alexametrics
24.8 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Serahkan Diri Usai Curi Tiga Kambing

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Harga kambing mulai merangkak naik, dimanfaatkan oleh RP, 21, berbuat nekat. Pemuda warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, itu nekat mencuri tiga ekor kambing milik tetangganya M. Muslikh.

Mengetahui kambingnya dicuri, korban melaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, RP mengaku dan menyerahkan diri ke kepolisian Kamis (25/7) lalu. Barang bukti berupa dua kambing. Sedangkan, satu ekor kambing sudah dijual.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, dari tiga ekor yang dicuri, sudah dijual satu ekor. Seharga Rp 450 ribu. Ternyata, momen jelang Idul Adha dijadikan kesempatan oleh RP. Sedangkan, dua ekor kambing yang belum terjual disimpan pelaku di dekat rumahnya. Rencananya juga akan dijual ke orang yang ingin berkurban.

Baca Juga :  DPRD Kritisi Pelayanan RSUD, jika Tak Patuhi SOP akan Tindak Tegas

“Untungnya masih ada dua kambing belum dijual. Sehingga bisa dikembalikan ke pemiliknya,” ucap Kapolres.

Modus dilakukan, kata Kapolres, RP dengan masuk ke kandang kambing milik korban lewat pintu belakang. Lalu, melepas tali tampar mengikat leher kambing. Setelah tali lepas, pelaku mengikat kaki menggunakan tali rafia. Dan, menaikkan ke atas motor.

“Pelaku menaikkan kambing hati-hati. Sebisa mungkin kambingnya tidak bersuara,” tuturnya.

Atas perbuatannya, RP diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Ancaman hukumannnya pidana penjara maksimal tujuh tahun. Kapolres mengimbau agar para peternak lebih berhati-hati menjaga hewan ternaknya. Karena kejahatan bisa terjadi apabila ada kesempatan.

“Kalau perlu siskamling di lingkungan terus dimaksimalkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pimpin Final Porprov, Dikejar Pemain Sidoharjo

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Harga kambing mulai merangkak naik, dimanfaatkan oleh RP, 21, berbuat nekat. Pemuda warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, itu nekat mencuri tiga ekor kambing milik tetangganya M. Muslikh.

Mengetahui kambingnya dicuri, korban melaporkan ke kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan, RP mengaku dan menyerahkan diri ke kepolisian Kamis (25/7) lalu. Barang bukti berupa dua kambing. Sedangkan, satu ekor kambing sudah dijual.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, dari tiga ekor yang dicuri, sudah dijual satu ekor. Seharga Rp 450 ribu. Ternyata, momen jelang Idul Adha dijadikan kesempatan oleh RP. Sedangkan, dua ekor kambing yang belum terjual disimpan pelaku di dekat rumahnya. Rencananya juga akan dijual ke orang yang ingin berkurban.

Baca Juga :  Rehab Gedung di Polres – Kodim Mundur

“Untungnya masih ada dua kambing belum dijual. Sehingga bisa dikembalikan ke pemiliknya,” ucap Kapolres.

Modus dilakukan, kata Kapolres, RP dengan masuk ke kandang kambing milik korban lewat pintu belakang. Lalu, melepas tali tampar mengikat leher kambing. Setelah tali lepas, pelaku mengikat kaki menggunakan tali rafia. Dan, menaikkan ke atas motor.

“Pelaku menaikkan kambing hati-hati. Sebisa mungkin kambingnya tidak bersuara,” tuturnya.

Atas perbuatannya, RP diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Ancaman hukumannnya pidana penjara maksimal tujuh tahun. Kapolres mengimbau agar para peternak lebih berhati-hati menjaga hewan ternaknya. Karena kejahatan bisa terjadi apabila ada kesempatan.

“Kalau perlu siskamling di lingkungan terus dimaksimalkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pencuri Motor Ditangkap di Warkop

Artikel Terkait

Most Read

DPRD Gagal Alihkan Tukar Guling

Hobi Bikin Kue, Hingga Salah Dalam Mengocok

Kuota Pupuk Lebih Rendah dari Usulan 

PPDB SMA Tetap Mengacu UN

Artikel Terbaru


/