraksi PAN Nurani Rakyat Sejahtera 8 kursi, fraksi gabungan Nasdem, Perindo, dan Garuda, Fraksi Demokrat dan Gerindra masing-masing 6 kursi, Fraksi Golkar dan PDIP masing-masing 5 kursi, dan Fraksi PPP 4 kursi.

Sehingga, untuk kursi ketua AKD diurut sesuai jumlah kursi. Namun, ternyata lima fraksi yang memilih koalisi bagi-bagi jatah pimpinan AKD. Sebaliknya, dua fraksi gabungan dan fraksi PPP tidak diajak komunikasi.

’’Ya biarkan diambil mereka semua,’’ tandas Ketua DPD PAN Bojonegoro itu.

Sebelumnya penetapan pimpinan AKD, kata dia, sempat ditawari salah satu ketua AKD. Namun, karena fraksi gabungan lainnya, dan Fraksi PPP tidak mendapatkan jatah yang sama, dia memilih menolaknya. Alasannya, dia berharap ada kebersamaan.

Baca Juga :  Prioritas Penyaluran Dana Desa untuk Entas Kemiskinan

Namun, ternyata tidak pernah dilibatkan dalam komunikasi. Sehingga dia menilai tidak ada tujuan baik dari pimpinan, sehingga enggan mengikuti pemilihan pimpinan AKD. Dan memilih walk out saat sidang paripurna penetapan AKD.

’’Berarti itu tak ada iktikad baik,’’ tudingnya. Meski demikian, Suyuthi tetap akan menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD. Karena adanya perbedaan pendapat dalam rapat sudah menjadi hal biasa.

KETUA Fraksi PAN Nurani Rakyat Sejahtera Suyuthi mengatakan, pada prinsipnya ketua fraksi merangkap ketua komisi atau alat kelengkapan DPRD (AKD) tidak menyalahi aturan. Tapi, pihaknya berharap ada kebersamaan.

Sebab, jika sudah di DPRD tidak ada partai. Sebaliknya hanya ada fraksi. Sehingga, seharusnya ada pemerataan jabatan dan kebersamaan dalam mengemban amanat di AKD. Namun, ternyata hanya diduduki oleh lima fraksi.

’’Ketua fraksi merangkap ketua komisi tak masalah. Tapi harapan kami ada kebersamaan,’’ ujar dia.

Menurut Suyuthi, pemilihan pimpinan AKD seharusnya mengakomodir semua fraksi. Jika ada enam AKD, seharusnya dibagi sesuai dengan jumlah kursi di fraksi.

Baca Juga :  Ingin Upacara di Gunung

Dia mencontohkan, Fraksi PKB 10 kursi, Fraksi PAN Nurani Rakyat Sejahtera 8 kursi, fraksi gabungan Nasdem, Perindo, dan Garuda, Fraksi Demokrat dan Gerindra masing-masing 6 kursi, Fraksi Golkar dan PDIP masing-masing 5 kursi, dan Fraksi PPP 4 kursi.

Sehingga, untuk kursi ketua AKD diurut sesuai jumlah kursi. Namun, ternyata lima fraksi yang memilih koalisi bagi-bagi jatah pimpinan AKD. Sebaliknya, dua fraksi gabungan dan fraksi PPP tidak diajak komunikasi.

’’Ya biarkan diambil mereka semua,’’ tandas Ketua DPD PAN Bojonegoro itu.

Sebelumnya penetapan pimpinan AKD, kata dia, sempat ditawari salah satu ketua AKD. Namun, karena fraksi gabungan lainnya, dan Fraksi PPP tidak mendapatkan jatah yang sama, dia memilih menolaknya. Alasannya, dia berharap ada kebersamaan.

Baca Juga :  Tulis Pesugihan Pocong 50 Meter Tumbal Supeno, Disidang

Namun, ternyata tidak pernah dilibatkan dalam komunikasi. Sehingga dia menilai tidak ada tujuan baik dari pimpinan, sehingga enggan mengikuti pemilihan pimpinan AKD. Dan memilih walk out saat sidang paripurna penetapan AKD.

’’Berarti itu tak ada iktikad baik,’’ tudingnya. Meski demikian, Suyuthi tetap akan menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD. Karena adanya perbedaan pendapat dalam rapat sudah menjadi hal biasa.

Artikel Terkait

Most Read

Baterai Lithium tanpa Ember

Motor Purnawirawan TNI Dimaling

Paling Susah Pelajaran Geometri

Daop Semarang Selidiki Penyebab Terguling

Artikel Terbaru


/