alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Berguguran sebelum Tes CPNS, 1.655 Peserta Tidak Memenuhi Syarat

Radar Bojonegoro – Persaingan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kiat ketat. Hingga kemarin (26/7) jumlah yang mendaftar sudah mencapai 6.284 orang. Padahal, formasi yang diperebutkan hanya 346 CPNS. Namun, sebanyak 6.284 pendaftar, tidak semuanya akan lolos menjadi peserta seleksi.

Sebagian pendaftar di antaranya sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Artinya gagal sebelum menjalani tes seleksi. ‘’Posisi hari ini (kemarin, Red) yang dinyatakan TMS sebanyak 1.655 orang. Diperkirakan jumlah akan terus bertambah,’’ kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono kemarin.

Joko melanjutkan, pendaftaran seleksi CPNS berakhir tadi malam. Posisi terakhir yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 3. 455 orang. Namun, masih banyak yang belum diverifikasi berkasnya. ‘’Saat ini masih terus dilakukan verifikasi,’’ jelasnya. Joko melanjutkan, mereka-mereka yang lolos seleksi adminsitrasi adalah yang akan mengikuti tes seleksi.

Baca Juga :  Bersama Generasi Muda Memahami dan Mengamalkan 4 Pilar MPR RI

Sedangkan yang tidak harus gagal sebelum seleksi. ‘’Seleksi akan dilaksanakan di Bojonegoro,’’ tuturnya. Sesuai rencana, seleksi akan dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Dabonsia Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Lokasinya mudah dijangkau dan cukup luas. Sebenarnya BKPP mengajukan dua lokasi. Satunya adalah Gedung Pusdiklat di Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Namun, lokasi gedung pusdiklat cukup jauh. Sehingga, dianggap kurang efesien untuk dijadikan lokasi tes seleksi.

Pengumuman peserta yang lolos administrasi akan dilakukan pada 3 atau 4 Agustus mendatang. Namun, rencana itu masih menunggu kepastian dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kemungkinan besar ada perubahan jadwal pengumuman. Diberitakan sebelumnya, pendaftar yang dinyatakan TMS itu sebagian besar karena persyaratan administrasi. Misalnya, berkas tidak valid hingga nilai indeks prestasi komulatif (IPK) tidak sesuai.

Banyak juga peserta sembarangan melampirkan persyaratan. Misalnya, menggunakan materai yang di-scan. Padahal hal itu tidak diperkenankan. Sehingga, mereka langsung dinyatakan gugur. Sementara itu, pendaftar calon pegawai pemerintah perjanjian kontrak (PPPK) hingga kini mencapai 2.304 orang. Namun, verifikasi berkas admistrasi calon PPPK itu ditangani Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud). ‘’BKPP hanya bagian menerima pendaftaran saja,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Banyak yang Belum Ajukan, DAK Pendidikan Terancam Hangus

Seleksi PPPK akan dilakukan Kemendikbud. Pemkab tidak menangani tes seleksi PPPK. Jadi, tahun ini pemkab hanya menangani seleksi CPNS. Tahun ini anggaran tes seleksi CPNS mencapai Rp 950 juta. Anggaran itu akan digunakan untuk sewa listrik, komputer, hingga honor panitia. Formasi tahun ini yang diterima Bojonegoro adalah 704. Terdiri atas 346 CPNS. Meliputi 235 tenaga kesehatan dan 111 tenaga teknis. Serta 358 PPPK. Terdiri atas 351 guru dan tujuh orang dokter spesialis.

Radar Bojonegoro – Persaingan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kiat ketat. Hingga kemarin (26/7) jumlah yang mendaftar sudah mencapai 6.284 orang. Padahal, formasi yang diperebutkan hanya 346 CPNS. Namun, sebanyak 6.284 pendaftar, tidak semuanya akan lolos menjadi peserta seleksi.

Sebagian pendaftar di antaranya sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Artinya gagal sebelum menjalani tes seleksi. ‘’Posisi hari ini (kemarin, Red) yang dinyatakan TMS sebanyak 1.655 orang. Diperkirakan jumlah akan terus bertambah,’’ kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono kemarin.

Joko melanjutkan, pendaftaran seleksi CPNS berakhir tadi malam. Posisi terakhir yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 3. 455 orang. Namun, masih banyak yang belum diverifikasi berkasnya. ‘’Saat ini masih terus dilakukan verifikasi,’’ jelasnya. Joko melanjutkan, mereka-mereka yang lolos seleksi adminsitrasi adalah yang akan mengikuti tes seleksi.

Baca Juga :  DPRD Tanyakan Penyerapan CSR Perusahaan Migas

Sedangkan yang tidak harus gagal sebelum seleksi. ‘’Seleksi akan dilaksanakan di Bojonegoro,’’ tuturnya. Sesuai rencana, seleksi akan dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Dabonsia Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Lokasinya mudah dijangkau dan cukup luas. Sebenarnya BKPP mengajukan dua lokasi. Satunya adalah Gedung Pusdiklat di Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Namun, lokasi gedung pusdiklat cukup jauh. Sehingga, dianggap kurang efesien untuk dijadikan lokasi tes seleksi.

Pengumuman peserta yang lolos administrasi akan dilakukan pada 3 atau 4 Agustus mendatang. Namun, rencana itu masih menunggu kepastian dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kemungkinan besar ada perubahan jadwal pengumuman. Diberitakan sebelumnya, pendaftar yang dinyatakan TMS itu sebagian besar karena persyaratan administrasi. Misalnya, berkas tidak valid hingga nilai indeks prestasi komulatif (IPK) tidak sesuai.

Banyak juga peserta sembarangan melampirkan persyaratan. Misalnya, menggunakan materai yang di-scan. Padahal hal itu tidak diperkenankan. Sehingga, mereka langsung dinyatakan gugur. Sementara itu, pendaftar calon pegawai pemerintah perjanjian kontrak (PPPK) hingga kini mencapai 2.304 orang. Namun, verifikasi berkas admistrasi calon PPPK itu ditangani Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud). ‘’BKPP hanya bagian menerima pendaftaran saja,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Warung Diacak – Acak, Kaca Jendela KUD Dipecah

Seleksi PPPK akan dilakukan Kemendikbud. Pemkab tidak menangani tes seleksi PPPK. Jadi, tahun ini pemkab hanya menangani seleksi CPNS. Tahun ini anggaran tes seleksi CPNS mencapai Rp 950 juta. Anggaran itu akan digunakan untuk sewa listrik, komputer, hingga honor panitia. Formasi tahun ini yang diterima Bojonegoro adalah 704. Terdiri atas 346 CPNS. Meliputi 235 tenaga kesehatan dan 111 tenaga teknis. Serta 358 PPPK. Terdiri atas 351 guru dan tujuh orang dokter spesialis.

Artikel Terkait

Most Read

Trump Kecele Lagi

Curi Burung, Ditangkap Warga

Artikel Terbaru


/