alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Pertama di Indonesia, Show Koi Digelar di Kelenteng

TUBAN, Radar Tuban-Kali pertama di Indonesia, event show ikan koi digelar di kelenteng. Tempat ibadah tri darma (Konghucu, Tao, dan Buddha) yang menghelat acara prestisius berlevel nasional tersebut adalah Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban. Acara bertitel Tuban Koi Show (TKS) itu diagendakan 9-10 Agustus.

Event tersebut merupakan rangkaian dari peringatan hari ulang tahun  kelahiran ke-1859 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen, dewa utama yang disembah kelenteng setempat.

Zainal Arifin, sekretaris panitia kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, TKS melombakan 17 jenis ikan koi pada tiga kategori. Yakni, gonanke, melati, dan anggrek.

Baca Juga :  Kapolres: Kepengurusan Terbentuk Bulan Ini

Sampai berita ini diturunkan kemarin petang, terang dia, tercatat 15 klub penggemar koi dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah konfirmasi untuk    mendaftar. Jumlah tersebut belum termasuk dari perorangan. ”Kami menargetkan lomba ini diikuti 800 ekor ikan koi,” ujar dia yang optimistis perhelatan tersebut menyita perhatian besar penggemar maupun pembudidaya ikan simbol cinta dan persahabatan tersebut.

Diterangkan Arifin, show merupakan event tertinggi. Tingkatannya pun nasional. Sementara dua tingkatan di bawahnya yang berkelas lokal adalah  festival dan latber (latihan bersama).

Karena berkelas show, kata pria yang juga pembudidaya koi ini, empat jurinya pun berlevel nasional dan internasional. Mereka adalah Sugiarto Budiono (Jakarta), Rinaldo Videla (Jakarta), Agus Riyanto (Blitar), dan Fais Wahyu (Blitar).

Baca Juga :  Dimediasi, Pengurus-Penilik Sepakat Gelar Pemilihan

Menurut Arifin, bagi penggemar ikan koi, event show sangat ditunggu karena merupakan momen untuk menaikkan prestise ikan koleksinya. Sementara bagi pembudidaya dan pedagang, event tersebut untuk membangun jaringan sekaligus menaikkan prestise ikannya. Setelah show, perhelatan yang berlangsung di lima lantai tersebut ditutup dengan lelang ikan koi jenis impor maupun F1.

Liem Tjeng Gie alias Alim Sugiantoro, ketua koordinator peringatan hari besar TITD Kwan Sing Bio Tuban mengakui, show ikan koi merupakan event pertama di Indonesia yang digelar di kelenteng. Dikatakan dia, melalui pergelaran tersebut diharapkan masyarakat tidak hanya mengenal kelenteng sebagai tempat ritual, namun sebagai tempat kegiatan seni dan budaya. ”Kami membuka luas hal itu,” kata dia.

TUBAN, Radar Tuban-Kali pertama di Indonesia, event show ikan koi digelar di kelenteng. Tempat ibadah tri darma (Konghucu, Tao, dan Buddha) yang menghelat acara prestisius berlevel nasional tersebut adalah Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban. Acara bertitel Tuban Koi Show (TKS) itu diagendakan 9-10 Agustus.

Event tersebut merupakan rangkaian dari peringatan hari ulang tahun  kelahiran ke-1859 Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen, dewa utama yang disembah kelenteng setempat.

Zainal Arifin, sekretaris panitia kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, TKS melombakan 17 jenis ikan koi pada tiga kategori. Yakni, gonanke, melati, dan anggrek.

Baca Juga :  Kesbangpol Klaim Berperan Mendamaikan

Sampai berita ini diturunkan kemarin petang, terang dia, tercatat 15 klub penggemar koi dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah konfirmasi untuk    mendaftar. Jumlah tersebut belum termasuk dari perorangan. ”Kami menargetkan lomba ini diikuti 800 ekor ikan koi,” ujar dia yang optimistis perhelatan tersebut menyita perhatian besar penggemar maupun pembudidaya ikan simbol cinta dan persahabatan tersebut.

Diterangkan Arifin, show merupakan event tertinggi. Tingkatannya pun nasional. Sementara dua tingkatan di bawahnya yang berkelas lokal adalah  festival dan latber (latihan bersama).

Karena berkelas show, kata pria yang juga pembudidaya koi ini, empat jurinya pun berlevel nasional dan internasional. Mereka adalah Sugiarto Budiono (Jakarta), Rinaldo Videla (Jakarta), Agus Riyanto (Blitar), dan Fais Wahyu (Blitar).

Baca Juga :  Kapolres: Kepengurusan Terbentuk Bulan Ini

Menurut Arifin, bagi penggemar ikan koi, event show sangat ditunggu karena merupakan momen untuk menaikkan prestise ikan koleksinya. Sementara bagi pembudidaya dan pedagang, event tersebut untuk membangun jaringan sekaligus menaikkan prestise ikannya. Setelah show, perhelatan yang berlangsung di lima lantai tersebut ditutup dengan lelang ikan koi jenis impor maupun F1.

Liem Tjeng Gie alias Alim Sugiantoro, ketua koordinator peringatan hari besar TITD Kwan Sing Bio Tuban mengakui, show ikan koi merupakan event pertama di Indonesia yang digelar di kelenteng. Dikatakan dia, melalui pergelaran tersebut diharapkan masyarakat tidak hanya mengenal kelenteng sebagai tempat ritual, namun sebagai tempat kegiatan seni dan budaya. ”Kami membuka luas hal itu,” kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Harga Telur Rp 2.000 Per Butir

Harus Kerja Keras

Artikel Terbaru


/